
Aisyah bergerak melayang ke tengah danau ovan dengan membawa jam antik kuno di tangannya yang terbungkus kain.
Melompat sambil terbang di atas permukaan air danau yang tenang.
Aisyah perlahan-lahan melepaskan jam antik kuno yang bercahaya terang di atas permukaan danau ovan.
Jam antik kuno mulai melayang berputar-putar turun masuk ke dalam air danau ovan yang jernih.
Aisyah berdiri melayang di atas permukaan air danau ovan sambil menunggu jam antik kuno itu muncul kembali dari dalam danau.
Tidak ada tanda-tanda dari jam antik kuno akan keluar dari dalam danau ovan.
Aisyah mulai gelisah karena jam antik kuno itu tidak kunjung keluar dari dalam danau ovan yang tenang.
"Kenapa jam antik kuno sangat lama di dalam danau ovan itu ?", gumam Aisyah.
Aisyah mencoba tetap tenang untuk tidak terpancing dengan keadaan jam antik kuno di dalam danau ovan.
"Mungkin proses yang harus dilakukan oleh jam antik kuno mungkin lebih lama pada saat berada di danau ovan daripada yang sebelumnya", kata Aisyah menghibur dirinya.
Aisyah menunggu jam antik kuno itu dengan sabar tetapi hampir lima belas menit tidak terlihat tanda-tanda akan munculnya jam antik kuno dari dalam danau ovan.
"Ini sudah lebih dari lima belas menit dan jam antik kuno masih belum keluar juga", kata Aisyah.
Suasana di area danau ovan memang sangat tenang dan menghanyutkan bahkan hampir tidak terlihat sesuatu yang membahayakan di sekitar danau itu.
Aisyah mencoba tetap tenang dan menunggu jam antik kuno keluar dari danau ovan.
Dia menepis rasa khawatirnya terhadap jam antik kuno itu.
"Apa yang sedang terjadi di dalam danau ovan itu ?", tanya Aisyah.
Aisyah terbang mondar-mandir disekitar area danau ovan. Dan dia mulai penasaran dengan keadaan jam antik kuno.
"Ada apa dengan Aisyah ?", tanya Tabib Naia dari pinggir danau ovan.
"Aku tidak tahu, Naia", sahut Keroshy.
"Tampaknya Aisyah tengah mencemaskan jam antik kuno itu", kata Tabib Naia.
"Mungkin saja dia khawatir dengan keadaan jam antik itu karena sudah cukup lama jam antik kuno berada di dalam air danau ovan", sahut Keroshy.
__ADS_1
"Benar juga, tidak seperti saat kita masih berada di mata air Koohrang, tidak butuh waktu lama untuk jam antik itu berendam", kata Tabib Naia.
"Iya, ini juga sangat aneh sekali... Apakah keadaan jam antik itu baik-baik saja ?", ucap Keroshy.
"Entahlah, Naia", sahut Keroshy.
"Bagaimana kalau kita menanyakannya, Keroshy ?", tanya Tabib Naia.
"Jangan Naia, karena akan menambah kecemasan pada Aisyah", sahut Keroshy.
"Tapi...", ucap Tabib Naia mulai ikut cemas.
Aisyah masih terlihat terbang mondar-mandir di atas danau ovan dan dia terihat semakin cemas.
"Ini sudah lebih dari tiga puluh menit, dan jam antik kuno itu masih belum terlihat tanda-tandanya akan keluar dari danau ovan", kata Aisyah.
Aisyah memperhatikan air danau ovan yang tenang tetapi tidak ada tanda bahaya dari arah danau itu.
Semuanya tampak tenang sekali, bahkan tidak ada sinyal tertentu dari jam antik kuno.
Aisyah terbang memutari permukaan air danau ovan.
Dia melihat buih-buih mulai muncul dari danau ovan tetapi dia tidak melihat tanda adanya jam antik kuno akan keluar dari danau ovan.
"Kenapa muncul buih dari danau ovan ?", pikir Aisyah.
"Oh itu dia, jam antik kuno !", pekik Aisyah lega.
Sebelum jam antik kuno mencapai permukaan danau untuk keluar dari danau ovan, terlihat bayangan menarik paksa jam antik kuno yang berkilau kekuning-kuningan masuk kembali ke dalam danau ovan.
"Apa itu !?", ucap Aisyah terkejut kaget.
Dia melihat jam antik kuno terseret jauh ke dalam air danau ovan.
"Oh tidak !", seru Aisyah. "Aku harus segera menyelamatkan jam antik kuno dan tidak mungkin aku diam menunggu di luar karena aku tahu saat ini jam antik itu tidak berdaya", sambungnya panik.
Aisyah mengeluarkan botol ramuan ajaibnya lalu meminumnya hingga habis tak tersisa.
"Aku harap ramuan ajaib ini dapat membantu ku segera menyusul jam antik kuno", kata Aisyah.
Tidak butuh waktu lama, Aisyah lalu menceburkan dirinya masuk ke danau ovan yang sangat dalam.
Di pinggir danau ovan terlihat Tabib Naia sedang memperhatikan gerak-gerik Aisyah sedari tadi, dia langsung berteriak panik ketika melihat Aisyah menceburkan dirinya ke dalam danau ovan.
__ADS_1
"Aisyah ! Aisyah ! Aisyah !", panggil Tabib Naia dari kejauhan.
Tabib Naia tampak ketakutan saat mengetahui Aisyah masuk ke dalam air danau ovan untuk mencari keberadaan jam antik kuno yang tidak muncul-muncul keluar sejak tadi dari dalam danau.
Keroshy dan Aidl berlarian kecil ke arah Tabib Naia yang ketakutan.
"Oh tidak !", teriak Tabib Naia panik.
"Ada apa Naia ?", tanya Keroshy.
"Aisyah... Aisyah... Aisyah masuk ke dalam danau ovan itu..., barusan...", kata Tabib Naia.
"Apa !?", ucap Keroshy sembari membelalakkan kedua matanya terkejut.
"Aisyah masuk ke dalam air danau ovan !", sahut Tabib Naia.
"Mustahil ! Dan itu sangat berbahaya sekali bagi Aisyah", ucap Keroshy cemas.
"Apa yang dilakukan oleh Aisyah hingga dia nekat menceburkan dirinya ke dalam danau ovan yang tidak diketahui kedalamannya itu ?", tanya Aidl.
"Aku rasa ada sesuatu yang sedang terjadi pada jam antik kuno di dalam danau ovan itu", sahut Tabib Naia cemas.
"Aku akan menyusul Aisyah", ucap Aidl.
"Jangan Aidl ! Kamu tidak tahu seberapa dalamnya danau ovan itu sebaiknya kita menunggu Aisyah di sini saja", sahut Keroshy.
"Tidak mungkin aku membiarkan Aisyah sendirian di dalam danau ovan itu, sebaiknya aku menyusulnya ke sana", kata Aidl.
"Itu sangat berbahaya, Aidl", ucap Tabib Naia yang wajahnya berubah menjadi pucat pasi.
"Percayalah pada ku ! Aku pasti baik-baik saja, kalian tunggulah disini dan jagalah kereta milik Aisyah itu", sahut Aidl.
"Berhati-hatilah, Aidl ! Karena danau ovan itu sangat dalam sekali, berjanjilah kamu membawa Aisyah dalam keadaan selamat, Aidl", kata Tabib Naia.
"Iya, aku berjanji akan membawa kembali, Aisyah beserta jam antik kuno itu dalam keadaan selamat", kata Aidl.
Aidl lalu berlari melambung ke atas permukaan danau ovan kemudian dia menyelam ke dalam danau ovan.
Menyusul Aisyah yang masuk ke dalam danau ovan yang dingin dan sangat tenang.
Air di dalam danau ovan terasa sangat dingin sekali bahkan keadaannya sangat gelap dan hanya diterangi oleh cahaya dari atas danau.
Dia berenang memasuki air danau ovan dan mencoba menyusul jam antik kuno yang terseret jauh ke dasar danau.
__ADS_1
"Kemana jam antik kuno itu pergi ?", ucap Aisyah seraya menolehkan kepalanya ke arah kanan dan kiri bergantian.
Aisyah terus bergerak menyelam ke dalam air danau ovan yang cukup dalam, tetapi dia tidak menjumpai keberadaan jam antik kuno beserta bayangan hitam.