
Aisyah terbangun setelah beristirahat cukup lama, ia melihat hari telah beranjak siang dan ia baru menyadari jika dirinya jatuh tertidur karena lelah.
"Wahai jam antik kuno, apakah aku telah lama tidur ?", kata Aisyah saat melihat kearah Jam antik kuno disamping tempat tidur sambil melayang.
"Benar nona, anda telah tidur cukup lama dan baru terbangun setelah tidur hampir lima jam lamanya !", kata jam antik kuno.
"A--A--pa ?", kata Aisyah kaget lalu beranjak dari tempatnya tidur.
"Tenanglah nona ! Anda perlu istirahat !", kata jam antik kuno.
"Tidak ! Tidak ! Aku harus segera bangun dan mencari tahu darimana datangnya wujud baruku itu dan bagaimana cara mengatasinya !", kata Aisyah panik.
"Tenanglah nona ! Tenanglah nona !", ucap jam antik kuno mengingatkan Aisyah.
Jam antik kuno merasa sangat menyesal sekali telah melibatkan Aisyah kedalam permasalahan hidupnya dan membuat ia mengikuti kemauannya yang merupakan kaum bangsa jin. Jam antik kuno itu menjadi terharu melihat pengorbanan yang telah dilakukan Aisyah untuknya, bagi jam antik kuno itu didalam hidupnya baru ada seorang manusia yang sepenuhnya mau membantunya seperti itu.
"Jika aku tidak mencari tahu apa penyebab perubahan yang telah terjadi padaku maka aku tidak bisa mengatasinya saat aku berubah nanti !", kata Aisyah kalut.
"Tapi, tapi nona baru saja bangun dari istirahat nona jadi lebih baik anda meluangkan waktu nona untuk beristirahat saja hari ini nona !", kata jam antik kuno mencoba menahan Aisyah yang hendak terburu-buru bangun dari atas tempat tidur.
"Tidak apa-apa wahai jam antik kuno, ini sudah menjadi kebiasanku sekarang jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkannya !", kata Aisyah.
"Astaga nona Aisyah !!! Hamba mohon dengarkanlah nasehat dari hamba ini sedetik saja !", kata jam antik kuno.
"Kita tidak bisa menunda waktu kita wahai jam antik kuno karena kita sekarang berlomba dengan waktu yang semakin hari semakin cepat berlalu !", kata Aisyah lalu terduduk ditepi tempat tidur.
"Hamba mengerti nona Aisyah ! Tapi hamba tidak ingin menyesal karena kehilangan nona ! Waktu tidak bisa mengubah penyesalan hamba jika harus kehilangan anda !", kata jam antik kuno lalu terbang mendekat kearah Aisyah.
"Aku tahu itu wahai jam antik kuno ! Aku tahu itu !", kata Aisyah tertegun.
Aisyah mengusap kedua wajahnya kemudian menghela nafas panjang berulangkali, ia meraih jam antik kuno ketangannya seraya tersenyum. Ia baru tahu jika jam antik kuno itu bisa memiliki perasaan seperti itu karena ia pikir jika jam antik kuno itu hanya sebuah benda berupa jin yang tidak berperasaan tapi ia melihat jika jam antik kuno itu sangat mengkhawatirkan keadaan dirinya.
"Ternyata kamu mencemaskan diriku teman !", kata Aisyah lalu tertawa.
"Tentu saja hamba sangat mencemaskan anda nona Aisyah !", kata jam antik kuno lega mendengar tawa Aisyah yang kembali ceria seperti biasanya.
"Baiklah aku akan pergi mandi air hangat hari ini karena tubuhku terasa sangat lelah setelah berubah seperti itu !", kata Aisyah lalu melepaskan jam antik kuno dari tangannya.
__ADS_1
"Aku rasa itu ide yang sangat baik nona Aisyah ! Bagaimana jika hamba menciptakan kolam air hangat untuk nona berendam agar segar kembali !?", kata jam antik kuno.
"Benarkah !? Aku rasa itu sangat menarik sekali buatku wahai jam antik kuno !", kata Aisyah kembali tertawa senang.
"Baiklah nona dan tunggu sebentar ! Nona pasti sangat menyukainya !", kata jam antik kuno lalu terbang melayang berputar-putar diudara.
Aisyah terlihat sangat senang sekali karena jam antik kuno memberinya hadiah istimewa padanya setelah hal yang ia alami dan sangat menakutkan.
""KAMU ADALAH TUANKU DAN AKU ADALAH PELAYAN SETIAMU, JAM, JAM ANTIK BERPUTARLAH !!!", seru jam antik kuno.
"Hai...Hai...!!!", pekik Aisyah saat tubuhnya ikut melayang dan berputar-putar diatas ruangan kamarnya. "Apa yang terjadi wahai jam antik kuno !?"
"BHALAZAAM....!!!", teriak jam antik kuno.
"Haaaaaiiiiii....!!!", Aisyah menjerit kecil saat tubuhnya berputar semakin kencang.
Tiba-tiba Aisyah berada disebuah tempat pemandian air hangat yang penuh dengan taman bunga yang indah serta penuh bunga bermekaran disekitar area taman ini. Perlahan-lahan tubuh Aisyah terbang melayang turun kearah bawah.
"Tempat apa ini !?", kata Aisyah sambil melangkahkan kakinya pelan, ia menoleh kesekitar tempat ini dengan pandangan sangat takjub. "Cantik sekali !!"
Tempat ini penuh dengan hiasan bunga bermekaran dimana-mana dan terdengar percikan air yang menenangkan hati.
Terdapat sebuah kolam air ditengah taman bunga yang indah itu dan tampak asap putih keluar dari kolam. Saking senangnya Aisyah berlari cepat dan langsung menceburkan diri kedalam kolam tersebut.
Mata Aisyah tampak berbinar-binar senang tapi ia baru menyadari jika air didalam kolam ini ternyata bukan air putih biasa tapi ini air susu yang jernih dan aromanya sangat harum sekali.
"Wouw ini ternyata air susu ! Aromanya sangat wangi sekali !", kata Aisyah seraya mencium air kolam yang berisi susu murni yang hangat.
Aisyah tertawa riang gembira saat ia berada didalam kolam tersebut, riak-riak kecil menghiasi kolam mandi yang sengaja Aisyah ciptakan dari gerakan tangannya yang membentuk lingkaran diatas permukaan air susu. Ia tampak sangat menikmati ini semua.
"Alangkah senangnya jika aku memiliki kolam susu ini dirumahku jadi aku bisa berendam setiap saat dirumah !", kata Aisyah bergumam sambil mengalirkan air susu keseluruh tubuhnya.
Percikan riak-riak air susu dikolam yang Aisyah ciptakan terlihat keluar dari dalam kolam dan memancar disekitar Aisyah. Ia tertawa riang sembari memainkan air susu dikolam. Tidak ada lagi kesenduan yang tampak diwajah Aisyah hanya tinggal keriangan yang tergambar diwajah Aisyah saat ia menikmati berendam dikolam ini. "Tempat ini sungguh sangat menyenangkan hati dan sangat nyaman sekali !", kata Aisyah dalam hatinya.
Air susu yang ada didalam kolam membuat tubuh Aisyah terasa hangat dan segar kembali, sebuah cahaya terang muncul didalam kolam dan memancarkan sinar hangat keseluruh tubuh Aisyah. Ia merasakan adanya sengatan listrik kecil yang menjalar diseluruh tubuh Aisyah. Ia sangat terkejut ketika tubuhnya mengeluarkan sinar terang seperti pijar lampu yang menyala-nyala terang benderang dan terlihat tubuh Aisyah berwarna-warni dan terus berubah-ubah dari tubuhnya yang putih pucat pasi menjadi normal lalu berubah lagi terus menerus.
"AAAHHHHHHH...!!!", jeritnya melengking keras memecah suasana taman yang tenang dan damai.
__ADS_1
Suara Aisyah membuat burung-burung disekitar ranting-ranting taman bunga berhamburan terbang pergi menjauh dari tempat kolam dimana Aisyah berendam sekarang.
Aisyah berteriak lagi dan semakin keras terdengar menggema diseluruh taman kolam ini, ia berteriak penuh kesakitan sehingga kedua bola matanya mengarah keatas dan berubah kembali menjadi putih tanpa pupil mata hitamnya.
"AAAAHHHHHH....!!!! SAKIIIIT !!!!", teriak Aisyah sambil menggenggam erat dan memejamkan kedua matanya rapat-rapat.
Tampak cahaya terang yang menyilaukan mata memancarkan sinar diseluruh tubuh Aisyah dan terdengar suara percikan keras dari arah tempat Aisyah berendam. Ia merasakan rasa sakit kembali setelah rasa menyakitkan itu pergi dan kini tubuh Aisyah melayang diudara dan berputar-putar sangat kencang diatas lalu meledak dan lenyap.
"DUUAAARRRRRR...!!!", terdengar suara ledakan keras dari arah Aisyah kemudian suasana kembali sepi.
Suasana kolam ditaman bunga tampak sunyi lenggang tanpa adanya gerakan siapapun disana, kosong melompong tanpa kehadiran seorangpun ditaman dan hanya desir angin yang berhembus sepoi-sepoi diseluruh kolam taman bahkan kehadiran Aisyah samasekali tidak tampak ditaman kolam.
Beberapa menit telah berlalu dan tidak ada tanda-tanda kehidupan disekitar taman kolam. Benar-benar sangat hening dan sunyi.
Tak lama kemudian muncul sehelai kain berwarna merah muda dari atas kolam air susu. Dan terlihat helai demi helai kain bersulam benang emas yang indah terbuat dari tangan tersebut berkibar-kibar ringan diudara serta semakin lama semakin memanjang tiada henti-hentinya. Memenuhi kolam taman dan membentuk sebuah sosok tubuh yang berdiri tegak melayang-layang diatas permukaan air susu kolam dan hampir menyerupai bentuk kepompong tapi berukuran sangat besar.
Cantik...
Sangat cantik sekali bentuk balutan kain halus bersulam tangan dengan benang emas murni berwarna merah muda diatas air susu kolam yang mirip sebuah kepompong itu.
Sebuah cahaya berwarna pelangi menyeruak keluar dari dalam balutan kain bersulam tangan yang indah warna merah muda itu dan perlahan-lahan terbuka dengan sendirinya. Cahaya pelangi yang keluar dari dalam balutan kain mirip kepompong itu terlihat bersinar cerah penuh warna-warni yang sangat cantik dan gemerlapan.
Cahayanya yang sangat cantik serta berkelap-kelip penuh warna-warni pelangi sungguh menarik.
Aisyah keluar dari dalam balutan kain bersulam tangan yang sangat cantik itu dan terlihat dipunggung Aisyah terdapat sepasang sayap yang cantik sekali berwarna pelangi yang bercahaya serta penuh sinar kelap-kelip, indah sekali. Ia membuka kedua matanya perlahan-lahan dan sinar terang memancar keluar dari kedua mata Aisyah, sinarnya mampu membelah dahan-dahan bunga disekitar taman kolam.
Tubuh Aisyah turun kearah bawah dan kedua kakinya berpijak keras diatas tanah taman kolam. Ia memandangi seluruh tubuhnya yang berubah lagi dan kini perubahannya tidak tampak menyeramkan seperti saat ia berubah bagaikan sebuah patung es batu yang dingin dan beku saat itu.
Ada sepasang sayap berwarna-warni seperti warna pelangi yang indah disekitar sayap Aisyah dan ia melihat tubuhnya telah berganti pakaian yang sangat cantik sekali.
"Cantik nian pakaian ini !? Aku berasa seorang puteri raja !", ucap Aisyah senang.
Pakaian yang dikenakan Aisyah terlihat sangat cantik sekali dengan warna merah muda yang lembut serta penuh renda halus yang menghiasi seluruh pakaian Aisyah. Ia juga mengenakan tutup kepala dengan kain yang berwarna senada serta ada tambahan kain tipis menerawang yang menutupi permukaan kain tersebut dan penuh renda disekitarnya.
Hiasan bunga-bunga kecil berwarna-warni mirip pelangi tersebar indah diseluruh pakaian yang sekarang dikenakan oleh Aisyah. Sepasang sepatu datar rajut dari benang emas warna senada dengan bunga-bunga kecil serta kaos kaki tipis warna putih menghias kedua kaki Aisyah.
Sekarang Aisyah tampak terlihat berpenampilan sangat cantik sekali dengan kedua sayap yang ada dipunggung Aisyah yang mengepak pelan, dan sebuah mahkota terbuat dari rangkaian bunga melingkar menghiasi tutup rambut Aisyah yang berbahan kain berwarna merah muda.
__ADS_1
Senyum manis tersungging dari kedua ujung bibir Aisyah yang merekah merah. Cantik sekali, dan benar-benar membuat Aisyah terlihat sangat cantik sekali.