
Haikal keluar dari kamar mandi dan melihat Laila yang sudah tertidur di atas kasur. Wajahnya terlihat begitu kelelahan, Haikal bahkan tidak ingin membuat suara yang dapat membangunkan ratunya itu.
"Kenapa sih kamu cantik sekali" batin Haikal seraya mengelus rambut Laila.
"Akhirnya cinta yang aku pendam selama sembilan tahun kamu balas juga" lanjut Haikal dalam hati.
"Aku gak akan pernah kecewain kamu La, hari-hari kamu akan bertambah indah dengan adanya aku" ujar Haikal lagi.
Haikal mencium kening Laila dan tidur di sampingnya. Haikal memeluk pelan istrinya dan tersenyum bahagia.
Lain halnya dengan Haikal yang ditinggal tidur oleh Laila, Fauzan dan Hanifah tengah saling memandang satu sama lain. Hanifah terlihat tersipu malu ketika Fauzan mulai mengelus kepalanya.
"Kamu kok cantik sih" ujar Fauzan.
"Bisa aja kamu sayang" balas Hanifah.
Kini mereka sepakat mengganti panggilan nama menjadi kata sayang. Tetapi ini tidak berlaku di depan publik saat mereka kerja. Mereka tetap harus menjunjung profesionalitas yang mereka miliki.
"Kamu mau kan sayang kita bulan madunya barengan sama Fauzi dan Haikal?" tanya Fauzan lagi memastikan.
"Iya gak masalah sayang" balas Hanifah.
"Terima kasih sayang" ujar Fauzan seraya memeluk istrinya.
Walaupun mereka masih malu-malu, Hanifah tetap melaksanakan kewajibannya sebagai seorang istri. Mereka berdua saling berbagi kebahagiaan satu sama lain.
"Jangan lupa berdoa sayang" bisik Fauzan.
__ADS_1
"Kamu juga sayang" balas Hanifah.
************
Fauzi membuka pintu kamar saat Wendy hendak mengganti pakaian. Wendy baru saja selesai mandi dan masih memakai dalaman.
Fauzi yang tiba-tiba masuk langsung terkejut dan beristigfar. Dia lupa bahwa Wendy kini sudah menjadi istri sahnya.
"Biasa aja kali sayang" berbeda dengan Laila dan Hanifah yang malu-malu, Wendy lebih tenang dan santai.
"Aku kaget sayang" balas Fauzi, mereka juga sudah mengganti panggilan menjadi aku kamu dan sayang.
"Entar juga kamu bakal lihat semua" ujar Wendy mulai bercanda.
"Nakal ya kamu" ujar Fauzi menahan tawanya.
Fauzi yang menyaksikan semua itu langsung geleng-geleng kepala. Dia memeluk lembut Wendy dan berbisik sesuatu.
"Kamu jangan menggoda aku sayang, aku masih laki-laki normal" ujar Fauzi.
"Ternyata kamu seperti ini ya sayang" bisik Wendy tidak mau kalah.
"Gak masalah dong sayang, kamu kan sudah sah menjadi istriku" balas Fauzi yang mengatakan tentang fakta.
"Malah itu menjadi nilai ibadah" bisik Fauzi lagi.
Wendy segera bergegas memakai pakaiannya. Dia tidak menyangka Fauzi dengan mudah dapat membalas candaannya.
__ADS_1
"Aku ngambek nih" ancam Wendy.
"Sini aku peluk biar kamu gak ngambek lagi" balas Fauzi.
"Gak mau" ujar Wendy pura-pura.
"Jangan marah dong sayang" Fauzi mulai membujuk mesra istrinya.
"Sayang aku udah janji bakal selalu jagain kamu dan bahagiakan kamu serta menuntut kamu ke jalan yang lebih baik" ujar Fauzi.
"Semoga pernikahan kita diberkahi Allah dan menjadi ladang pahala untuk kita" ujar Fauzi seraya meraih tangan Wendy.
"Aku juga bakal berusaha menjadi istri yang baik dan dapat kamu andalkan sayang, aku akan lebih memperdalam ilmu agama" balas Wendy seraya memeluk suaminya.
Mereka saling bertatapan sejenak, berlahan Fauzi mulai menuntut istrinya ke tempat tidur. Sebelum itu tidak lupa mereka berdoa terlebih dahulu dan melaksanakan hal yang sejatinya menjadi ibadah untuk suami istri itu.
*Terima kasih sudah menyaksikan Menikah Muda Denganmu Season 1 dan Season 2
*Nantikan episode akhir, tetapi jangan sedih, akan ada Episode Bonus kedepannya
*Jangan lupa support Author dengan cara like dan komen serta vote
*Jangan lupa juga follow ig Author : @nuraisiyahfazariah
TUNGGU EPISODE BONUS YA ❤️
Salam sayang dari Author ❤️
__ADS_1