Menikah Muda Denganmu

Menikah Muda Denganmu
Tujuh Bulanan


__ADS_3

Siang itu matahari terlihat terik, Anisah melangkahkan kakinya untuk membuka pintu. Sudah dua kali bel berbunyi saat ia sedang berada di kamar mandi.


"Assalamualaikum Anisah" terdengar suara Melani mengucapkan salam.


"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh" balas Anisah seraya membuka pintu.


"Maaf lama Mel, saya di kamar mandi tadi" ujar Anisah.


"Tidak apa-apa Sa, saya maklum kok jalannya bumil agak imut-imut gimana gitu" ledek Melani.


"Iya perut saya semakin besar, saya sudah masuk enam bulan" ujar Anisah.


"Oiyaya, pertunangan saya sudah dua bulan yang lalu sejak kehamilan mu masih empat bulan" ujar Melani menghitung usia kehamilan sahabatnya.


"Iya kamu benar sekali, btw gimana bulan madunya?" tanya Anisah.


"Hmm, seru" balas Melani malu-malu.


"Kalian berbulan madu selama sebulan penuh, wah enak sekali" ujar Anisah.


"Mana oleh-oleh nya" canda Anisah lagi.


"Ini" ujar Melani seraya memberikan satu kantong besar berisi oleh-oleh.


"Wah, saya cuma bercanda, kamu beneran beli sebanyak ini" jawab Anisah tidak percaya.


"Haha, tidak apa-apa, saya senang memberinya" ujar Melani lagi.


"Kita panggil Teh Siska ke sini yuk" lanjut Melani.


"Ya sudah kamu telpon ya, saya menyiapkan makanan untuk kita dulu" ujar Anisah seraya menuju dapur.


"Iya saya hubungi dulu, belakang ini Teh Siska sibuk mengurus pernikahannya yang tinggal dua minggu lagi" jawab Melani.


"Saya ada kabar bagus yang ingin disampaikan kepada kalian" lanjut Melani.


"Wah wah kabar apa itu?" tanya Anisah seraya mulai memasak mie goreng.

__ADS_1


"Tunggu Teh Siska datang dulu" ujar Melani malu-malu.


Satu jam kemudian Teh Siska tiba di rumah Anisah. Dia terlihat lebih cantik dari biasanya. Teh Siska juga lebih mudah tersenyum dan tertawa lepas.


"Aduh calon pengantin, bahagia banget" ujar Anisah.


"Iya dong, baju kalian sudah Teteh siapin ya" ujar Teh Siska cekatan.


"Makasih Teteh terbaikku" jawab Anisah.


"Oiya Mel, apa yang mau kamu ceritain?" tanya Anisah.


"Cerita apa tu?" tanya Teh Siska.


"Alhamdulillah, saya hamil guys" ujar Melani.


"Wah selamat ya, senang mendengarnya" ujar Teh Siska bersemangat.


"Alhamdulillah, kamu bakal menjadi seorang Ibu Mel" ujar Anisah senang.


"Teteh ketinggalan dari kalian berdua" ujar Teh Siska.


"Aamiin" jawab Teh Siska dan Melani.


*********


Pernikahan Teh Siska digelar dua minggu kemudian. Teh Siska mengangkat tema blue sky di pernikahan. Dress code yang digunakan berwarna biru langit terlihat sangat elegan.


"Selamat ya Teh" ujar Melani dan Raihan


"Selamat Teteh" ujar Anisah.


"Selamat ya kalian, Alhamdulillah ya Allah sahabat saya tidak jomblo lagi" goda Farhan.


"Awas kamu Hans" ujar Mario.


Senyuman manis menghiasi bibir mereka. Setelah semua suka duka telah dilewati dengan kesabaran, akan selalu ada kebahagiaan yang akan menghampiri.

__ADS_1


Farhan memeluk Anisah dari belakang. Pria itu mengelus perut Anisah yang sudah begitu besar. Dia sangat menantikan kelahiran kedua putra kembar mereka.


"Mas malu dilihatin orang banyak" ujar Anisah.


"Tidak masalah sayang, kan cuma peluk istri" jawab Farhan.


Para tamu undangan Mario dan Siska baper melihat keromantisan bumil dan suaminya. Mereka tergerak hatinya untuk menyegerakan menikah.


"Mas apa perlu kita buat syukuran tujuh bulanan?" tanya Anisah.


"Mas akan mempersiapkan semuanya sayang, Mas tahu kamu sudah mulai kesusahan berjalan dengan perutmu yang sudah semakin membesar" ujar Farhan mengerti kesusahan istrinya.


"Terima kasih banyak sayang" jawab Anisah.


"Kamu jangan terlalu banyak berterima kasih sayang, itu sudah kewajiban Mas" balas Farhan seraya melepaskan pelukannya.


"Iya sayang" balas Anisah.


***********


Waktu berlalu begitu cepat, Anisah sudah memasuki usia kehamilan tujuh bulanan. Farhan menggelar acara tujuh bulanan dan turut mengundang anak yatim dan orang kurang mampu.


Farhan dan Anisah tidak pernah lelah mengucapkan syukur atas segala rezeki yang diberikan kepada mereka. Farhan dan keluarganya sudah tidak sabar menantikan kehadiran bayi kembar yang akan menghidupkan suasana keluarga mereka.


"Semoga cucu Kakek lahir dengan sehat" ujar Ayah Anisah.


"Aamiin" jawab mereka semua.


Mertua Anisah juga sudah menyiapkan seluruh barang yang dibutuhkan untuk cucu kembar mereka. Ibu dan Ayah Farhan sangat bahagia hingga datang hampir setiap hari untuk mengunjungi menantu mereka.


Rumah Anisah juga lebih padat dari biasanya. Keharmonisan menghampiri rumah tangga mereka. Anisah sudah tidak memasak lagi dikarenakan rumah yang begitu ramai. Bodyguard Anisah juga tetap menjaga dan memantau Anisah hingga proses kelahiran.


"Selamat ya Anisah, bulan depan kamu akan menjadi seorang Ibu" ujar Melani dan Teh Siska.


Usia kandungan Melani sudah menginjak usia dua bulan. Teh Siska baru saja pulang berbulan madu dengan Mario.


"Akhirnya kita semua berakhir dengan bahagia" ujar Teh Siska senang.

__ADS_1


"Semoga Allah selalu memberikan rezeki kepada kita" balas Anisah.


"Aamiin" sahut Melani.


__ADS_2