Menikah Muda Denganmu

Menikah Muda Denganmu
Foto


__ADS_3

Anisah, Teh Siska, Farhan, Raihan, dan Mario telah berada di rumah Melani. Raihan mencoba stelan jas yang terbuat dari kain premium. Sedangkan Anisah mengenakan kebaya putih yang sungguh indah.


"Wah teringat momen kita dulu ya Mas" ujar Anisah tersenyum.


"Iya sayang" jawab Farhan seraya mencium kening istrinya.


"Aduh tolong ya jangan menebar kemesraan di muka umum" ujar Teh Siska sewot.


"Teteh kapan nyusul?" tanya Melani.


"Astaga kalian, mau Anisah dan kamu sama aja isengnya" jawab Teh Siska pasrah dengan kelakuan dua sahabatnya itu.


"Mas Mario gak berniat segera melamar wanita?" tanya Raihan.


"Berniat dong, tapi nggak tahu wanita nya mau atau nggak" ujar Mario yang membuat wajah Siska merah.


"Ya ampun saya sudah gak sabar menunggu undangan dari Mas Mario" ujar Anisah juga.


Sebagai bridesmaids, Anisah dan Teh Siska memakai baju berwarna baby blue. Baju ukuran Anisah harus jumbo mengingat perut Anisah yang benar-benar besar.


"Kecantikan kamu bertambah ketika hamil gini sayang" ujar Farhan menatap kagum ke istrinya.


"Hmm bisa aja kamu sayang" balas Anisah.


"Ada yang perlu di rubah bentuk nya?" tanya desainer tersebut.


"Saya sudah suka Teh, terima kasih ya" ujar Anisah kepada desainer tersebut.


"Saya juga suka banget, makasih ya" ujar Teh Siska juga pada desainer itu.

__ADS_1


"Untuk yang cowok, kita padukan dengan celana abu-abu atau hitam" ujar desainer tersebut.


Setelah semuanya selesai mereka kemudian membahas mengenai jadwal pernikahan. Melani akan mengadakan pernikahan dengan Raihan dua bulan setelah pertunangan. Raihan dan Melani ingin menyiapkan pesta pernikahan sebaik mungkin karena itu merupakan acara sekali seumur hidup mereka.


"Wah semoga semuanya sukses sampai hari H ya" ujar Teh Siska.


"Doakan saya cepat menyusul juga" lanjut Teh Siska.


"Aamiin, insyaallah Teteh bakal cepat menyusul" ujar Melani.


"Aamiin, semoga Teh Siska segera menyusul" lanjut Anisah lagi.


*******


Siska berjalan menuju meja Kevin saat pria itu tidak ada di sana. Siska masih penasaran dengan foto yang terselip di map milik Kevin. Dia yakin sosok wanita dalam foto itu adalah Anisah.


"Di mana ya si Kevin menyembunyikan foto itu" ujar Teh Siska.


"Teteh sedang apa?" tanya Nasya yang kebetulan baru tiba.


"Eh kamu sudah datang" ujar Teh Siska.


"Iya Teh, Teteh sedang apa di meja Kevin?" tanya Nasya.


"Teteh sedang mencari sesuatu, baguslah kamu datang, sekarang kamu bantuin Teteh mencarinya" ujar Teh Siska.


"Apa yang bisa saya bantu cari Teh?" tanya Nasya penasaran.


"Foto seorang wanita berjilbab, wajahnya tidak terlalu jelas karena menyamping, mirip sosok Anisah yang sedang hamil" ujar Teh Siska.

__ADS_1


"Ternyata Teteh cepat sadar ya" ujar Nasya sembari membantu mencari foto itu.


"Maksud kamu?" tanya Siska.


"Itu memang Anisah Teh, ayo cepat kita cari, nanti dia keburu datang, saya akan menceritakan semuanya pada Teteh" ujar Nasya.


Teh Siska mengangguk setuju dengan kalimat Nasya. Mereka segera mempercepat gerakan mereka sebelum Kevin datang. Setelah tujuh menit mencari akhirnya mereka menemukan foto itu terselip di halaman buku Kevin.


"Ternyata dia sudah memindahkan tempat nya, pantesan gak kelihatan, ayo" ujar Teh Siska.


"Ayo Teh" jawab Nasya.


Mereka pergi meninggalkan meja Kevin setelah merapikan kembali barang-barang yang berantakan. Untungnya mereka tepat waktu, Kevin tiba di kantor dua menit setelah mereka meninggalkan meja nya.


"Wah syukurlah kita gak ketahuan Teh" bisik Nasya.


"Iya nih, Teteh juga deg-degan banget" balas Siska.


"Oiya, apa tadi yang mau kamu ceritain?" tanya Siska pemasaran.


"Nanti saja Teh saat makan siang, agar lebih aman" ujar Anisah.


"Ya sudah nanti kita makan siang bareng" ujar Teh Siska.


*********


Kevin melihat ada yang berbeda dari letak susunan meja kerjanya. Dia curiga ada yang menggeledah meja nya saat ia tidak berada di kantor. Kevin segera memeriksa apakah ada barang yang hilang.


Setelah beberapa saat memeriksa, Kevin langsung tersadar kalau foto wanita idamannya hilang. Dia langsung mengerti dengan apa yang sedang terjadi.

__ADS_1


"Awas saya kamu Siska, berani-beraninya kamu menganggu rencana saya" ujar Kevin marah.


__ADS_2