
Anisah, Farhan, Melani, Raihan, Siska dan Mario tengah berkumpul di rumah Anisah. Mereka sedang menikmati soto Medan buatan trio wanita idaman.
"Teh gimana perkembangannya dengan Mario?" bisik Melani kepada Siska.
"Apaan sih kamu, saya cuma berteman dengan Mario" jawab Teh Siska.
"Hmm jangan bohong Teh" ujar Anisah.
"Serius guys" balas Teh Siska bersikukuh.
Farhan mengumumkan tentang hasil USG Anisah kepada para sahabatnya. Lelaki itu ingin membagikan kebahagiaannya dengan sahabatnya.
"Guys, tadi siang saya dan Anisah sudah melakukan USG" ujar Farhan.
"Wah, bagaimana hasilnya?" ujar Teh Siska.
"Alhamdulillah anak laki-laki kembar" jawab Farhan.
"Selamat ya Anisah dan Farhan" ujar Melani senang.
"Selamat bro, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang Ayah" ujar Mario terharu.
"Anisah punya tiga bodyguard dong" lanjut Raihan.
"Iya semua, terima kasih banyak atas doa dan dukungan kalian, saya sungguh bahagia memiliki sahabat seperti kalian, semoga persahabatan kita langgeng sampai jannah" ujar Anisah tulus yang dibalas dengan haru oleh para sahabatnya.
__ADS_1
Setelah berunding cukup lama, Anisah dan teman-temannya berniat untuk mengadakan kunjungan ke panti asuhan dan memberikan santunan. Hal ini sudah lama di inginkan oleh Anisah.
"Berarti kita adakan santunannya lusa, saya dan Melani akan berbelanja sembako, Anisah tunggu saja di rumah, perut kamu sudah semakin besar, jaga kesehatan ya" ujar Teh Siska.
Anisah mengangguk patuh, yang dikatakan Teh Siska itu benar. Perut Anisah sudah besar dan ia mulai kesulitan bergerak.
"Saya akan menyiapkan amplop di rumah" ujar Anisah.
"Yup, betul sekali" jawab Teh Siska.
Laki-laki bertugas untuk mengangkat barang belanjaan. Selain itu mereka juga mendata jumlah anak-anak yang ada di beberapa panti asuhan terdekat.
**********
"Pagi Anisah" ujar Kevin.
"Hei Kevin, pagi" jawab Anisah.
"Sa, saya ada pertanyaan mengenai data yang sulit saya olah, kamu bisa bantu saya?" tanya Kevin.
"Saya coba lihat dulu ya" jawab Anisah seraya mengambil map yang dibawa Kevin.
"Ooo ini, kamu ada khilaf di bagian kolom ketiga, kamu cukup ubah rumus pendataannya" jawab Anisah membantu.
"Wah pantas saja, ada kekeliruan saat saya jumlahkan, terima kasih banyak Sa" ujar Kevin.
__ADS_1
"Sama-sama Kevin" jawab Anisah.
"Untuk membalas kebaikan kamu, nanti siang kita makan bersama di restoran ya" ujar Kevin.
"Tidak usah repot-repot Kev" balas Anisah.
"Ayolah Sa, saya harap kamu menerima niat baik saya" ujar Kevin.
"Ya sudah, tapi Sania ikut bersama kita ya" pinta Anisah sungkan menolak.
"Baiklah Sa, tidak masalah" jawab Kevin sedikit terpaksa.
********
Shalihah mengunjungi kantor Raihan dan berniat menjumpai pria itu. Dia melangkahkan kakinya dengan cepat. Saat hendak masuk, Shalihah melihat Anisah sedang berjalan keluar.
"Ternyata wanita ini bekerja di kantor Raihan" gerutu Shalihah.
Saat Shalihah hendak menghampiri Anisah, dia melihat ada lelaki yang diam-diam memotret Anisah. Shalihah tersenyum melihat kejadian itu.
"Dasar wanita ganjen, udah bersuami masih aja genit sampai-sampai memikat pria lain" ujar Shalihah.
Alih-alih menghampiri Anisah, Shalihah mengubah niatnya dan malah menghampiri pria yang memotret Anisah. Dia ingin melancarkan rencana busuknya dan memperalat pria itu.
"Tunggu saja kamu Anisah, berani-beraninya kamu membantu Melani untuk mendapatkan Raihan" ujar Shalihah penuh amarah.
__ADS_1