
Anisah tengah menyiapkan makan malam untuk suaminya. Wanita itu telah selesai memasak tuna saus tiram kesukaan Farhan.
"Sayang waktunya makan" ajak Anisah.
"Sebentar sayang" jawab Farhan seraya membawa sebuah buku dan pena ditangannya.
"Kamu sedang bahas apa sayang?" tanya Anisah.
"Ada sesuatu yang diam-diam Mas rencanakan sayang" ujar Farhan penuh kejutan.
"Apa itu sayang?" tanya Anisah penasaran.
"Acara syukuran empat bulan kehamilan kamu sayang, hampir saja kita melewatkannya" ujar Farhan.
"Kamu benar sayang, untung saja Mas segera mengingatkan, sebelum kandungan saya memasuki lima bulan" ujar Anisah.
"Kamu tidak perlu khawatir sayang, semua udah Mas persiapkan dengan matang, lusa acaranya akan diadakan" jawab Farhan romantis.
"Terima kasih sayang" ujar Anisah terharu seraya memeluk suaminya.
Setelah menghabiskan makan malam bersama, Anisah mulai bercerita mengenai kelanjutan hubungan Raihan dan Melani. Bagaimanapun juga kini Raihan dan Melani merupakan teman dekat suaminya.
"Sayang, Sa punya kabar bahagia" ujar Anisah.
"Apa itu sayang?" tanya Farhan.
"Bulan depan Melani dan Raihan bertunangan" ujar Anisah tersenyum.
__ADS_1
"Alhamdulillah, akhirnya mereka berdua saling dipertemukan satu sama lain" balas Farhan turut berbahagia.
"Kita kasih kado apa ya sayang?" tanya Anisah.
"Kamu tenang aja sayang, acaranya masih satu bulan lagi, kita fokus ke acara syukuran terlebih dahulu" ujar Farhan menenangkan istrinya.
"Acara syukuran sederhana aja ya sayang, tidak usah besar-besaran" pinta Anisah.
"Mas sudah siapkan sesuai keinginan Sa, Mas kan paham sifat dan kemauan istri Mas, pokoknya malam ini dan besok kita akan mengundang keluarga dan teman-teman dekat kita untuk acara syukuran lusa" ujar Farhan menjelaskan.
"Terima kasih banyak sayang" ujar Anisah bangga pada suaminya.
*********
"Saya tidak mau tahu, Teh Siska harus hadir di acara pertunangan saya bulan depan" ujar Raihan melalui telepon.
"Saya mau kado yang paling spesial" ujar Raihan.
"Baju malam pertama bagaimana?" ledek Teh Siska.
"Saya masih tunangan Teh, belum pernikahan" balas Raihan.
"Haha, Teteh tahu kok kamu sudah tidak sabar, dasar jomblo" jawab Teh Siska.
"Sendirinya juga jomblo, Teteh tuh harusnya secepatnya menikah" ledek Raihan tidak mau kalah.
"Kamu tenang saja, Teteh akan menyusul sesudah kamu" jawab Teh Siska santai.
__ADS_1
"Yang benar ya Teh, oiya Teteh gak bisa hadir di acara empat bulanan kehamilan Anisah?" tanya Raihan lagi.
"Iya, Anisah sudah cerita ya, Teteh ada meeting penting jadi belum bisa balik ke Indonesia" ujar Teteh menjelaskan.
"Tapi bulan depan di acara pertunangan saya bisa ya, harus bisa" paksa Raihan.
"Iya deh iya" jawab Teh Siska.
Tidak hanya Raihan, Melani juga turut mendesak Teh Siska untuk hadir di acara pertunangannya. Dia harus melancarkan misinya dengan Anisah untuk menjodohkan Teh Siska dengan Mario.
"Saya tidak mau tahu, Teteh harus datang ke acara pertunangan kami" ujar Melani.
"Kamu sama Raihan sama saja, iya deh iya" jawab Teh Siska.
*********
Hari ini Anisah mengambil cuti untuk persiapan acara empat bulanannya besok. Dia turut mengundang rekan kerjanya di kantor dan juga teman dekatnya sewaktu di kampus.
Sania turut bahagia diundang oleh Anisah, begitu pula dengan Kevin. Tetapi Nasya dan Tania bersikap biasa saja, sampai sekarang mereka belum mengetahui mengenai status Anisah.
"Si Anisah buat acara empat bulanan" ujar Tania.
"Iya, kita datang saja, saya penasaran di gubuk seperti apa wanita itu tinggal" ujar Tania.
"Pastinya di gubuk sederhana lah" balas Nasya.
"Dia pura-pura kaya sampai-sampai mengadakan acara empat bulanan" lanjut Nasya lagi.
__ADS_1
"Dasar tidak tahu malu" ujar Tania.