Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
106


__ADS_3

Mommy dan daddy serta yang lainnya mencari adgar dan gita yang berada diluar, setelah panjang lebar mengobrol dengan keluarga gita, mommy dan daddy serta kakak kakaknya akan pamit kehotel mereka akann istirahat karena besok pagi mereka sudah kembali pulang


"Baby mommy kehotel dulu ya" ucap mommy pada asgae


"Hai vincen" sapa mommy setelah melihat vincen yang juga duduk bersama gita dan asgae


"Datang juga ya sama siapa? nginep apa balik vin?" sambung mommy


"Iya tante, g enak sama gita dan asgar, aku sendirian tante, ntar aku nginep dihotel dideket sini besok pagi pagi pulang sekalian ngantor" jawab vincen


"Ok baikla hati hati ya tante mau pulang dulu" gita dan asgar berdiri merek hendak mengantar mommy dan daddy ke mobil


"Bentar ya vin" ucap gita pamit pada vincen


Asgae menggenggam tangan gita, vincen tersenyum geli melihatnya, mereka berjalan mengantarkan mommy sampai dimobil


Mommy juga pamit pada arvin dan teman teman asgar lainnya, mommy mengatakan pada arvin jika ia tidak perlu mengantarkannya kembali kehotel karena daddy bisa nyetir sendiri jika didalam kota, arvin dan teman asgar juga akan menginap tetapi mereka belum kembali kehotel mereka masih ingin berbincang, sedang vincen turun bergabung dengan arvin dan yang lainnya, para tamu undangan sudah banyak yang meninggalkan kediaman gita setelah mereka menyelesaikan makan mereka


"Hati hati ya mom, dad, makasi ya kak" ucap gita, mereka saling menenpelkan kedua pipk mereka sebagai salam perpisahan


"Kamu pulang kapan git? kemungkinan besok sore mom" ucap gita


"Gita besok pulang sama asgar mom, sorean"


"Duuuh yang g busa jauh dari ayank" ledeh kak naya dan yang lainnya terkekeh


"Apaan sih kak" ucap asgae, gita tersenyum tersipu


Tak lama kemudian dua mobil yang membawa mommy serta kakak kakak asgar melaju meninggalkan kediaman gita, asgar dan gita kembali bergabung bersama temen temannya


"Lo kapan pulang as? besok masuk kantor g?" tanya arvin


"G, gue besok pulangnya sore ma gita"


"Vin, boleh ya besok izin dulu sehari gue uda ngajuin kok kemaren izin dua hari ma HRD" ucap gita

__ADS_1


"Tenang aja, aman kok" jawab vincen


Mereka mengobrol hingga larut, selama obrolan berlangsung asgar terus saja memeluk pinggang gita dari belakang, ia benar benar menunjukkan pada vincen dan yang lainnya jika gita hanya miliknya, dan tidak sedikit ledekan yang asgar dapat dari teman temannya namun ia biasa saja, justru gita yang merasa sedikit malu karena ledekan teman temannya


Akhirnya setelah berbincang panjang mereka pamit pulang, waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam, mereka akan membiarkan gita untuk beristirahat, teman teman asgar pamit pada ayah dan keluarga gita lainnya, begitu juga dengan asgar ia sedikit mengobrol dan berterima kasih pada ayah gita


Gita mengantarkan calon suaminya dan teman temannya kedepan rumahnya, sebelum pulang asgar tidak memberikan kecupan kecil di dahi gita dan tingkah asgar sukses membuat teman temannya bersorak


"Diiih uda cium cium anak orang aja" ucap lena


"Uda berani lo ya hahahaa" sambung arvin


"Belum halal wooi" sambung aron mengejek, pipi gita memerah menahan malu, sementara yang lainnya tertawa melihat tingkah asgar


"Berisik lo semua, pulang sana" jawab asgar, ia masih berdiri disamping gita


"Lo g pulang as?" tanya vincen


"G gue tidur disini" jawab asgar slambe


Teman teman asgar terkekeh, ia masih saja sensisitf pada vincen


Asgae masih setia disamping gita, mereka berdiri dipinggir jalan bersebelahan dengan mobil asgar


"Malu tau" ucap gita


"Ngapain malu? orang uda tunangan juga" jawab asgae cuek


Asgar memandang gita yang menunduk, gita tersenyum melihat cincin tunangannya, asgar mengikuti arah pandang gita, ia melihay cincin yang dipakai gita lalu ia kembali melihat wajah gita


"Cantik" ucap asgae


"Iya cincinnya cantik banget" ucap gita menatap asgar, mereka saling menatap


Asgar mendekatkan dirinya, ia ingin sekali memeluk gita, dan kembali mencicipi mencicipi bibir merah jambu gita yang sangat menarik hatinya, gita kembali melihat cincinnya

__ADS_1


"Bukan cincinnya yang cantik tapi kamu" ucap asgar dan itu spontan membuat gita kembali menatap asgar, ia tersenyum


"Iih apaan sih, sejak kapan sih bisa berkata kata manis" gita menutupi malunya, ia menunduk tersenyim tersipu


Asgar memegang dagu gita, ia menegakkan pandangan gita agar gita kembali memandangnya, mata gita berkedip liar, ia mencoba menghindari tatapan asgar, ia sangat gugup dan degupan jantungnya kembali berpacu, begiti pula asgar


"Aku pengen meluk kamu, tapi ntar diliat ayah" ucapan asgar membuat gita tertawa


"Aku juga pengen cium bibir kamu, manis bikin nagih" dan ucapan kedua asgar sukses membuat tawa gita terhenti


"U..uda deh sana pulang, aneh aneh aja deh malam malam gini" ucap gita sedikit gugup jantungnya kembali berpacu mendengar ucapan asgar


Asgar tersenyum melihat kegugupan gita, ia membelai pipi gita tersenyum, gita semakin gugup, tidak pernah ia gugup seperti ini waktu ia masih berpacaran dengan leo dulu


"Aku pulang ya, kamu istirahat sana jangan terlalu capek" ucap asgar, ia kembali mencium dahi gita


"Untuk sekarang hanya disini aja yang bisa aku cium" asgar menyentil dahi gita pelan


"Iiiiih" gita mengusap dahinya


"Hati hati ya, besok sarapan dirumah ya ajakin mommy juga dan semuanya kalau mereka mau" ucap gita


"Iya nanti aku sampein" asgar masuk kedalam mobilnya dan membuka kaca mobil


"Daa hati hati kalau uda nyampe kabarin" asgar mengangguk, ia melambaikan tangannya dan mjlai melajukan mobilnga meninggalkan gita


Sepeninggalan asgar, gita masuk kerdalam rumahnga sambil tersenyum tersipu mengingat ucapan asgar


.


.


.


Jangan lupa like koment dan vote

__ADS_1


Ditunggu komen2 mood bosternya 🥰❤️


🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2