
"Saya terima nikah dan kawinnya Khawla gita nizia binti Hamzah dengan mas kawin tersebut tunai"
"Sah?" tanya pak penghulu kepada kedua saksi nikah
"Sah!" jawab kedua saksi
Semua mengucapkan alhamdulillah dan pak penghulu melanjutkan pembacaan doa dan disambung dengan penandatanganan buku nikah serta pembacaan Sirah Taklik pernikahan, setelah selesai dengan segala macam bentuk sarat peenikahan kini tibalah asgar dan gita sungkeman terhadap kedua belah pihak keluarga
Gita dan asgar terlihat sangat cocok asgar mereka mengenakan pakaian serba putih untuk akad nikah mereka, terlihat sangat tampan dan cantik
Asgar dan gita menyalami mulai dari ayah dan aufar asgae mendaoatkan pesan pesan dari ayah jika ayah ingin melihay gita anaknya bahagia, ayah meminta asgar untuk menjaganya lebih dari pada ia menjaga anaknya, dan sekarang dilanjutkan dengan mommy dan daddy, mommy merupakan ibu yang sangat peka ia semacam tau apa yang gita rasakan, ia melihat mata gita sembab dan berbeda
"Maafkan asgar jika membuatmu menangis" ucap mommy pelan memeluk gita saat gita sungkem padanya, dan benar saja gita langsung menangis dipelukan mommy
"Berbagi dengan mommy sayang, mommy selalu mendukungmu mommy selalu ada buatmu" ucap mommy menghapus air mata gita, mommy menebaknya dengan benar
"Terimakasih sudah menerima asgar sayang" sambung mommy, gita tidak bisa berkata kata ia hanya mengangguk
Ayah yang melihat kedekatan gita dan mommy asgar merasa bersyukur anaknya menemukan pengganti ibunya, ibu mertua juga akan menjadi ibunya pikir ayah dan memang sudah semestinya seperti itu
Asgar dan gita kembali melanjutkan sungkemannya dan terakhir kepala kakak dan abang ipar asgar, kakak kakak asgar terharu melihat adik semata wayangnga akhirnya menikah juga, mereka juga berterimakasih kepada gita karena sudah bisa menerima asgar
Acara akad nikah pagi ini selesai dan akan dilanjutkan dengan acara resepsi yang akan diadakan sore ini lanjut sampai malam hari
Setelah acara akad nikah selesai, teman teman asgar juga mengucapkan selamat atas pernikahan mereka, begitu juga teman teman gita saci dan adi
"Selamat ya nek, uda sah lo jadi istrinya mas tampan" saci menghampiri gita dan asgar yang sedang mengobrol bersama arvin lena dan lainnya, arvin dan yang lainnya tersenyum melihat saci ia berdandan sangat cantik
__ADS_1
"Iya gita selamat ya, kita g jodoh git" ucap adi seketika, arvin makin terkekeh, mendengar ucapan adi asgar memeluk pinggang gita
"Masih banyak tu cewe dikampung gita yang cantik cantik dari pada gue" ucap gita santai
"Tapi kan gue maunya lo" jawab adi
"Kalau lo ma adi nek biar gue aja yang sama mas tampan" saci hendak menggapai asgar namun dengan cepat asgar menepisnya, ia tidak mau pipinya jadi korban untuk kedua kalinya
Gita dan yang lain terkekeh, saci melihat arvin aron dan ferdi
"Hemm teman mas tampan seger seger ya" saci mencolek arvin karena memang arvin yang lebih dekat dengan saci
"Diiiiihh" ucap arvin yang dicolek saci, gita dan yang lainnya bergantian menertawai arvin
"Tu lo ma dia aja tuh, jomlo itu kan? kita mah udah nikah" arvin menunjuk adi dan otomatis saci nelihat adi
"Iiihh siapa juga yang mau sama lo, uda iih eyke mau makan dulu" ucap saci berlalu pergi dengan lenggoknya yang lucu, melihat saci pergi adi juga berpamitan mengikuti saci
Teman teman asgae juga turut pulang setelah mereka berfoto ria, mereka akan datang lagi di acara resepsi nanti sore
Ayah aufar adi dan saci tidak pulang kerumah gita, asgar meminta ayah dan yang lainnya untuk beristirahat dihotel saja, asgar membuka kamar untuk ayah, begitu juga mommy dan kakak kakak asgar
Melihat semua tamu sudah pulang, asgar membawa gita untuk beristirahat dikamar mereka sebelum sore menjelang
"Kamar dulu yuk kita istirahat" ucap asgar, asgar menggenggam tangan gita
"Capek ya pake pakaian kayak gini?" tanya asgar dan gita mengangguk, ia terus menggenggam tangan gita sampai dikamar mereka, asgar membimbing gita untuk duduk ditempat tidur mereka
Asgar dengan pelan menyentuh kaki gita ia melepaskan sepatu yang gita kenakan, namun gita menolak
__ADS_1
"Eh g usah as, aku bisa sendiri, g enak kamu nyentuh kaki aku" ucap gita memegang bahu asgar, ia merasa canggung asgar menyentuh kakinya, asgar melihat keatas ia memandang wajah gita yang sedikit gugup
"Kamu udah sah jadi istri aku, kita udah halal, dari ujung rambutmu sampai ujung kakimu halal bagiku, masih ingat jika aku menunggu halal?" asgar tersenyum smirk ia menggoda gita, ia berpaling gugup ia tau kewajibannya sebagai istri dan jika menolaknya ia akan berdosa
"I..iya ta..tapi g gitu juga, aku bisa ngelepasin sepatuku sendiri" jawab gita gugup ia takut asgar memintanya
"Tapi aku ingin, uda diem aja disitu" asgar kembali membuka sepatu gita, setelah selesai ia duduk disamping gita, ia menanggalkan segala perhiasan yang ada dikepala gita, gita hanya diam saja menurut
Setelah selesai ia kembali berdiri dihadapan gita
"Ok uda siap, baju mau aku tanggalin juga?" tanya asgar mengernyitkan matanya tersenyum smirk, gita spontan mengangkat tangannya dan menyilangkannya di dada
"Diiihh mesum banget deh, aku bisa sendiri" gita berjalan pelan menuju kamar mandi, sebelum ke kamar mandi ia mengambil baju gantinya
"Inget uda halal" goda asgar, gita menoleh kebelakang
"Mesum" ucap gita dan kemudian kembali berjalan menuju kekamar mandi, asgar terkekeh ia merasa senang menggoda gita
.
.
.
Jangan lupa vote like dan koment
Terimakasih 🥰🙏
🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1