Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
67


__ADS_3

Keesokan harinya asgar bangun dari tidurnya dan melakukan aktifitasnya seperti biasa, ia bangun pagi dan berolahraga sebelum berkutat dengan kertas kertas yang menghasilkan cuan


Setelah hampir satu jam berolahraga, mommy yang baru saja menuruni anak tangga memanggil buah hatinya, ia sudah bersiap untuk sarapan


"Sayaaaaang sarapan dulu yuk bersih bersih dulu sana" pagi ini mommy sangat senang ia tak henti henti mengukir senyumnya


"Oke mom" asgar menyelesaikan olahraganya ia menuruti mommynya dan pergi menuju kamarnya


"Waw new asgar hem??" daddy menggoda asgar saat berpapasan ditangga


"New?" asgar mengerutkan keningnya, ia menghentikan langkahnya dan berbalik melihat daddy yang terus berjalan menuruni anak tangga


"Nothink sayang jangan hiraukan daddy mu, pergilah bersih bersih" mommy menyauti kebingungan asgar dan asgar pun melanjutkan langkahnya menuju kamar


"Apaan sih dad, ntar anaknya berubah pikiran" mommy memarahi daddy


"Berubah pikiran? memangnya kalau cinta bisa berubah pikiran begitu aja? ada ada aja deh mommy"


"Hahahaa....iya juga ya dad, kalau uda cinta mah cinta aja ya, semoga deh doa mommy selama ini terkabul anak mommy bisa melihat wanita dan menemukan cintanya kembali"


"Aamiin" ucap daddg mengaamiinkan ucapan mommy


Mommy membantu maid untuk menyiapkan sarapan suami dan anaknya, tak lama setelah itu asgar terlihat menuruni anak tangga menyusul daddy untuk sarapan


"Tadi malam pulang jam berapa sayang?" tanys mommy


"Setengah sebelas mom?"


"Ngapain aja memangnya dirumah gita kok malem banget pulangnya?" daddy membuka suaranya


Mommy memukul tangan daddy, ia tajut asgar tersinggung dengan pertanyaan daddy


"Kan daddy nanyanya bener?"


"Asgar ketiduran dad, g ngapa ngapain kok"


"Iya nih daddy curigaan aja" sambung mommy


"Daddy g curiga kok, daddy cuma nanya, daddy percaya kok sama anak daddy, dia bakal jagain orang yang dia sayang" ucap daddy


"Maksud daddy? siapa yang sayang?"

__ADS_1


"Ya maksud daddy kamu g ngapa ngapain gita sukur alhamdulillah, ya kan dad, uda ayo sarapn ntar kam telat sayang" mommy mengalihkan pembicaraan daddy yang tidak sengaja menyebut jika asgar sebenarnya sayang sama gita


Keluarga shawqi sangat menikmati sarapannya pagi ini, mommy dan daddy begitu menjaga hati anaknya ia takut jika mereka terlalu mengada ada maka asgar akan putar arah kembali terpendam kemasa lalunya


Mereka akan mengikuti kemana asgar berlayar, mereka hanya berdoa semoga kali ini anaknya benar benar menemukan cintanya walaupun asgar belum mengakuinya atau masih belum merasakannya


Asgar menyelesaikan sarapannya, setelah pamit pada mommy dan daddy nya asgar melajukan mobilnya keperusahaannya


Setelah sampai diperusahaan, asgar melangkah menuju ruangannya, ia melihat ruangan gita sejenak, ia membuang nafasnya pelan


"Bakalan sepi nih hari gue" asgar bermonolog dalam hati, ia kembali melangkah menuju ruangannya


Asgar memulai kerjaannya, ia memeriksa dokumen dokumen yang ada diatas mejanya, ia memanggil arvin untuk keruangannya


"Ada apa boss?" tanya arvin


"Hari ini pertemuan gue majukan pagi semua, besok dan lusa juga"


"Kenapa?"


"Siang gue ada urusan"


"Oke jadi padetin ke pagi aja ya?" asgar mengangguk mengiyakan pertanyaan arvin


"Hmmm" jawab asgar sambil sibuk dengan dokumennya


"As, hari ini aron kembali kerumah bisnis diego sama temannya polisi itu mereka mau nyelidikin"


"Gimana caranya?"


"Ya mana gue tau, lo tanya aja aron atau g ntar kita ketemu aron"


"Oke, malem ya" jawab asgar.


"Oke deh, ya uda gue keruang dulu jangan lupa jam sepuluh" asgar mengangguk dan arvin berlalu pergi


*****


Sementara dirumah berwarna putih terlihat seorang gadis baru saja membuka matanya dari lelapnya tidur malam yang panjang


Ia sangat menikmati liburannya, ia benar benar merealisasikan keinginannya, ia bangun siang hari waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi

__ADS_1


Ia bangun dan membersihkan tubuhnya, ia segera mandi, setelahnya ia hanya memakan sebungkus roti biskuit yang ada dirumahnya, ia berniat berbelanja karena stok makanan dikulkasnya sudah habis


Ia melajukan sepeda motor matic nya pergi berbelanja bahan dapur untuk memasak dan juga membeli cemilan, satu jam kemudian ia sudah selesai berbelanja ia belanja lumayan banyak, libur ini ia akan terus memasak, sudah lama ia tidak memasak pikirnya, setelah selesai ia pulang dan siap untuk memasak makan siang hari ini


Waktu menunjukkan pukul dua belas lewat dua puluh, gita sudah setengah jam berkutat didapur, ia hanya memakai baju kebesaran dan hotpant lalu rambut yang dikuncir keatas, ia terlihat santai tetapi sangat cantik


"Mmm baunya wangi sekali membuatku lapar" gita berbicara pada dirinya sendiri ia sudah menyelaikan masakannya


Gita memasak tiga menu untuk dirinya sendiri, ia sangat rindu dengan masakannya sendiri, ia memang pintar memasak sejak dulu karena ia menggantikan ibunya yang sudah lama tiada


Setelah memasak ia menonton tv, ia duduk disofa dengan memegang toples cemilannya, tak lama kemudian ia mendengar pintu rumahnya diketuk


Tok....


Tok....


Tok....


"Siapa sih siang siang gini bertamu" gita membuka pintu rumahnya, dan ternyata mantan boss gita


"Bapak? kenapa kesini?"


"Saya mau makan, saya laper" asgar menunjukkan paper bag yang ia tenteng pada gita lalu ia terus masuk tanpa menunggj gita mempersilahkannya masuk, asgar yang tidak tau jika gita memasak ia membawa dua bungkusan makanan untuk makan siang


"Kenapa makannya dirumah saya?" gita menutup pintunya kembali dan menyusul asgar masuk kerumahnya


"Jangan banyak tanya, saya mau makan" asgar meletakkan bungkusannya ke atas meja, ia melihat diatas meja ada beberapa makanan, ia membukanya dan itu sangat menggugah selera


"Kamu masak git?" sambungnya


"Iya pak, uda lama g masak"


"Ya uda saya makan masakan kamu aja"


.


.


.


Jangan lupa vote like dan koment

__ADS_1


Terimakasih 🥰🙏


🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2