
Mommy senyum senyum sendiri setelah menelfon asgar buah hatinya, ia langsung mengajak daddy makan malam
"Ayo dad kita makan malam" daddy yang diajak mommy pun mengikuti permintaan istrinya
"Kenapa girang banget mom?"
"Daddy benar, asgar dirumah gita sekarang aaahhh, mommy senang banget, akhirnya asgar mommy kembali setelah tiga tahun menghilang" mommy sangat bersemangat menceritakannya pada daddy
"Memangnya asgar ngapain disana mom? kenapa belum pulang?"
"Asgar tidur dad, dia kecapean kata gita, pulang kerja mereka langsung pergi ngumpul ama arvin dan ferdi trus mereka baru pulang jam delapan tadi"
"Bagus deh kalau asgar udah move on, asal jangan aneh aneh aja dirumah gita, jangan merusak anak orang"
"Semoga aja g dad, asgar bisa jaga nama baik kita kok mommy percaya asgar"
"Baiklah, sekarang mari kita makan mom, daddy sudah sangat lapar"
"Oke honey" mommy dan daddy memulai makan mereka, mereka sangat senang mendengar asgar lagi lagi berada dirumah gita, akhir akhir ini asgar sering kali pergi kerumah gita
*****
Setelah menjawab panggilan dari mommy diponsel asgar, gita melihat asgar yang menurutnya tertidur pulas dipangkuannya, tangannya tergerak mengusap keoala asgar, gita tersenyum, ia senang bisa mengusap kepala asgar
Asgar yang rupanya tidak benar tertidur setelah gita membangunkannya, juga tersenyum merasakan belaian dari gita, lama ia membiarkan gita membelai rambutnya, setelah ia membiarkan gita mengusap kepalanya, tiba tiba ia menangkap tangan gita dan tentu saja itu membuat gita sangat terkejut dan terlonjak
"Ngapain?" tanya asgar, asgar masih diposisinya, ia masih terbaring dipaha gita dan memejamkan matanya tersenyum
"Hah..g pak, tadi sa..saya ngambilin semut..ya ada semut dirambut bapak" gita menjawab gugup, asgar mengubah posisinya menjadi menghadap gita, jika ia tadi berbaring tengkurap sekarang ia merubah posisinya terlentang, ia ingin melihat kegugupan gita si gadis pemberani
"Mana semutnya" asgar menahan senyumnya, ia tetap seperti asgar biasa yang dingin tanpa ekspresi
"Uda pergi pak, bapak yang ngapain, ngapain tidur dipangkuan saya?" gita menyerang asgar dengan pertanyaannya, ia mencoba menghilangkan kegugupannya
"Saya kira ini bantal, empuk banget" gita mengerucutkan bibirnya
__ADS_1
"Geser pak" gita menggeserkan kepala asgar dan itu membuat asgar bangun dari tidur nyamannya, ia duduk disamping gita
"Tidur kok dirumah saya sih, pulang sana dicariin mommy tuh" sambung gita bersungut menutupi malunya
Asgar diam saja tak menanggapi gita, ia melihat gita dan menyandarkan kepalanya disofa gita mata asgar terus menatap gita
"Mommy bilang apa?"
"Tante khawatir kenapa bapak g pulang" gita masih terlihat gugup ditatap asgar, ntah apa yang asgar pikirkan
"Kenapa natap saya kayak gitu sih?" asgar tersenyum melihat kegugupan gita
Asgar sengaja ingin menggoda gita, ia ingin mengambil air gita yang diatas meja dengan melewati gita dan mendekatinya jarak mereka sangat dekat sehingga gita mecondongkan sedikit tubuhnya kebelakang, gita semakin gugup dibuat asgar
"I..itu kan air saya pak, saya buatin yang baru aja deh" asgar menggelang ia meminum air gita, asgar tidak sedikitpun geli atau jijik meminum air bekas gita
"G usah ini aja" asgar meminum air gita tepat dibagian bekas bibir gita, gita melihatnya dan spontan memegang bibirnya, jika asgar meminum tepat dibekasan bibirnya berarti secara tidak langsung mereka cium*n itu lah yang ada dipikiran gita
"Kenapa?" tanya asgar, ia melihat gita termenung dan memegang bibirnya memperhatikan dirinya minum dan pertanyaan asgar membuyarkan pikiran gita
"Memangnya kenapa? kamu pikir kita ciuman secara g langsung gitu?" asgar membaca pikiran gita, ia tau gita masih sangat polos
"Mau nyoba secara langsung?" asgar tersenyum smirk menggoda gita, gita membelalakkan matanya mendengar ucapan asgar
"Diih...bapak sejak berurusan sama diego jadi ikutan mesum ya" gita yang sedikit takut berdiri, ia melarikan diri dari asgar, ia mengambil gelas dari asgar dan membawanya kedapur, asgar tertawa renyah mendengar ucapan gita, gita yang baru pertama kali mendengar asgar tertawa menoleh, ia tersenyum senang dan kembali duduk disamping asgar
"Iiiihhh bapak bisa ketawa juga ya, manis banget lagi, saya baru kali ini loh liatnya pak" gita tidak sengaja memuji asgar, dan asgar mengembalikan ekspresinya seperti semula, ia juga baru tersadar jika ia tertawa
"Menggoda saya?" asgar menatap gita
"Diih siapa yang goda?"
"Tadi bilang saya manis?"
"Hmmm masak sih pak? g deh, salah dengar kali bapak" gita salah tingkah ditatap asgar, asgar tersenyum melihat gita salah tingkah, ia mencari cara agar asgar segera pulang dan tidak lagi membuatnya salah tingkah
__ADS_1
"Uda jam sepuluh loh pak, bapak g pulang?" gita mengalihkan pembicaraan mereka
"Kamu ngusir saya?"
"Iya, pulang sana uda malem saya mau tidur, ntar kalau saja tidur bapak belum pulang, bapak kunci lagi saya dari luar" asgar tersenyum mendengarnya
"Bapak juga belum mandikan dari tadi, g gerah apa?" sambung gita
"Ya uda saya mandi disini aja" asgar sengaja mengganggu gita
"Eh eh jangan donk pak"
Gita berjalan menuju kamarnya, ia mengunci pintu kamar serta menyimpan kuncinya dikantong celananya dan kembali duduk disofa
"Besok mau ngapain?" tanya asgar ia kembali kemode seriusnya
"G ada pak, palingan rebahan aja dirumah, tidur tiduran baca novel, menikmati hidup"
"Kapan mulai kerja sama diego?"
"Senin depan pak, kenapa?" gita melihat asgar yang juga melihatnya, asgar terus menatap gita ingin rasanya ia melarang gita untuk bekerja dengan orang yang berbahaya seperti diego tetapi ntah kenapa mulutnya tidak bisa berucap, lama ia memandang gita yang sedang menonton
"Saya pulang, kunci pintunya" gita melihat asgar dan mengangguk
"Hati hati pak" asgar mengangguk ia masuk kemobil dan melajukannya, gita melihatnya tersenyum
.
.
.
Jangan lupa vote like dan koment
Terimakasih
__ADS_1
🌟🌟🌟🌟🌟