
Gita keluar dari kamar asgar dan menuju kamarnya, sebelum ia mencapai kamarnya, ia mencari ayahnya untuk membicarakan sesuatu, sementara asgar menunduk lesu ia meremas rambutnya dengan kedua tangannya ia benar benar pusing
"Maafkan aku sarah, maafkan aku gita" asgar kembali melanjutkan pekerjaannya ia benar benar akan pulang
Tak lama kemudian asgar keluar menemui ayah dan aufar, ia hendak pamit dan ia juga mencari gita
"Gita mana yah? asgar mau pamit yah"
"Gitaa...asgar sudab mau pergi nak, cepetan" ucap ayah
Asgar menunggu gita duduk diruang keluarga bersama ayah, dan aufar sudah pergi kekamarnya setelah ditinggal oleh asgar, tak lama gita keluar dengan membawa kopernya, asgar terkejut ia mengerutkan dahinya
"Ka..kamu mau kemana?"
"Saya juga mau pulang saya harus bekerja" ucap gita cuek, ia menyalami ayahnya dan memeluk ayahnya
"Ayah baik baik ya dirumah, jangan terlalu capek, biarin aufar yang ngerjain kerjain rumah, ayah istrirahat aja" ucap gita memeluk ayahnya
"Iya iya aufar yang ngerjain kerjaan rumah, memang dari dulu begitu kok" jawab aufar, ia datang dari belakang gita, kemudian gita beralih ke aufar
"Hemat hemat uang lo, gue bukan mesin uang" ucap gita
"Ya Allah yang ikhlas napa kak, marah mulu ntat keriput" sontak gita memegang wajahnya, ia menghirup udara dalam lalu menghembuskannya pelan, dan itu membuat asgar dan yang lainnya tersenyum, asgar teringat akan mommy
"G keriput kok anak ayah masih cantik" jawab ayah menenangkan gita, gita tersenyum
"Yah aufar saya pulang dulu, terimakasih"
"Sama sama nak, jagain gita anak ayah ya, nanti jika mau datang kemari lagi bersama keluarga kabari ayah dulu" asgar mengangguk ia menatap gita yang juga menatapnya
Asgar dan gita sudah berada dimobil, asgar mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, disepanjang jalan mereka hanya diam, gita melihat kearah luar jendela tanpa sekalipun melihat asgar
Tak lama kemudian gita tertidur, asgar melihatnya tersenyum, ia membelai sedikit rambut gita, ia tidak mau membangunkan gita, ia tahu gita marah kepadanya karena ucapannya yang masih mengingat sarah
*****
Mommy sedang berada disalah satu pusat perbelanjaan terbesar dikotanya, ternyata mommy sedang mempersiapkan acara untuk lamaran asgar, mommy memajukannya menjadi tiga hari mendatang, ia tidak ingin berlama lama dan lusa kakak kakak asgar akan pulang
"Dad, bagusan yang mana?" tanya mommy, ia ingin memilih tas hantaran untuk gita, mommy melakukan segalanya, ia yakin gita akan sangat menyukai pilihannya, ya mommy orang sangat fashionable
__ADS_1
"Yang kanan bagus deh mom...mom, masih lama ya?" daddy mulai bosan menemani mommy belanja
"Lumayan dad, abis ini kita ke toko perhiasan dad, daddy harus semangat donk anaknya mau nikah"
"Iya daddy semangat, lagian belanjanya kenapa g sama gita atau asgar aja sih?"
"Nungguin mereka kan lama dad, ini uda mau seleai sabar ya baby"
Mommy benar benar menyelesaikan belanjaannya dan sekarang ia akan pergi ketoko terakhir yaitu toko perhiasan, ia akan membelikan cincin pernikahan yang bagus dan limited edition, ini pernikahan asgar yang ia tunggu tunggu selama ini, jadi semua harus perfect
Mommy dan daddy sudah berada ditoko perhiasan, mommy memilih cincin limited edition yang sangat indah, sangat sesuai untuk gita pikir mommy
Setelah memilih perhiasan sekarang waktunya mommy pulang, rasanya semua yang ia cari sudah lengkap, mommy dan daddy sudah berada dimobil dan mommy menghubungi seseorang, ia memintanya untuk kerumah segera
"Hallo, ini dengan santi?"
"......"
"Baik san, tante mau minta bantuinmu ini, tante sebentar lagi akan mengadakan acara lamaran, bisa kamu bantu tante untuk menghias hantaran?"
"......"
"......"
"Oke bye" mommy menutup panggilannya, ia tersenyum riang
Tak lama kemudian mommy dan daddy sudah berada dirumahnya dan benar saja santi telah menunggunya dirumah
"Hai santii" ucap mommy yang baru saja masuk kerumahnya
"Sudah lama ya? maaf ya tante lama"
"Ooh g kok tan, baru kok, siapa yang lamaran tante?" tanya santi
"Menurutmu?"
"G mungkin asgar kan? memangnya dia sudsh lupain sarah?" ya santi sebagai teman mommy juga mengetahui kisah asgsr dan sarah
"Dia uda move on san, tante bersyukur banget dia bilang dia mau nikah, ya Allah rasanya gimana gitu makanya tante percepat aja acara lamarannya, takut dia berubah pikiran"
__ADS_1
"Alhamdulillah tan, selamat ya tan, semoga asgar bahagia nantinya, sudah cukup dia menderita tan"
"Iya san bener, makasi doanya ya" mommy mengusap bahu santi, dan santi tersenyum
"Jadi mana ni tan yang harus saya siapkan?" ucap santi sambil melihat paper bag diatas meja
"Ooh ini ni semua nanti biar pak supir yang bantuin masukin ke mobil ya, santi mengangguk
"Besok kemungkinan santi antar balik ya tan, g apa apa kan? acaranya kapan tante?"
"Tiga hari lagi sih san, asgar maunya minggu depan tapi kelamaan, ya uda tante majuin aja tiga hari lagi"
"Ohh asgarnya belum tau tan? hihihii"
"Belum" mommy cengengesan. "Asgarnya lagi dirumah calon istrinya dikampung, ngabarin ayahnya, dan resminya besok tante dan keluarga yang datang gitu, asgarnya besok baru balik kesini"
"Ooohh alhamdulillah akhirnya ya tan, lepas sudah kegundahan tante"
"Iya san alhamdulillah"
"Hai santi, apa kabar? gimana bisnismu?" tanya daddy, daddy yang sedari tadi masih berada diluar, masuk menyapa santi
"Alhamdulillah baik om, bisnis juga lancar om, selamst buat om ya akhirnya asgar melepaskan masa lajangnya hehehee..." ucap terkekeh
"Dari mana sih dad?" dari kebun didepan
"Iya san alhamdulillah doa doa kami baru dijawab Allah, doakan semuanya lancar ya aamiin" ucap daddy
Mereka mengobrol ringan sambil sesekali bercanda dan tertawa, sudah hampir 30 menit santi berada disana dan sekarang waktunya santi akan pulang dengan membawa semua hantaran asgar yang akan diperindah oleh santi
.
.
.
Jangan lupa like bote koment
Teeimakasih 🥰🙏
__ADS_1
🌟🌟🌟🌟🌟