Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
8


__ADS_3

Keesokan harinya gita bangun dengan malas, pasalnya tadi malam sebelum ia pulang makan malam bersama leo ia sempat mengecek emailnya namun belum ada panggilan


Waktu menunjukkan pukul 07.00 wib, ia kembali membuka laptopnya berharap ada email masuk dan ia diterima kerja, satu.....dua....tiga...


"Aaaaaa ada panggilan, aku diterima... kerja aku diterima kerja" ia melompat diatas tempat tidurnya


Ia kembali melihat laptopnya dan membacanya sampai habis


"Wah ada 2 email, 2 perusahaan manggil gue, siapa duluan yang mengirim email? mmmmm..."


Gita bermonolog sendiri, ia membuka email pertama yaitu dari perusahaan agung perkasa dan wawancaranya pukul 9 pagi ini


Selanjutnya email ke 2, membaca email kedua gita membeku tak percaya


"Ii...iinn...iinfinityy...infinity ma..manggil gu..gue?? benarkah??"


Gita tergagap melihat email yang kedua yaitu infinity company perusahaan yang diidam-idamkan semua orang


"Wah aku harus bergegas, untung saja wawancaranya berbeda waktu, jadi aku bisa ikut keduanya, muda-mudahan aku diterima di infinity, semangat gita, mainkan otak encermu!!!" gita berteriak pada dirinya untuk menyemangatinya


Gita bersiap untuk pergi ke perusahan agung perkasa karena wawancaranya pagi sementara di infinity ia akan wawancara pukul 13.00 siang ini


Ia sudah bersiap dengan kemeja putih serta blazernya dan celana hitam dan sepatu high heelnya serta rambut yang dikuncir rapi


Ia pergi menggunakan mobil online dengan aplikasi, ia tidak membawa motor maticnya karena ia takut dandanannya kacau karena jarak kostannya dari perusahaan pertama cukup jauh


Setelah 30 menit dalam perjalanan ia sudah sampai di perusahaan agung perkasa pukul 8.30 wib, ia merapikan dandanannya, ia ingin mencari kantin untuk sarapan tetapi ia menundanya karena ia takut jika telat


Setelah ia merapikan dandanannya ia menemui bagian HRD (Human Resources Development ) untuk melakukan tes wawancara atau interview, setelah berada didalam gita kembali disuruh diluar karena yang akan melakukan tes wawancara masih mengikuti rapat, alhasil ia harus menunggu lagi, perutnya berbunyi tanda cacing sudah demo, ia serba salah, ingin sarapan takut dipanggil, tetapi jika tidak sarapan perutnya sudah keroncongan


Tepat pukul 11.00 wib gita dipanggil untuk melakukan tes wawancara, ia menggerutu dan mengutuk tim HRD agung perkasa, gara-gara menunggu tim HRD perutnya jadi sakit karena tidak sarapan


"Lihat saja jika aku diterima di perusahaan Infinity Company tidak sudi aku bekerja dengan kalian,, ciiihh, membuatku menunggu dengan peeut kosong"

__ADS_1


Setelah selesai melakukan tes wawancara, gita buru-buru memesan mobil online menggunakan aplikasi, ia sangat terburu-buru, pasalnya waktu sudah menunjukkan pukul 12.15 wib dia sangat takut terlambat wawancara di perusahaan yang diidamkannya


40 menit berlalu, gita tiba diperusahaan tepat pukul 12.55 wib, sisa waktunya hanya 5 menit untuk membenarkan riasannya


Disisi lain perusahaan Infinity Company asgar dan arvin baru tiba diperusahaan mereka, mereka baru saja dari makan siang bersama, arvin memarkirkan mobil asgar tepat didepan lobby


Gita sudah turun dari mobile onlinenya dan ia sedikit terburu berjalan menuju lobby perusahaan idamananny, tetapi langkahnya terhenti sesaat, ia melihat mobil yang terparkir didepan lobby, ia pergi menuju mobil tersebut dan berkaca dikaca mobil merapikan riasannya, karena mobilnya mati gita berpikir jika didalam mobil tidak ada penghuni, kacanya gelap sehingga tidak bisa melihat kedalam mobil


Asgar yang hendak membuka pintu penumpang terhenti karena melihat seorang wanita berkaca dikaca mobilnya, arvin tertawa terkekeh


"As, ingat g dengan cewe dibandara yang jatuh dikaki lo?"


"Mmm" asgar hanya berdehem menanggapi ucapan arvin


"Mirip g?" tanya arvin lagi


Asgar dan terus memperhatikan gita


Gita yang tidak tahu jika ia sedang diperhatikan terus saja membenarkan riasannya, ia memoles sedikit bedak dan lipstik lalu ia menggeraikan pakaiannya


"Hmm kurasa tidak, jika ia karyawan kita g mungkin dia g kenal mobil lo"


Asgar kembali diam, lalu ia membuka kaca mobilnya, dan tentu saja gita terdiam membeku


"Sudah berkacanya?" tanya asgar


Gita yang membeku tersadar, ia tersenyum kaku dan mengangguk pelan


"Aku mau keluar" kembali asgar berbicara, sementara arvin hanya melihat tingkah kedua orang itu


"Ooh maaf" Gita menggeser tubuhnya dan meminta maaf pelan, gita tak mengingat asgar


Lalu asgar keluar dari mobilnya dan berjalan meninggalkan gita dan arvin, arvin keluar dari mobil dan ia sedikit terkekeh, ia menyapa gita

__ADS_1


"Hai, apa kau karyawan disini?" tanya arvin


"Tidak, tapi akan menjadi" kata gita yakin


"Wah percaya diri sekali" arvin bermonolog didalam hati


"Kenapa bisa akan menjadi?" tanya arvin lagi


"Karena aku hari ini akan interview, perusahaan ini memanggilku" kata gita berbinar, ia bersemangat sekali jika membayangkan ia akan kerja disini


Arvin mengangguk mengerti


"Maaf sebelumnya kerja dimana?" arvin kembali bertanya


"Sebelumnya aku bekerja sebagai sekretaris sekaligus aspri (Asisten pribadi ) diperusahan ***** tetapi karena suatu hal aku dipecat kemaren dan itu bukan kesalahanku" jelas gita menerangkan


"Ooh begitu, baiklah silahkan masuk saya akan mengantarkan anda ke HRD dikantor ini" lanjut arvin


"Wah benarkah? terimakasih, oh ya aku gita, khawla gita nizia" sebelum masuk kedalam kantor gita mengulurkan tangannya berkenalan dengan arvin


Arvin tersenyum menyambut tangan gita


"Aku arvin, arvin axcele"


Setelah berkenalan mereka masuk menuju keruangan HRD, sambil jalan mereka masih mengobrol layaknya teman


"Oyaa ngomong-ngomong maaf soal yang tadi, aku berkaca dimobilmu, aku tidak tahu jika mobil itu masih ada penghuninya"


Arvin tersenyum tipis mendengar permintaan maaf gita


"Ya tidak apa-apa lagi pula bukan mobilku"


"Oh jadi mobil si tua songong itu? jutek sekali dia" sambung gita

__ADS_1


Arvin melepaskan tawanya


🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2