Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
124


__ADS_3

Asgar dan gita sedang makan siang disalah satu restoran ternama, waktu menunjukkan pukul satu siang, tidak disangka mereka bertemu vincen dan vincen yang sedang berada dikasir restoran melihat dan menyapa sepasang pengantin baru tersebut


"Hai git, as" sapa vincen sedikit berteriak dari jarak yang lumayan jauh dan mereka berdua menoleh kearah vincen, gita tersenyum dan vincen berjala mendekati gita dan asgar


"Benar benar menikmati waktu libur hem?" gita hanya tersenyum dan sementara asgar hanya diam menikmati makanannya


"Hai boss, sendirian?"


"Iya gue sendiri, biasanya sama lo" mendengar ucapan vincen asgar langsung menatap vincen dan gita


"Hahahaaa....suami lo cemburu banget ma gue, gue langsung dapat tatapan elang" vincen mengingat perktaan arvin yang mengatakan jika asgar cemburu padanya, dan vincen membenarkan perkataan arvin


Gita tertawa mendengar perkataan vincen, ia mengangguk membenarkannya


"Besok besok g ada lagi lo makan siang ma bini gue, dia makan siang harus ma gue" ucap asgar santai namun ia menekan kata katanya


"Hahahaaa...aman tapi kalau ada meeting boleh donk ya, gue izin dulu ni"


Asgar menghela nafasnya


"Ya g tiap hari juga lo meeting pas makan siang, jatah gue tu" gita hanya tersenyum menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya yang over posesif


"Hahahaa tenaang, g akan tiap hari kok, eh by the way uda puang dari honeymoon nih?" tanya vincen heran, asgar meminta gita cuti satu minggu tetapi belum sampai satu minggu vincen sudah bertemu mereka


"Uda kita g lama lama cuma tiga hari" jawab gita


"Kenapa cuma tiga hari?"


"G ada aku maunya cuma tiga hari" jawab gita, gita tidak menjelaskan jika suaminya mengikuti terapi, karena tidak semua orang tau kondisi suaminya yang sebenarnya


"Ok deh lanjutin makan lo bedua, gue cabut dulu"


Asgar mengangguk dan menyatukan kepalan tangannya dengan kepalan tangan vincen, sementara gita hanya tersenyum melambaikan tangannya, vincen berlalu meninggalkan asgar dan gita


"Uda g usah lambai lambaiin tangan berlebihan" ucap asgar pada gita dan gita hanya mencibir


"G usah cemburu berlebihan" balas gita dan asgar mendengus tersenyum


Asgar dan gita telah menyelesaikan makan siang mereka, mereka tidak langsung pulang kerumah tetapi mereka mampir kekostan gita, gita memint asgar untuk kekostannya ia akan berkemas beberapa barang miliknya yang belum sempat ia bawa

__ADS_1


*****


Dikediaman shawqi, mommy dan daddy sedang berbincang, mereka berbincang santai di pinggiran kolam renang


"Dad menurut daddy kenapa gita telihat murung tadi pagi?" tanya mommy pada daddy yang sedang asik melihat ponselnya


"Hmmm?" jawab daddy


"Daddy dengerin mommy dulu deh, jangan asik sama ponsel terus, masak mommy di anggurin" mommy bersungut dan seketika daddy meletakkan ponselnya


"Ok darling, sudah, mommy tadi nanya apa?" mommy dengan muka keselnya mengulangi pertanyaan yang sama dan daddy mendengarnya


"Ntah lah mom, mungkin benar yang gita katakan dia hanya kelelahan"


"Menurut mommy g gitu dad, pasti ada hubungannya dengan sarah deh"


"Kenapa mommy bisa mikir gitu? sarah kan uda g mom g akan bisa ganggu asgar dan gita" tutur daddy lembut


"Sarahnya g ganggu dad, tapi fotonya yang ganggu gita, mommy barusan masuk kekamar mereka masih seperti yang dulu, foto sarah disebelah tenpat tidurnya asgar dan dinakas, terus di lemari masih utuh baju pernikahan mereka, gimana hati istri g terlyka coba?" mommy menjelaskannya panjang lebar pada daddy


Daddy membuang nafasnya pelan


"Mommy kasian gita dad, mommy takut gita g tahan ma asgar, ntar rumah tangga merek kenapa napa lagi, mommy g mau"


"Hus g boleh gitu ah ngomongnya, seorang ibu itu kata katanya keramat lo, ucapan itu doa darling, ucapin yang baik baik untuk rumah tangga anak kita" daddy merangkul pundak mommy dan mommy bersandar dibahu daddy


"Kita berdoa aja mom, supaya asgar cepat melupakan sarah, kita doakan saja dia agar bisa jalan berdampingan bersama gita tanpa mengingat masa lalunya, jangan ngomong yang aneh aneh bahaya lo omongan ibu tu mom" daddy mengelus bahu mommy


"Iya dad, mommy g ngomong aneh aneh lagi, mommy selalu doa kok untuk anak anak mommy"


"Untuk anak aja doanya?" goda daddy, dia berusaha menghibur istrinya


Mommy memandang keatas melihat suaminya, daddy juga melihat mommy, dan mereka saling tersenyum


"Daddy juga kok, everytime mommy doain daddy, supaya makin sayang ke mommy dan nambahin uang jajan hihihihiii" mommy dan daddy tertawa bersama


*****


Sudah dua jam asgar menemani gita dikostan gita, gita hampir selesai membereskan segala keperluannya, asgar duduk disofa sambil menonton tv, ia tiba tiba saja kelaparan

__ADS_1


"Sayang laper g?" tanya asgar


"Kenapa emang?"


"Laper g? ditanyain malah nanya balik"


"Ya kenapa dulu? jawab aja kenapa sih? suka banget debat"


"Aku mau masakin mie instan" jawab asgar berjalan menuju dapur


"Mau donk sayaaang" ucap gita lembut


"Ada maunya aja panggil sayang" balas asgar melengos dan gita terkekeh


Tak lama kemudian mie instan buatan asgar selesai


"Sayang..." asgar memanggil gita yang berada dikamar


"Kok cuma satu? punya aku mana?"


"Sini duduk, g usah banyak tanya" jawaban asgar membuat gita mencibir


Asgar sengaja hanya menyediakan satu mangkok, ternyata asgar laki laki romantis, ia ingin makan semangkok berdua


"Aaak" ucap asgar, ia ingin menyuapi gita, gita tersenyum ternyata suaminya romantis juga walau cuek


Asgar menyuapi gita dan kemudain menyuapi dirinya, sesekali ia mencuri kecupan dari bibir gita, dan gita menatap asgar tajam yang dibalas dengan senyuman dan kedipan mata


.


.


.


Terimakasih


🌟🌟🌟🌟🌟


Jangan lupa like koment dan vote

__ADS_1


__ADS_2