Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
chapter VIII


__ADS_3

Kali ini gita benar mengedan dengan sekali hentakan, ia menggenggam tangan asgar sekuat tenaganya dan asgar semakin merasa kesulitan namun ia tetap bertahan pikirnya sakit genggaman gita tidak ada apa apanya dibandingkan sakit gita melahirkan


"Terus ibu, ya sedikit lagi bu" dokter terus mengarahkan gita


"Eeeeggghhhhh...hah..hah..hah..." nafas gita terengah engah, namun senyum dibibirnya terukir dan air matanya mengalir


"Alhamdulillah bayinya sehat bu, lengkap dan berjenis kelamin perempuan ya bu" dokter menggendong bayi gita dan meletakkannya didada gita untuk merasakan hangatnya tubuh ibunya


Perjuangannya berbuah manis, bayi yang ditunggu tunggu sudah bisa ia dekap, asgar melihat sendu istrinya, ia mencium istrinya dengan penuh cinta dan asgar juga mengusap kepala bayinya


"Saya bersihkan dulu bayinya ya bu" bidan mengambil alih bayi mereka untuk membersihkan bayi mereka, sementara dokter dan bidan lainnya membersihkan **** ***** gita


"Syukurla sayang, anak kita selamat dan sehat, makasii ya sudah berjuang hebat" asgar kembali mencium istrinya, istrinya mengangguk dan terharu


"Oya sayang, nanti anak kita namanya siapa ya?" ucap asgar bersemangat


"Hmmm siapa ya sayang, bagusnya apa? Coba tanya mommy deh"


"Baiklaaah, nanti aku tanyain mommy, oya sayang aku kabari keluarga dulu ya, mereka pasti nungguin" gita mengangguk tersenyum dan asgarpun keluar dari ruangan bersalin


"Alhamdulillah mom dad, ayah gita udah lahiran dan cucu kalian perempuan" asgar tersenyum dan kedua orang tua mereka mengucap syukur


"Mom cariin namanya ya, asgar kedalam dulu liatin gita"


"Oke darling" mommy sangat bersemangat mendengar cucunya perempuan dan ia dikasi kepercayaan untuk memberikan nama kepada cucunya


"Siapa ya dad namanya? Yang bagus, hmmmm" mommy mulai berpikir


Daddy dan ayah hanya tersenyum melihat antusias mommy mencarikan nama untuk cucunya


...*****...


Seminggu berlalu


Gita sudah berangsur pulih, ia memulai hidup barunya sebagai seorang ibu, untuk sementara ini tidurnya tidaklah begitu nyenyak seperti sebelum sebelumnya karena ia harus bangun malam untuk menyusui buah hatinya


Namun asgar tidka tinggal diam, ia sangat telaten dan benar benar menyayanginistri dan anaknya, setiap gita bangun malam ia akan ikut terbangun dan menemani gita menyusui anak mereka

__ADS_1


Ia membantu gita untuk menyusui anaknya dengan cara menyandarkan gita pada tubuhnya, serta mengajak gita mengobril agar gita tidak tertidur, karna sangat berbahaya jika gita tertidur saat menyusui pikir asgar


"Sayang capek? Mau minum?" gita menggelengkan kepalanya


"Harus banyakin minum sayang biar asinya banyak, oke, sebentar aku ambilin ya" asgar sangat perhatian, gita pun tersenyum


"Sayang mommy minumnya enak banget sih, haus ya, laper ya, kamu laper mommy juga laper loh"


Asgar mendengar obrolan ibu dan anak itu, ia tersenyum


"Kamu laper sayang, mau aku buatin makan? Makan spagheti daging ya, sebentar ya" asgar selalu berinisiatif jika mendengar istrinya kelaparan, karena menurutnya istrinya memang harus banyak makan makanan yang bergizi agar ASI nya berlimpah dan juga bergizi untuk buah hati mereka


"Eh sayang g usah, pagi aja makannya, uda mau subuh lo, besok kamu kerja kan, istirahat aja dulu" gita tidak enak hati, asgar sangat memperhatikan makanannya bahkan tidak ada kata lelah yang keluar dari mulut suaminya walaupun ia harus bekerja pagi dan menemani dirinya menyusui di malam hari


"No sayang, pagi masih lama, kamu g boleh tidur dalam keadaan lapar, sebentar aku buatin g lama kok"


"Beneran g usah sayang, kamu istirahat aja" pinta gita


"No sayang, aku g apa apa yang terpenting bagiku saat ini, asupan gizi kamu dan anak kita, aku bisa pergi siangan kok, aku kan bossnya" asgar mengedipkan matanya


"Huuuuhhh dasar bossy" gita tersenyum menggoda suaminya


Ia melihat gita telah selesai mengASIhi anaknya, ia tersenyum melihat anaknya yang sudah kenyang tertidur pulas


"Sayang... Sudah selesai?" asgar meletakkan makanannya diatas meja rias, ia menghampiri istrinya, mencium istrinya


"Sudah sayang, liat tu di gembul nyenyak banget tidurnya hehehee" gita dan asgar gemas melihat anak mereja yang tertidur pulas


"Sayangnya daddy, gemesh banget sih" asgar mentoel pipi anaknya


"Iih kamu jangan digangguin kasian" ucap gita dan asgar tersenyum, ia memeluk istrinya erat


"Wangi banget sih kamu, aku jadi lebih gemesh sama mommynya deh kayaknya"


"Diih jangan aneh aneh deh, belum boleh tau, masih puasa ya darling" gita menggoda suaminya


"Lama banget sih puasanya, sampe kapaaann?" asgar merengek

__ADS_1


"Baru juga seminggu, masih ada beberapa hari lagi ya, semoga hehehee....." asgar masih saja terus memeluk istrinya, ia juga mencium leher istrinya yang berakhir kemana mana


"Geli sayang..... Eh spagheti aku mana? lapeeer" seketika asgar menghentikan kegiatannya ia baru teringat dengan spaghetinya


"Oh iya sayang, aku lupa, ayo makan ntar dingin g enak" asgar membawa istrinya kesofa yang afa dikamar mereka


"Aku suapin ya" ucao asgar, gita mengangguk tersenyum


"Aku beruntung banget ya jadi istri kamu" gita menatap mata asgar mereka saling bertatapan


"Kenapa?"


"Karena kamu benar benar mencintai aku, menyayangi aku dan anak kita, tiap hari bangun nemenin aku mengASIhi, aku laper dimasakin, aku maunya apa diturutin, makasii ya sayang, jangan pernah berubah" gita terharu terlihat matanya berkaca kaca


"Aku juga akan slalu menyayangi kamu, mencintai kamu seumur hidup aku seperti kamu mencintai aku, ajarkan aku jadi mommy yang baik untuk anak kita dan ajarkan aku juga untuk jadi istri yang baik buat kamu, kalau aku salah kamu tegur aku ya sayang" sambung gita


"Iya sayang, kita sama sama belajar menjadi orang tua yang baik untuk anak kita ya, dan kita juga belajar menjadi suami istri yang saling mencintai menyayangi dan saling mengerti, aku g tau harus ngomong apa lagi, yang pasti aku sangat bersyukur dan bahagia aku punya kamu dan aku sangat berterimakasih karena telah menjadikan aku seorang ayah dari anak kita " Adeeba Adzkiya Shawqi " asgar dan gita melihat kearah anak mereka, asgar memeluk istrinya dan sesekaki mencium istrinya


"Sayaaaaangg" gita memanggil manja suaminya, asgar menunguk melihat istrinya mereka saling menatap


"Apa? Mau dicium?"


"Diiih, GR, aku lapeeer"


"Hahahaa..iya ya dingin juga ni spagheti, yuk makan" asgar mengambil spagheti diatas meja sofa dan mereka saling menyuapi


"Enak sayang, pinter masak juga kamu ya"


"Untuk istriku apa sih yang g, g enak juga dienak enakin ya, hahahaa" mereka tertawa bersama, mereka menghabiskan malam mereka dengan makan yang penuh keharmonisan dan keromantisan


Itula akhir yang bahagia dari sepasang suami istri "Asgar Shawqi" dan "Khawla Gita Nizia"


...----- T A M A T -----...


Terimakasih para setia pembaca novel aku, dukung aku terus ya, dengan cara follow akun aku Rizq dan like novel novel aku, koment dan juga vote jangan lupa hadiahnya


Oh iya aku ada novel baru juga lo, jangan lupa mampir, dan pastinya g kalah seru dengan cerita asgar dan gita, mampir yaaa readers, jangan bosan bosan baca novel aku

__ADS_1


Jangan lupa ninggalin jejak readers 🤍👣


Terimakasih semua I love u so much 🥰💐🙏


__ADS_2