Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
130


__ADS_3

Keesokan harinya, asgar bersiap untuk pergi, ia akan bekerja seperti biasa tetapi sebelum bekerja ia akan kembali pergi kerumah kost gita istrinya, pagi ini ia sudah rapi, ia memgambil ponselnya dan menghubungi arvin


"Hallo vin, gmn orng interior? jam segini belum kerumah gue"


"Palingan juga bentar lagi, sabar pak"


"Ya uda gue telat ke kantor mau kekostan gita"


"Uda ketemu bini lo?"


"Belum"


"Hahahaaa selamat memburu" goda arvin


"****** lo" asgar menutup panggilan arvin, asgar membuang nafasnya kasar


Asgar menuruni anak tangga, bibik memanggilnya dan mempersilahkannya untuk sarapan namun asgar menolaknya, bibik juga mengatakan jika ada tamu dan asgar langsung menemui tamunya yang akan merenovasi kamarnya, asgar membawa para tamunya menuju kembali kekamarnya, ia menjelaskan apa yang ia inginkan dan para tamunya mengerti mereka segera memulai pekerjaan mereka


Setelah menjelaskan kamar seperti apa yang ia inginkan, ia segera melajukan mobilnya menuju kost istrinya, hatinya sangat yakin bahwa istrinya tinggal disana, sepanjang jalan ia tersenyum membayangkan jika ia akan bertemu dengan istrinya


Sesampainya dikost gita, ia kembali menunggu ia menunggu didalam mobil, ia melihat kost gita seperti biasa hanya lampu luar saja yang menyala dan harapannya pupus, cukup lama ia menunggu didepan kost istrinya, namun tidak ada tanda tanda istrinya berada di kostnya asgar pun berlalu pergi, ia bingung tidak tahu harus mencaei kemana


Ia kembali menghububi vincen dan bertanya apakah hari ini istrinya masuk kerja atau tidak dan vincen lagi lagi menjawab istrjnya minta izin selama tiga hari, vincen juga mengatakan jika panggilannya dan juga pesannya sama sekali tidak ditanggapi gita, asgar pasrah ia kembali kekantor untuk bekerja


*****


Dirumah gita sedang nyenyak tertidur, ia masih tertidur sampai dering panggilan ponselnya membangunkannya dan rupanya itu dari ayahnya, ayah seperti biasa ia menanyakan kabar dari anak sulungnga yang sudah menikah, gita tidak mengatakan apapun, ia menutupi segalanha dari ayahnya, tidak ingin ayahnya khawatir dan banyak pikiran


Setelah berbicara pada ayahnya ia bangun dan membersihkan dirinya, ia lapar tapi takit untuk keluar ia mengintip dari jendela dan melihat situasi diluar rumahnya, ia takut suaminya akan kembali dan melihat dirinya


Setelah ia rasa aman akhirnya ia hanya memesan makanan lewat aplikasi, gita belum berani untuk keluar rumah, selama dua hari ini gita benar benar diam dirumah menghindari suaminya

__ADS_1


*****


Tidak terasa hari sudah sore menjelang malam, asgar yang sedang menyibukkan dirinya dikantor mendapat panggilan dari sang penguasa rumah yaitu mommy


"Kamu dimana sayang?"


"Asgar dikantor mom, kenapa mom?"


"G ada mommy cuma mau bilang mommy udah dirumah"


"Mommy sudah dirumah? kenapa cepet banget pulangnya?" asgar terkejut mendengar mommynya sudah dirumah, ia takut jika mommynya tahu ia bertengkar dengan gita sampai gita kabur dari rumah, asgar tidak tahu jika mommy sudab mengetahuinya


"Kenapa? g senang mommy pulang?" jawab mommy sedikit marah


"G mom, asgar senang kok, ya uda asgar pulang sekarang, ada yang mau asgar bicarakan sama mommy"


"Oke baikla" mommy tersenyum smirk, ia sudah tahu apa yang akan anaknya bicarakan


"Jadi apa sayang yang ingin kamu ceritakan? gita kabur dari rumah ya?" mendengar ucapan mommynya asgar mengerutkan dahinya


"Mommy tau dari mana?" tajya asgar menatap tajam mommy


"G usah gitu liatin mommy, dinding dinding rumah ini bertelinga sayang" ucap mommy, dan seketika asgar melihat maid kepercayaan mommy yang sedang mengantarkan minuman untuk mommy daddy dan asgar, maid yang dilihat tajam oleh asgar menunduk takut tetapi ia sedikit tersenyum


"G usah nyalahin bibik, mommy yang nyuruh bibik"


"Apaan sih mom, kek asgar anak kecil aja" ucap mommy


"Memang kamu masih anak kecil, istri aja g bisa jagain sampai kabur gitu, karena hal sarah lagi kan? mommy kan uda kasi tau kamu, lupain sarah, dia masa lalu kamu dan gita masa depan kamu, ngeyel sih" sungut mommy pada anaknya dan asgar hanya diam saja mendengarkan mommy bicara


"Uda lah mom, anaknya jangan diceramahin, dia kan uda berubah, peninggalan sarah uda dibakar semua kan? daddy liat kamarnya juga bagus sekarang g ada bau bau sarah lagi" sambung daddy

__ADS_1


"Bagus itu, mulailah kehidupan yang baru sayang, tu apartement kamu gimana? semua tentang sarah masih disitukan?" tanya mommy


"Iya mom, mau aku jual aja, ntar aku bialng ke arvin" asgar membuang nafasnya pelan


"Mom...telfonin gita donk, aku kangen mom, uda 2 hari asgar g ketemu ma gita, dengerin suaranya aja g" ucap asgar memelas


"Hmmm tau kangen juga kamu?" ledek mommy


"G mau biarin aja kamu kangen, biar kamu tersiksa dengan rasa kangenmu" mommy masih berucap sebel


"Mommy kok tega sih sama anak sendiri"


"Ya biarin, kangen kamu yang menyiksa ini g sebanding sama sakitnya gita, biar kamu belajar cara menghargai seseorang yang berjuang untung kamu" mommy masih saja bersungut memberi wejangan untuk anaknya


"Iya mom asgar salah, asgar salah banget, asgar mau minta maaf mom sama gita asgar janji g akan sia siain gita lagi mom, please mom, telfonin gita" asgar merayu dan membujuk mommynya, mommy terlihat iba dengan anaknya yang ditinggal istrinya, mommy juga tau dari bibik jika anaknya sering melewatkan makannya, ia sebenarnya khawatir tetapi ia sudah terlanjut janji pada menantunya


"Mommy g tau as gita dimana, kamu berusaha lebih keras lagi ya, mommy yakin kamj akan nemuin gita, hati kamu pasti tau dia dimana" ucap mommy, mommy beranjak pergi ia tidak tega melihat wajah anaknya yang menurutnya sangat menyedihkan, asgar hanya melihat mommy pergi kemudian ia melihat daddynya


.


.


.


Jangan lupa like koment dan vote


Dibantu yaaa 🥰


terimakasih 🙏🥰


🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2