
Di Negara lain, seorang GM sedang uring-uringan karena tidak mendapat balasan pesan dari wanitanya
"Ngapain sih gita disana? pesan gue belum dibaca lagi, katanya besok acaranya apa dia sedang tidur ya? atau gue telfon aja kali ya" leo berbicara sendiri
Leo menimbang-nimbang untuk menelfon gita, ia takut akan mengganggu pekerjaan gita, ia masih memikirkannya
.
.
Asgar tetap mengambil beberapa gambar gita diponsel gita, meski ia kesal karna disebut polar boss, tiba-tiba ponsel gita berbunyi dan itu panggilan dari 'love' ya setelah menimbanv akhinya leo memilih untuk menghubungi gita, panggilan pertama tentu saja dicancle asgar, dan begitu juga panggilan kedua masih dicancle asgar karena ia sedang mengambil gambar gita dan sampailah pada panggilan ketiga
Leo merasa heran, selama ia kenal dengan gita, gita tidak pernah menolak panggilan dari leo, jika ia sibuk ia akan mengirim pesan atau sama sekali tidak mengangkatnya, itula alasan kenapa leo sampai menghubungi gita berulang kali
Panggilan ketiga tentu saja diangkat asgar, ia akan membalas gita yang sudah membuat nama kontaknha 'polar boss' diponselnya
"Ya hallo, ada apa?" tanya asgar
"Kamu siapa?" Leo kembali bertanya
Gita yang melihat asgar seperti sedang berbicara diponselnya sontak berlari mendatangi asgar
"Maaf kami sedang sibuk, silahkan hubungi nanti, terimakasih" asgar melihat gita yang berlari mendatanginya langsung menutup panggilan leo
"Bapak bicara sama siapa?" gita seperti ketakutan menunggu jawaban asgar
"Sama love" jawab asgar santai
"Bapaaaaak kenapa diangkat sih? itukan pacar saya, kenapa g bilang??" gita kesal pada asgar ia menyatukan alisnya mencoba memghubungi leo kembali tetapi tidak diangkat, asgar tersenyum tipis
"Tukan dia marah pak" kesal gita, asgar hanya mengangkat kedua bahunya
"Kenapa kontak saya diponsel kamu polar boss?" asgar memasukkan tangannya kesaku celananya, ia kembali ke mode coolnya
Gita membelalakkan matanya
"Kok bapak tau? bapak ngotak ngatik hp saya ya?" gita makin kesal
Asgar pergi begitu saja meninggalkan gita
"Saya mau pulang!" asgar terus berjalan menuju mobilnya dan tak lama gita menyusul asgar menuju mobil
Disepanjang jalan mereka hanya diam, asgar yang kesal dengan kontak nama yang gita buat dan gita juga kesal karena asgar membuat kekasihnga merajuk
"Pak...maaf ya pak, bapak tau dari mana nama bapak polar boss?"
__ADS_1
"Di notif kamu" jawab asgar singkat
Gita tersenyum menggigit bibir bawahnya
"Maaf ya pak, sata ganti deh" gita mengganti nama polar boss menjadi 'Handsome boss'
"Ni pak uda saya ganti ya, jadi handsome boss" gita menunjukkan ponselnya kearah asgar dan tentu saja melihatnya walau sekilas, asgar tampak tersenyum tipis
"Ntar kalau uda g jadi boss saya lagi saya ganti lagi ya pak, bulan depan" sambung gita
Seketika senyum tipis asgar sirna
"Bapak kok tega sih sama saya pak, saya sebatang kara lo pak dikota, padahal impian saya sejak dulu bekerja diperusahaan bapak, tapi uda on the way dipecat aja"
Asgar kembali tersenyum mendengar bahasa absurd yang digunakan gita, asgar terlalu kaku untuk bercanda, sudah sejak lama ia tidak bercanda sejak sarah pergi dari kehidupannya membawa serta keceriaan asgar
"Ya kamu yang salah"
Gita hanya mencibir dan ia mengubah arah pandangannya keluar jendela
"Kalau boleh tau kenapa bapak ingin pecat saya? karena saya nyentuh lemarinya sarah ya?"
Gita lagi-lagi tak dapat jawaban dari asgar, asgar hanya diam tak menanggapi ucapan gita
"Bapak tanggung jawab lo, pacar saya marah banget lo ini pak"
"Ya uda ganti aja" jawab asgar asal
"Diih, nyuruh saya ganti bapak aja yang uda g ada, g diganti-ganti" gita kembali menggigit bibir bawahnya, ia menelan salivanya kasar
"Maaf lagi ya pak, maaf banget"
Setelah pembicaraan itu, mereka sama-sama diam, tidak ada yang bersuara satupun, karena diam gita pun mengantuk, ia tertidur dimobil asgar membenarkan posisi gita tertidur
Lalu melanjutkan perjalanannya menuju hotel untuk istirahat, hari sudah hampir menjelang malam
.
.
.
"Assalamualaikum" seorang wanita mendatangi rumah mommy ciara
"Waalikumsalam vanya?" mommy menyambut vanya dengan menyatukan kedua pipinya
__ADS_1
"Ada apa sayang? mencari asgar? sayangnya asgar belum pulang" sambung mommy
Ki tante"
"Ooh tante terharuuu, baik sekali nommy kamu, sampaikan salam tante nanti sama mommy oke, sekarang kita minum dulu, ayo sayang diminum"
Mereka berbincang tentang pekerjaan dan lainnya
"Vanya tante mau nanya deh, sudah punya pacar belum sih?"
Vanya menggeleng pelan
"Belum ada yang cocok tante"
"Kalau kenal asgar sudah lama?"
"Kita satu sekolah tante, Sekolah menengah tante"
"Ooh trus trus jumpa lagi baru sekarang?"
"G sih tante ini jumpa yang ke5x kalau g salah, jumpa pertama waktu dibandara, vanya jemput daddy"
"Ooh kamu toh yang dibilangin ayubbi, pantesan tante kek pernah dengar ya vanya, tapi dimana gitu tante lupa, rupanya kamu toh"
Vanya terkekeh mendengar kehebohan mommy
"Vanya permisi dulu tante, oya tan asgar kapan oulang tan?"
"Mmm katanya sih 5 hari tapi bisa molor juga kalau belum selesai, sering-sering main kesini ya dan ajak asgar main, tu anak phsing tante liatnya, 3 tahun terakhir ini dirumah mulu sama kantor, gimana mau punya pacar kan?"
Vanya tersenyum, ia senang mendapat lampu hijau dari mommy asgar
"Nanti vanya coba-coba deh ajakin asgar main, asgae mah susah tante diajakin kemana-mana"
"Iya emang, kamu hati-hati ya sayang makasi lo uda repot anterin kerumah tante, salam mommy ya"
"Ya tante bye tan" vanya meninggalkan rumah asgar dengan mobilnya, dijalan ia senyum-senyum sendiri karena sudah mengantongi restu mommy asgar
.
.
.
🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1