
Keesokan harinya, acara syukuran pun akan segera dilaksanakan, gita terlihat cantik dengan gaunnya, asgar juga seperti biasa selalu terlihat tampan
Asgar memperhatikan istrinya yang sangat cantik menurutnya, ia sangat bersyukur gita mewarnai hidupnya yang kelam dan sekarang gita akan menjadikan calon ayah, asgar mendatangi istrinya
"G ada yang lebih bisa membahagiakanku selain dirimu sayang, terimakasih sudah hadir dihidupku, sudah menjadikanku calon ayah" ucap asgar menatap istrinya yang sedang bersiap didepan cermin
"Sama sama sayang, terima kasih juga sudah menjadikan aku ratu dihatimu bahkan keluargamu sangat menyayangiku, nikmat mana lagi yang aku dustakan, teruslah seperti ini dan jangan berubah" gita membalas membalas tatapan suaminya, mereka menatap penuh cinta
"Aku akan selalu mencintaimu dan calon anak kita nanti" asgar mencium pipi istrinya serta mengelus perut buncit istrinya
"Teruslah berada disamping apapun yang terjadi" sambung asgar dan gita mengangguk tersenyum
"Sudah selesai sayang? Ayo kita turun"
"Ayo, aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan ayah dan aufar" asgar menggandeng istrinya dan mereka pun turun untuk menyapa para tamu
Dibawah, terlihat para undangan sudah hadir, ada arvin lena dan yang lainnya serta karyawan karyawan diperusahaan shawqi dan juga kolega bisnis mereka
Mommy daddy serta ayah menyambut anak dan menantu mereka yang terlihat sedang menuruni anak tangga, gita memeluk erat ayahnya, terlihat ada kerinduan yang mendalam pada ayahnya, ayah pun membalas pelukan gita
Asgar dan gita digiring oleh mommy untuk menempati tempat yang sudah tersedia, karena acara akan dimulai dan doa untuk sang calon ibu dan calon bayi pun dipanjatkan oleh seorang ustad
Acara berjalan dengan khidmat, semua tamu mendoakan keselamatan calon ibu dan calon bayi tersebut, acara mendoakan pun selesai dan tamu dipersilahkan untuk menikmati hidangan
Asgar berkeliling menyapa tamu yang hadir, ia ditemani oleh istrinya, setelah lelah berkeliling gita memilih untuk beristirahat sambil mengobrol bersama ayah aufar dan kakak kakak iparnya dan asgar juga mengizinkannya
Asgar menyapa teman temannya arvin, lena, ferdi dan aron juga istri aron dan pacar arvin
"Selamat ya as gue doain semoga gita dan anak lo selamat sampai lahiran dan kalian jadi kluarga bahagia" ucap istri aron dan yang lain pun juga mengucapkan doa yang sama sambil menjabat tangan asgar
"Thanks ya guys"
"Eh as gue ada berita buruk buat lo, tapi gue takut nyampeinnya, takut lo kepikiran" arvin mencoba untuk bercerita tentang apa yang ia lihat dikantor kemaren
"Soal apa? Uda lo ceritain juga kan ini, ya uda sekalian cerita" jawab asgar
"Soal sarah as" seketika tangan arvin disenggol oleh lena
__ADS_1
"Kenapa sih harus bahas sarah lagi, dia kan uda bahagia tau, cari perkara lo" ucap lena marah
"Bukan gitu len, justru gue mau cerita agar asgar waspada, dia karyawan dikantor kita, bisa aja kan punya niatan yang aneh aneh, dan dia memang aneh, namanya sarah, wajahnya juga mirip sarah dan gue nyariin dia dari tadi, siapa tau dia datang gue pengen nunjukkin ke kalian sekalian" arvin berucap panjang lebar menjelaskan niat baiknya, asgar hanya diam seperti berpikir
"Lo jumpa dimana? Yakin lo dia karyawannya asgar" tanya ferdi
"Ya yakinlah fer, gue anterin undangan kemaren ke divisinya dia dan gue kaget asli, ni orang mirip siapa ya kenapa familiar banget sampe gue tenungin tu mukanya dia, dari jauh tapi"
"Trus lo tau namanya sarah dari mana?" giliran aron bertanya
"Ada salah satu staf perhatiin gue, dan gue nanya dia siapa ya dijelasin sama tu orang namanya sarah karyawan baru, baru juga 2 hari" jawab arvin
"Kalau dia datang gue tunjukin deh dan gue yakin lo pada g percaya, bentar ya gue cariin dulu" sambugn arvin dan ia mulai beranjak dari dudukannya untuk mencari sarah
Disisi lain acara sarah memang sudah hadir di acara syukuran dikediaman shawqi namun ia belum menunjukkan wajahnya, ia hanya memperhatikan sekitar
"Apa aku benar benar mirip sarah orang dimasa lalunya asgar? Ada apa dengan sarah dan asgar, hebat sekali pak diego untuk menghancurkan asgar ia rela menghabiskan uangnya untuk mengubahku, dan aku harus bekerja dengan benar agar, baiklah jess eh sarah mari kita bekerja"
Sarah akan memulai permainannya dan disaat yang sama ia melihat arvin, dan . . .
"Aduh maaf" ucap sarah yang sengaja menabrakkan dirinya pada arvin
"Ooh tidak apa apa, kaaaauuu sarah karyawan baru?" ucap arvin to the point, sarah tersenyum
Asgar melihat arvin dari jauh sedang menuju kearahnya
"Tuh arvin" ucap asgar, asgar belum melihat sarah karena sarah berjalan dibelakang arvin dan tubuh arvin menutupi sarah
Sesampainya ditempat asgar dan yang lainnya, arvin mengalihkan tubuhnya kesamping agar teman temannya melihat siapa yang ia bawa
Deg.......
Semua tertegun melihat sarah
"Sa...sarah..." ucap asgar pelan
"Asgar....maaf pak asgar" sarah sengaja seolah ia benar benar mengenal asgar
"Ya Tuhan cobaan apa lagi ini? Wajah tubuhnya suaranya pun sama?" ucap asgar bermonolog
"Haii" ucap lena
__ADS_1
"Haii" sarah mengulurkan tangannya dan dijabat oleh lena, mereka saling mengenalkan nama masing begitu juga dengan yang lainnya
"Sudah makan?" tanya lena dan sarah tersenyum menggelengkan kepalanya
"Mari saya temani makan" lena ingin menemani sarah untuk mengambil makanannya dan sarah pun setuju
Setalah kepergian sarah dan lena arvjn kembali berucap
"Benerkan kata gue, itu sarah"
"G mungkin" ucap asgar
"Gue melihat dengan mata kepala gue kalau sarah sudah meninggal" sambung asgar
"Atau sarah punya kembaran?" arvin kembali menebak
"Ya g mungkinlah, lo jangan oon ya vin, berapa taon sih kita kenal ma sarah sampe g tau kalau sarah ada kembaran, bego' lo" ferdi berucap berang
"Ya siapa tau kan kembar yang terpisah" arvin masih saja ngotot
"Uda deh sayang jangan aneh aneh, itu tu mustahil banget" arvin ditenangkan oleh kekasih hatinya
"Coba deh lo pikir lagi, siapa yang g suka lo sama gita, siapa tau aja kan niatnya memang misahin lo dengan menggunakan sarah palsu itu" apa yang dikatakan aron cukup masuk akal pikir asgar
"Sebelum gue nikah lo tau sendiri kan gue nikah buat ngelindungin gita dari diego, itu 1 dan mantan pacarnya gita leo, itu aja sih"
"Gue rasa diego sih, tapi lo harus mastiin as, dengan memperalat sarah" aron memberikan saran
"Bener tu ide aron, lo harus bergegas sebelum terjadi apa apa dengan gita, lo tau kan kegilaan diego seperti apa" sambung ferdi
.
.
.
Jangan lupa follow like koment vote dan hadiahnya
InsyaAllah minggu depan ada cerita baru ya
Dan minggu ini asgar dan gita akan berakhir
__ADS_1
Terimakasih readers 🥰
✨✨✨✨✨