
Asgar dan gita hampir sampai dirumah asgar, asgar tidak mengantar gita kembali kekostnya, gita yang sedari tadi tidur tiba tiba terbangun dengan sendirinya
"Ennghhh" gita melenguh, ia bangun dari tidurnya dan melihat jalan sekitar
"Kenapa g kekost saya pak?" tanya gita ia merapikan rambutnya
"Kenapa pak?" asgar balik bertanya
"Mas hanya untuk dirumah saya" gita yang masih marah pada asgar kembali mengubah panggilannya
"Kita kerumah saya aja dulu, ntar aja pulangnya, ketemu mommy dulu"
Gita hanya diam, ia tidak menanggapi ucapan asgar, sesampainya dirumah mereka turun dari mobilnya dan masuk kedalam rumah
"Assalamualaikum" gita mengucapkan salam
Mommy dan daddy sedang berada dikamarnya dan mereka tidak tahu jika calon menantu mereka berkunjung
"Mom....mommy" asgar memanggil mommy dengan sedikit keras
Mommy keluar dari kamarnya dan terkejut melihat anak dan calon menantunya berada dirumah
"Looh katanya pulang besok kenapa jadi hari ini?" tanya mommy sambil menuruni anak tangga
Mommy menyambut gita dengan menenpelkan kedua pipi mereka, dan ia mencium pipi anaknya asgar, mommy duduk bersebelahan dengan gita
"Gita harus kerja mom, pak asgar juga banyak pekerjaan mom"
"Iih kenapa masih panggil pak sih?"
Gita hanya tersenyum, ia tidak sedikitpun melihat ke arah asgar, sementara asgae terus menatap gita
"Kamu uda kerja lagi?"
"Belum mom tapi gita harus kerja, gita akan cari pekerjaan"
"Kenapa mesri nyari sih, kerja sama asgar aja, gampang"
"No mom, gita g enak, kemaren kan gita uda resign, gita udah dapet kok dari arvin"
"Kerja dimana?" tanya asgar mengerutkan dahinya
Gita hanya memandang mommy tersenyum, ia tidak menjawab pertanyaan asgar, mommy memicingkan matanya curiga, mommy curiga mereka pasti sedang dalam masalah
"Mom gita pulang dulu boleh ya, capek mau istirahat"
"Oya sayang kalau bisa jangan masuk kerja dulu ya karna 3 hari lagi mommy akan kerumah ayah kamu untuk melamar kamu secara resmi" ucap mommy
__ADS_1
"What?!"
"What?!"
Gita dan asgar terkejut serentak, mereka saling pandang
"Kenapa cepat sekali mom? bukannya minggu depan ya mom?" tanya gita
"Hehe....kelamaan sayang, mommy g sabaran nunggunya, kalau bisa seminggu lagi kalian harus menikah"
"Terlalu terburu buru mom" jawab gita, sementara asgar hanya diam saja
"Kamu jangan kerja dulu ya 3 hari i i ntar susah izinnya"
"G bisa mom, lusa gita udah masuk kerja mom, tapi gampangla ntar gita minta izin sama vincen"
"What?? vincen? vincen kakaknya vanya?" gita hanya melihat asgar
"No kamu tidak boleh kerja sama vincen" asgar cemburu, mommy tersenyum melihat tingkah anaknya
"Kenapa arvin ngasinya vincen sih" asgar mengeluarkan ponselnya, ia menghubungi arvin ia menjauh dari mommy dan gita
"Dasar g jelas" gumam gita pelan
"Apa sayang?" tanya mommy
"Gita sayang" mommy membelai rambut gita, ia sangat berterimakasih pada gita bisa.mengembalikan asgarnya yang dulu, asgar kembali menemukan cintanya, gita melihat mommy
"Mommy boleh nanya ya, kalian ada masalah apa? cerita sama mommy, siapa tau mommy bisa menasehati anak mommy nanti" ucap mommy, gita menunduk, ia menghembuskan nafasnya pelan
"Ayo donk cerita" paksa mommy
"Sarah mom" gita menceritakan apa yang terjadi tadi pagi ini kepada mommy, mommy tersenyum masam mendengar peekataan gita, ia membelai dan memeluk gita
"Mommy akan menasehati asgar, bisa bisanya ia mementingkan orang yang sudah almarhumah dari pada masa depannya, tenang saja mommy akan kasi dia pelajaran" ucap mommy menatap lurus kedepan
"Sayang kamu kalau dilarang asgar untuk kerja sama vincen jangan mau ya, kamu harus kerja sama vincen biar dia tau rasa dibakar api cemburu, ntar mommy mau menjumpai vanya deh, eh tapi kan vanya juga suka sama asgar, g enak ah mommy" mommy seperti bermonolog sendiri, gita tersenyum melihat tingkah mommy
.
.
Sementara diarea kolam renang, asgae sedang memarahi arvin
"Kenapa lo nawarin gita kerja sama vincen?"
"Memangnya kenapa? vincen ok kok tuk soal kerja"
__ADS_1
"Iya soal kerja kalau dia macem macem sama gita gimana?"
"Ya g mungkinla as, dia tau kok gita pacar lo"
"Pacar?"
"Eh calon istri denk, udah cemburu buta aja lo haha..hahaa..." arvin tertawa mengejek asgar
"Cariin gita kerja yang lain, gue g mau tau, bosnya yang cewe bukan cowo, ngerti lo!"
"Baik boss siap hahaaa.." ledek arvin, ia menutup panggilan asgar
Asgar kembali bergabung bersama mommy dan gita
"Makan siang dirumah mommy dulu ya baru pulang ke kostan, uda jam satuan lo ini" mommy dan gita sama sama menoleh melihat asgar kembali ikut bergabung
"Kamu kerjanya ditempat lain aja, g usah sama vincen"
"Ya g bisa gitu pak, saya lebih suka kerja sama vincen dari pada tempat lain, saya juga sudah menghubungi vincen"
"Kapan kamu menghubungi vincen?"
"Kenapa g bilang sama saya?" sambung asgar
"Bapak g nanya, lagian kenapa saya harus kasi tau bapak?"
"Ya karena saya calon suami kamu, saya berhak tau semuanya" gita menoleh kearah mommy, mommy mencibir
"Kenapa sih?" tanya asgar lagi, ia melihat gelagat aneh pada mommy dan gita
"Kamu tu ya gita sama laki laki lain kamu cemburu, ngakunya calon suami gita, harus tau semua kegiatan gita, tapi kenapa masih mengingat sarah dan melukai hati gita? sarah udah almarhum asgar, gita sekarang masa depan kamu, kalau kamu benar benar masih mencintai sarah dan g mau mengkhianatinya ya uda g usah nikahin gita, mommy bisa mencari laki laki yang lebih baik dari kamu untuk gita, biar dia bahagia!" mommy bersungut kesal dan asgar hanya terdiam
"Ayo sayang, jangan dengerin asgar, jadi laki laki kok plin plan!" sambung mommy
Mommy dan gita beranjak dari duduknya mereka akan menyiapkan makan siap, asgae hanya menatap kedua wanitanya yang meninggalkannya sendiri
"Bagus g akting mommy? hihihi" mommy cengengesan dan gita terkekeh menggelengkan kepalanya melihat tingkah mommy, kenapa mirip seperti dirinya pikir gita
.
.
.
Jangan lupa vote like dan share
Terimakasih 🥰🙏
__ADS_1
🌟🌟🌟🌟🌟