Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
83


__ADS_3

Asgar berdiri menghadap mommy dan daddynya, kali ini wajah asgar sangat serius, ia menoleh melihat gita, ia menatap gita lama lalu kembali melihat mommy dan daddy nya


"Kenapa sih as, liatnya gitu banget?" tanya mommy


Asgar kembali melihat daddy dan mommynya, asgar berdehem menghilangkan kegugupannya


"Mom, dad, asgar ingin menikahi gita"


Mommy terpana sambil mengedipkan matanya tak percaya sedangkan daddy langsung memeluk anaknya, daddy sangat bahagia karena ia sudah lama menunggu waktu ini


Asgar membalas pelukan daddy, daddy menepuk pelan punggung asgar, sungguh kebahagian yang tk terkira bagi daddy


Mommy menangis terharu mendengar permintaan asgar, orang tua mana yang tidak bahagia jika anaknya yang sudah cukup umur dan mapan ingin menikah apa lagi dengan kondisi asgar yang lama terpuruk akan masa lalunya, mommy bergantian memeluk asgar, kebahagiannya kali kni tidak bisa diungkapkan dengan kata kata


"Kamu benarkan sayang? hiks..hiks...kamu tidak main mainkan? hiks..hiks" asgar mengangguk


"Besok asgar akan bicarakan pada gita mom" Mommy mengangguk dipelukan asgar


"Mommy sangat senang as hiks...mommy bahagia banget hiks... makasi ya sayang, makasi uda berusaha sampai ketitik ini, mommy bersyukur kamu menemukan cintamu lagi" mommy melepaskan pelukannya ia menghapus air matanya


"Mom asgar rasa asgar belum mencintai gita mom" asgar kembali duduk disofa. "Asgar masih mencintai sarah mom, asgar hanya membantu gita agar ia tidak terjebak didalam perangkap diego brengs*k itu" ucap asgar marah


Mommy tersenyum, ia duduk disebelah asgar sementara daddy hanya mendengarkan


"Sekarang mommy tanya, apa yang kamu rasakan pada gita? kenapa kamu marah jika diego mendekatinya?"


"Hmmm ntahla mom, asgar hanya suka berdebat dengannya dan asgar hanya merasa nyaman" ia bingung dengan perasaannya, lagi lagi ia tidak mau mengkhianati sarah sehingga ia terus menolak asumsi orang lain yang mengatakan jika ia mencintai gita, padahal dari bahasa tubuhnya sudah sangat jelas

__ADS_1


"Hahahaaa..." Daddy tertawa. " sekarang jawab pertanyaan daddy tadi, kenapa kamu menolongnya? you know mom asgar yang kita kenal tidak peduli dengan urusan orang lain bukan? apa lagi kamu baru mengenalnya hanya satu bulan" pertanyaan daddy membuat asgar melihat gita dan ia juga melihat foto sarah yang berada disebelah gita


Asgar bangkit dari duduknya ia melihat kearah luar jendela "Ntahla mom, asgar tidak tahu, yang asgar tahu asgar masih mencintai sarah, asgar hanya membantu gita mom" asgar mendengar bunyi ponselnya dan ternyata itu panggilan dari dokter keluarganya, asgar menjawab panggilan ponselnya


"Ya hallo dok"


"......"


"Baik dok terimakasih"


"....."


"Selamat malam" asgar menutup panggilan diponselnya, asgar terlihat emosi, asgar membalikkan tubuhnya, ia memandang gita, dadanya terlihat turun naik menahan emosi


"Mommy tahu diego benar benar memberikannya obat bius dad, asgar yakin ia akan memperk*** gita, kalau aja asgar g disana asgar g tau apa yang terjadi dengan gita hari ini, makanya asgar akan membantunya keluar dari jerat diego brengs*k itu!!" Nafas asgar memburu menjelaskannya


"Mommy mu benar as, jika menikahi wanita hanya ingin membantunya bukan karena cinta sebaiknya jangan, kasian gita as, dia juga berhak bahagia" sambung daddy


"Hanya asgar yang bisa membantunya dad, diego masih membutuhkan asgar untuk bisnisnya, ia tidak akan menolak permintaan asgar untuk melepaskan gita, dan gita harus jadi istri asgar donk, agar diego tidak lagi memgejarnya, diego punya sesuatu untuk menekan gita mom, gita pernah memukul diego dan diego menuntutnya" mommy dan daddy menghembuskan nafasnya pelan


"Rumit sekali masalah anak muda mom" ucap daddy


"Hahaha...bener dad, ya sudah mommy yakin dengan apapun keputusan kamu, jika kamu sudah membicarakannya pada gita kabari mommy oke" mommy mendekati asgar dan memegang lembut pipi anaknya, asgar mengangguk tersenyum


"Ok son, buatlah keputusan yang bijak, daddy akan selalu mendukungmu" daddy menepuk bahu putranya


"Thank you dad, good night" ucap asgar, mommy dan daddy akan segera keluar dari kamar asgar, mommy melihat gita sejenak ia tersenyum lalu ia menoleh untu melihat putranya

__ADS_1


"Tidur yang nyenyak ok, ingat jangan apa apain anak gadis orang baby"


"Sure mom" mommy dan daddy benar benar sudah keluar dari kamar asgar


Asgar akan mengganti bajunya dengan piyamanya, dokter mengatakan jika gita akan tertidur lebih kurang selama delapan jam dan berarti besok subuh ia akan bangun dari tidurnya


Asgar sudah selesai mengganti bajunya dengan piyamanya, ia duduk disebelah gita lalu mengambil foto sarah


"Maaf sayang sampai kapan pun aku akan tetao mencintai kamu dan hanya ada kamu, aku akan menikahi gita hanya untuk membantumu saja, jika kau jadi aku kau pun akan begitu bukan? kau akan selalu menolong orang kan?"


"Aku berharap ini adalah keputusan yang terbaik, tolong jangan benci aku sayang, aku akan tetap selalu mencintaimu" asgar mengecup foto sarah dan ia meletakkannya kembali diposisi semula, ia melihat gita yang tertidur pulas seperti bayi, bibir asgar tertarik keatas, ia tersenyum melihat gita, ia membenarkan selimut gita


Asgar mengambil bantal kepalanya dan bantal gulingnya, ia akan segera beristirahat, hari ini benar benar menguras tenaga dan emosinya, mengingat kelakuan diego yang menggunakan cara kotor untuk mendapatkan gita asgar kembali marah, ia akan memberitahu diego besok untuk tidak lagi mengganggu gita karena gita adalah istrinya


Setelah lama termenung dan melamun, asgar memejamkan matanya berharao besok akan mudab untuk bicara dengan gita


.


.


.


Jangan luoa vote like dan koment..


Terima kasih


🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2