
"Kirain mommy kamu lupa...sayang bibir kamu kenapa?" tanya mommy
Asgar sudah melupakan luka yang berads disudut bibirnya, kini karena mommy menyebutnya ia kembali ingat akan gita, ia mengusap bibirnya pelan
"Tidak mom, hanya terkuka sedikit, tidak apa-apa" asgae memikirkan gita, ia juha merasa bersalah tidak membela gita dan malah memyudutkannya
"Kamu pesan as?" tanya vanya
"Aku cemilan saja, yang ini dan ini minumannya"
"Kenapa tidak makan?" tanya mommy vanya
"G tante sudah kenyang barusan dari meeting"
"Ooh ya sudah, malam ini kamu ada kerjaan lagi g as?"
"G ada sih tante"
"Wah berarti bisa donk ya temenin vanya" sambung mommy vanya
"Mommy, vanya bisa pergi sendiri mom" vanya merasa tidak enak jika merepotkan asgar, vanya gadis yang baik dan juga tidak sombong, ia memang menyukai asgar tetapi ia tidak memaksakan kehendaknya
"G apa-apa donk vanya, kamu kan perempuan, g baik jalan sendirian, temenin ya as" mommy ciara mendukung ide mommy vanya
"Kemana van?" tanya asgar
"Ini aku mau cari sesuatu untuk temenku yang mau nikahan, aku bisa sendiri kok as kalau kamu sibuk"
Asgar mengangguk menyetujui vanya
"Asgaaaarrr" mommy mulai menekan asgar
"Apa mom? vanyanya juga g mau mom" ucap.asgar lembut
"Ya kamu harus temenin donk, diakan perempuan, kalian pulang kerja aja uda sore masak vanya pergi malem-malem sendiri"
"Ditemani asgar ya van?" sambung mommy ciara
Vanya tersenyum mengiyakan
"Nak gitu donk, tante sama mommy kan khawatir, ya kan jeng" mommy dan mommy vanya tersenyum riang, drama mereka berhasil
Makanan mereka sudah tiba dimeja masing-masing, mereka mulai menyantap makanan mereka sambil berbincang, mommy asgar dan mommy vanya yang berbincang, asgar dan vanya hanya sesekali berbicara
__ADS_1
Setelah selesai menyantap makan siangnya, mereka akan berpisah kembali kerumah dan kantor masing-masing
"As, kamu anterin vanya aj ya sayang, jadi ntar kalau pulang kamu sekalian jemput vanya buat belanja" mommy mengusulkan sesuatu hal yang membuat asgar jengah
"Tapi vanya bawa mobil tante, lagian kasian asgar tan, agak jauh" jawab vanya
"Jauh dari mana sayang, kan kalian sejalan" jawab mommy
"Uda ntat mobilnya mommy yang bawa ama supir" jelas mommy vanya
Vanya melihat asgar, vanya tau asgar belum membuka hatinya sejak kepergian sarah
Asgar mengangguk mengiyakan dan vanya tersenyum, asgar menjalankan mobilnya pergi kekantor vanya
"Gimana perjalanan bisnis kamu kemaren as?" vanya membuka suaranya
"Lancar, nanti aku mau ketemu kakak kamu buat furniture hotel yang akan dibangun"
"Wah benarkah kamu akan memakai furniture perusahaan kami?"
"Ya aku mempercayakannya pada perusahaan kalian jadi berkerja keraslah"
Vanya tersenyum girang
Asgar kembali keperusahaannya, setelah mengantar vanya kekantor, ia akan melanjutkan pekerjaannya, ia sudah berada dilantak 40, ia melewati ruangan gita dan ia melihat gita sedang bekerja dengan laptopnya
Asgar masuk keruangannya, ia akan menyelesaikan pekerjaan karena ia sudah berjanji dengan mommy untuk menemani vanya berbelanja
Waktu begitu cepat berlalu, tidak terasa hari sudah sore dan waktunya pulang, asgar dan gita bersiap untuk pulang, asgar lebih dulu keluar dari ruangannya, ia juga melirik gita yang sedang membelakanginya gita sedang membereskan pekerjaannya
Sejak kejadian tadi siang mereka belum saling bertemu, asgar bergegas menjalankan mobilnya menjemput vanya, ia akan menemani vanya sore ini
Vanya sudah menunggu asgar dilobby, sebelumnya asgar sudah berjanji jika ia akan me jemput vanya tepat pada pukul lima sore
Setelah asgar sampai dilobby vanya segera mendatanginya, ia kenal betul mobil pujaan hatinya, asgar melajukan mobilnya kepusat perelanjaan untuk menemani vanya
*****
Setelah berada dirumah gita membersihkan tubuhnya, ia bersiap akan menemui leo diapartement leo, ia menghubungi taxi online dengan menggunakan aplikasi
Tak lama kemudian gita sudah tiba diapartement leo, ia menunggu leo dilobby apartement, ia mencoba menghubungi leo namun nomer leo tidak bisa dibubungi, ia juga mencoba mengirim pesan dan lagi-lagi pesan gita tidak terkirim hanya centang satu
Ia masih berusaha untuk bertemu leo, ia ingin meminta maaf kepada leo, sejak asgar mengangkat panggilan dari leo, leo selalu menghindarinya sampai saat ini
__ADS_1
Cukup lama gita menunggu leo diapartementnya namun leo belum juga ditemuinya
.
.
Leo ternyata seedang berada disebuah clu, ia pergi untuk mencari wanita yang mengirimkan pesan padanya, ia sedikit lupa bagaimana wajah wanita itu karena saat ia menidurinya ia dalam keadaan mabuk berat dan saat pagi ia bangun ia tidak melihat begitu jelas karena wajag wanita itu tertutup oleh rambutnya
Leo pergi keluar dark kebisingan club ia menghubungi nomer wanita itu
"Hay baby, apa kau mencariku?" tanya wanita itu
"Kamu dimana?" ada rasa tidak suka dinada bicara leo
"Aku lagi dirumah temanku, ada apa?"
"Aku ingin bertemu"
"Baikla, dimana baby?"
"Dicafe tidak jauh dari club"
"im coming baby" wanita itu menutup panggilannya
Lebih dari 20 menit leo menunggu, akhirnya yang tunggu datang
"Baby, how are you?" tanya wanita itu dengan suara seraknya untuk menggoda leo
Leo sedikit terpana melihat wanita itu dengan jeans yang robek dari paha hingga kelutut serta tank top yang dkbalut dengan kemeja terbuka hingga kedada, ia menonjolkan kedua gunung kembarnya, she's so sexy dan dia juga sangat cantik itula yang dipikiran leo
"Ada apa mencariku?" sambung wanita itu
"Jeny my name is jeny" ya wanita itu bernama jeny, ia pekerja diclub yang leo datangi tadi, terkadang sebagai DJ atau waiter, ia bisa bekerja apa saja
.
.
.
Jangan lupa vote, like dan komen
Semoga suka terimakasih
__ADS_1
🌟🌟🌟🌟🌟