Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
29


__ADS_3

"Lain yang ditunggu lain yang datang" sambung gita


"Maksud lo?" tanya arvin bingung


"G ada, enak ya lo, gue deg-degan lo liburan"


Arvin terkekeh mendengar gita yang kesal padanya


"Gue mau nyemangatin lo tak"


"Oke makasih, tapi gue gantiin lo ini g gratis ya vin"


"Lo minta bayaran ta? minta sama boss lah"


"G bayaran tenang aja, gue tau lo g mampu bayar gue"


Asgar tersenyum mendengus mendengar omongan gita begitu juga arvin, ia tertawa ringan, gita melihat kearah asgar


"Trus lo mau minta apa?"


"Ntat deh kalau kita ketemu ya, gue tutup ya vin, gue lagi nungguin kekasih" arvin lagi-lagi tertawa gita memang paling bisa buat orang senang


"Oke tak, good luck ya kabarin gue"


"Siiip bye vin"


Gita menutup panggilan dari arvin, ia menyimpan ponselnya kembali didalam tasnya


"Bapak senengkan saya sengsara, pacar saya marah, bentar lagi dipecat, dan sekarang gantiin arvin pula"


Asgar tak menanggapi omongan, setelah 20 menit diperjalanan mereka sampai menuju perusahaan yang akan bekerja sama membangun hotel asgar


Mereka disambut dengan ramah dan langsung menuju keruang meeting, asgar dan gita telah berada diruang meeting dan meetingpun dimulai


Setelah meeting dibuka kini moderator mempersilahkan gita untuk mempresentasekan kerjaannya, gita berdiri dan sedikit membungkukkan tubuhnya menghormati para petinggi yang hadir termasuk asgar, asgar tersenyum menyemangati gita


Gita memulai presentasenya, ia sangat detail menjelaskan site plan hotel yang akan dibangun oleh kedua perusahaan, mereka akan memanjakan tamunya dengan berbagai fasilitas, dan yang paling menjual adalah hotel mereka akan berhadapan dengan pantai nantinya


Presentase gita selesai, banyak dari para petinggi yang mengajukan pertanyaan dan semua pertanyaan yang diajukan berhasil dijawabnya dengan lugas, dan kali ini gita benar-benar sudah menyelesaikan kerjanya, suara riuh bertepuk tangan terdengar memenuhi ruangan meeting

__ADS_1


Setelah gita menyelesaikan presentasenya, mereka coffee break beberapa menit, gita izin ketoilet ia sedikit mencari udara segar untuk melepaskan sedikit rasa nerverse yang masih ia rasakan


Saat gita kembali meeting kembali dibuka, terlihat asgar dan beberapa petinggi perusahaan mengobrol, dan akhirnya para petinggi perusahaan puas dan setuju dengan apa yang diajukan oleh perusahaan asgar, dari 3 perusahaan yang mempresentasekan sit plan buatan masing-masing, mereka mengambil sit plan dari perusahaan asgar, mereka berjabat tangan dan asgar serta gita diundang dalam jamuan makan nanti malam


Gita dan asgar tersenyum puas dengan hasil kerja mereka, asgar dan gita sudah menyelesaikan pekerjaan mereka, mereka sudah berada dimobil


"Huuhhff legaaa" gita mengulurkan tangannya pada asgar ingin berjabat tangan, asgar melihat tangan gita dan menerimanya


"Selamat atas terpilihnya perusahaan bapak" asgar mencebikkan bibirnya ia tersenyum mengangguk


"Selamat untuk kamu juga, dan terimakasih sudah tampil dengan baik" asgar melepaskam tangan gita


Asgar melepaskan dasinya dan membuka kancing baju diatas


"Kita makan, saya lapar"


"Oke pak, saya juga pak, abis makan kita kemana pak?"


"Pulang"


"Ooh ntar saya kepusat perbelanjaan sebentar ya pak" gita menunjukkan sederet gigi putihnya


"Belanja?"


Gita mengangguk "Saya g punya buat dinner nanti malem pak"


Asgar mengangguk, mereka melaju kesebuah restoran untuk makan siang, sebenarnya sudah telat untuk makan siang tepatnya makan sore, karena waktu sudah menunjukkan pukul tiga lewat sepuluh menit


*****


Mommy sedang berada disebuahbpusat perbelanjaan, mommy sedang mencari sesuatu untuk diberikannya pada mommy vanya


Saat mommy sedang mencari tas, ia bertemu dengan mama sarah, mereka yang memang sudah saling kenal karena asgar dan sarah yang akan menikah


"Ibu ciara?" mama sarah menyapa mommy


"Mama sarah, apa kabar? ya ampun lama tidak bertemu" mommy menyatukan kedua pipinya pada mama sarah


"Iya kan kita lama g ketemu, saya alhamdulillah baik bu ciara, ibu sendiri bagaimana? asgar bagaimana bu?" tanya mama sarah sendu

__ADS_1


"Mama sarah ada waktu? kita ngobrol yuk" mommy meminta mama sarah untuk ikut dengannya, banyak hal yang akan dia ceritakan pada mama sarah tentang asgar, dan mama sarah mengikuti mommy


Mereka duduk disebuah resto yang berada didalam pusat perbelanjaaan, mereka memesan makanan ringan dan minuman


"Asgar masih sama, ia masih menutup dirinya" mommy menghela nafas, jika sudah soal anak bungsunya ia lemah, ia sudah tidak tahu harus berbuat apa, mommy hanya bisa berdoa agar suatu hari nanti asgar bertemu jodohnya


Mama sarah memegang tangan mommy


"Kita sama-sama berdoa ya bu agar asgar tidak lagi merasa bersalah atas meninggalnya sarah, saya sudah pernah mencoba menasehati asgar, itu bukan salah asgar itu sudah takdir sarah"


"Saya minta maaf mama sarah sudah membuka kembali kesedihan kita, sejauh ini asgar sudah sembuh dari depresinya hanya kata dokter kemungkinan ia hemophobia besar"


Mama sarah mengernyitkan dahinya "Hemophobia? apa itu bu?" tanya mama sarah


"Phobia darah bu, tapi selama 3 tahun ini saya belum pernah mendengar ia pingsan saat melihat darah, semoga saja tidak terjadi"


Mama sarah mengangguk "Semoga saja itu tidak terjadi"


Mommy mengangguk "Baju pernikahan mereka dan foto-foto mereka masih tersimpan rapi dikamar asgar, bahkan asgar memajangnya dilemari dan disamping tempat tidurnya"


Mama sarah menghembuskan nafasnya kasar


"Kita hanya bisa berdoa bu agar asgar bisa segera menemukan pengganti sarah, jika sarah masih hidup sarah akan sangat beruntung sekali menikah dengan asgar yang sangat mencintainya, tapi takdir berkehendak lain, mereka tidak berjodoh"


Mommy mengenggam tangan mama sarah


"Mama sarah yang kuat ya, sarah akan sedih melihat mamanya kembali menangisinya"


Mereka sama-sama saling menguatkan, mommy tahu benar, orang yang terpuruk setelah anaknya tentu saja keluarga sarah, tetapi mereka tahu jika itu takdir sarah, sedangkan anaknya. . . .ntahla, ntah sampai kapan asgar akan terperangkap dimasa lalunya


.


.


.


Jangan lupa like vote dan komen


terimakasih readers 🥰🙏

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2