
Lena menaiki lift untuk sampai diruangan arvin
"Tumben lo kesini, duduk dulu"
"Sengaja mampir, gue dari kantornya diego, dia uda ganti pengacara karena takut gue khianat hahahaaa"
Arvik terkekeh " Bener ya dugaan lo, terus sekarang gimana?"
"Ya gue bantu asgar la ma gita, apa lagi, asgar mana?"
"Asgar masih sama gita dan lo tau dia tidur dirumah gita"
Lena melototkan matanya terkejut "Beneran?" lena tersenyum terkejut. "Demi apa gue seneng banget dengernya sumpah"
"Gue aja kaget tau g, asgar tidur dirumah yang bukan siapa siapanya dia wow bangetkan" arvin kembali menggibah, ia menceritakan semuanya kepada lena
*****
Setelah selesai membawa gita kerumah sakit, asgar membawa gita kerumahnya, ia akan membersihkan dirinya
"Kita akan kerumah saya sebentar, saya mau mandi"
"Oke pak"
Sesampainya dirumah asgar mempersilahkan gita untuk masuk kerumahnya, gita berjalan lambat tidak seperti biasa karena punggungnya masih terasa sakit, dokter menyuruh gita untuk beristirahat dan tidur tidak boleh terlentang, mereka sudah berada diruang tamu rumah asgar
"Kamu duduk disini sebentar, saya mandi dulu" saat asgar hendak menaiki anak tangga menuju kamarnya, ia mendengar suara yang sudah lama tidak mengganggunya beberapa hari ini
"Hay honey, baru pulang?" mommy muncul dibelakang asgar, mommu dan daddy lagi duduk mengobrol dipinggir kolam, mommy belum menyadari jika ada gita disofa rumahnya
"Yes mom" asgar memutar tubuhnga kearah mommy
"Ya ampun sayang muka kamu kenapa? hilang donk ketampanan anak mommy" mommy merubah mimik wajahnya menjadi sedih, mommy memegang wajah asgar dengan kedua tangannya, gita terkekeh melihatnya adgar diperlakukan layaknya anak kecil, mendengar gita terkekeh asgar melirik gita tajam
Mommy mengikuti arah mata asgar, melihat gita yang ada disana seketika mommy lupa jika anaknya sedang terluka
"Oohh ada tamu sayang, tumben kamu bawa wanita kerumah, uda 3 taon loh g pernah sama sekali" mommy menggoda asgar
Melihat mommy mendatangi gita, asgar menunda acara bersih bersihnya, ia memperkenalkan gita kepada mommy dan gita berdiri menyambut mommy
"Uda duduk aja, jangan bangun dulu kan masih sakit" mommy tersenyum mengangkat kedua alisnya mendengar perkataan asgar yang begitu perhatian, mommy menoleh kearah asgar dengan senyum yang lebih ke arah meledek asgar
__ADS_1
"Kalian berdua kenapa wajahnya penuh luka sih? kalian berantem?" mommy baru menyadari jika diwajah gita juga ada bekas luka
"Iya mom" jawab asgar
"What???!!!"
"Mmm maksudnya bukan kita berdua tante, tapi kita berdua berantem sama sekelompok orang" sambung gita
"Ya uda ya mom, asgar mandi dulu" mommy mengangguk dan asgar berlalu pergi
"Ayo duduk dulu sayang, coba tante liat punggung kamu boleh ya" gita mengangguk setuju ia mulai membuka baju dibelakang punggugnnya
"Mbok tolong bikinin air ya mbok"
"Ya Allah git, kalian kenapa emang bisa seperti ini? ini kamu diapain?"
Gita menceritakan semua yang terjadi padanya dan asgar semalam, ia juga menceritakan dan meminta maaf pada mommy karena telah membuat asgar kehilangan ketampanannya
"Hahahahaa tante hanya bercanda gita" mommy tertawa mendengar gita meminta maaf
"Kamh hebat juga ya, bisa bela diri, keren deh, tante jadi pengen bisa bela diri" sambung mommy
"G usah aneh aneh mom uda tua" asgae terlihat menuruni anak tangga
"Eh g usah pak g enak ngerepotin"
"G bakalan, saya hanya sebentar"
"Saya bisa pulang pake taxi kok pak"
Mommy tersenyum melihat perdebatan asgar dan gita, jika dulu sarah hanya mengikuti apa yang asgar katakan, tetapi gita tidak mereka bertolak belakang sekali pikir mommy
"G usah, lagian kamu dirumah juga sendiri kan, ntar kenapa napa g ada yang bantuin"
"Saya g apa apa kok pak, saya udah biasa pak"
"Tunggu saya, saya yanga akan mengantarkanmu pulang" asgar mjlai menekan kata katanya
"Tapi beneran pak saya bisa pulang sendiri, saya lebih nyaman dirumah pak"
"Khawla gita nizia, bisa g nurut tanpa debat" asgar mulai mengeluarkan taringnya, gita yang tidak enak terus berdebat dideoan mommy melemaskan bahunya
__ADS_1
"Baik pak asgar shawqi"
"Hahahaaa...kalian ini lucu ya, gemesh deh mommy" mommy yang sedari tadi memperhatikan mereka tertawa gemas
"Asgar pergi dulu mom" asgar beralih menatap gita dan berlalu pergi
"Yok ikut mommy, kamu baring aja ya istirahat" mommy membawa gita kekamar tamu dirumahnya
"Makasi tante maaf ngerepotin tante"
"Udah g apa apa santai aja, g ada yang direpotin kok"
*****
Asgar sudah bergabung bersama lena dan arvin, mendengar lena sedang berada dikantornya asgar bergegas kekantor karena ia tau lena punya sesuatu untuknya dalam menangani kasus gita
"Ada berita apa len?"
"Mentang mentang tidur dirumah perawan, sampe g masuk kerja ya pak" goda lena
"Eh bro wajah lo kenapa? adu jotos lagi kalian?"
Asgar mendengus dan menceritakan semua yang terjadi padanya dan gita tadi malam, ia juga menceritakan jika ia baru saja membawa gita kerumah sakit dan sekarang gita masih dirumahnya, asgar menceritakan tanpa melewatkan satupun
"Ya ampun siapa lagi tu yang gangguin lo?" tanya arvin
"Eh as, gue uda dipecat ma diego, dia g mau di khiianati sama gue karena gue temenan sama lo"
"Tadi gue denger denger diego ada menyebutkan rumah bisnis persis dialamat yang gue kasi sama lo kemaren, dia nyebutnya sih rumah bisnis gitu, dia lagi nelfon sama seseorang" sambung lena
Asgar dan arvin menyimak perkataan lena
"Gimana kalau peegi sekarang?" ajak asgar
"Boleh" lena dan arvin mengangguk setuju
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan koment
🌟🌟🌟🌟🌟