
Diperusahaan diego sudah heboh jika gita mantan sekretaris diego melakukan tindakan kekerasan kepada mantan bossnya
Mereka jika tau jika diego melaporkan kasus kekerasan gita kepada polisi dan sekarang sedanga akan ditindak lanjuti oleh polisi, berita itu juga sampai ketelingan leo
Leo masih saja diam, ia sebenarnya khawatir dengan kekasihnya, tetapi ia tidak mau jika ia terlihat membela gita karena karirnya akan terancam, ia akan menghubungi gita nanti setelah keluar dari perusahaan
Diego yang mempercayakan lena sebagai pengacaranya tidak mengetahui jika lena adalah teman baik asgar, lena adalah pengacara yang cukup terkenal dikalangan pengusaha, ia terkenal karena asgar yang memakai jasanya untuk kasus kecelakaan sarah, tetapi karena keluarga telapor sudah meminta maaf dan keluarga sarahpun menerima permintaan maaf mereka maka semua masalah dianggap selesai.
*****
Asgar yang ingin makan siang menunda makan siangnya karena ia ingin mendengar cerita yang sesungguh dari gita, sejauh ini ia masih menjadi pendengar yang baik
"Lena, dia tidak benar-benar memintaku untuk menjadi sekretarisnya" gita membuang nafasnya kasar
"Dia yang memecatku len, dia memecatku karena aku menghajarnya, aku menolak untuk tidur dengannya, dan ini" gita menunjukkan hasil visum dan SPDPnya
"Ia akan menjadikan ini alasan untuk memerasku setiap hari" sambung gita
Lena dan asgar seakan tidak percaya mendengar penjelasan gita, pasalnya mereka tidak pernah mendengar cela dari seorang diego, diego selama ini dikenal sebagai orang yang baik, tidak curang dan mudah bergaul, ia benar-benar menjaga nama baiknya
"Aku benar-benar tidak percaya" lena memegang kepalanya, ia pusing siapa yang harus ia percaya, asgar masih diam menyimak obrolan lena dan gita
Gita kembali tersenyum
"Sekuat apapun aku berusaha, tak akan ada yang percaya padaku, aku lebih baik dipenjara dari pada harus menjual diriku" gita membuang nafasnya kasar, ia berdiri
"Jadi aku akan mengikuti segala prosedur ini, terimakasih lena, saya permisi pak" gita tersenyum lalu pergi membawa surat penyelidikan atas dirinya
"Aku tidak tau as harus mempercayai siapa, aku baru saja mengenal gita dan aku tidak tahu tidak tahu sepak terjang gita seperti apa, sementara diego bahkan gita tahu jika tidak ada cela untuk menjatuhkannya" lena berkeluh kesah dengan asgar
"Aku akan membantumu len, aku akan cari tau soal diego, apa benar yang diucapkan gita"
"Baikla aku pergi dulu, nanti kabari aku jika sudah ada hasilnya" asgar mengangguk, lena berdiri berpamitan dengan asgar
Asgar benar-benar melewatkan makan siangngya, ia kembali keruangannya untuk bekerja, begitu juga dengan gita, ia kembali bekerja
__ADS_1
Asgar memanggil gita menggunakan interkomnya, mereka akan pergi untuk pertemuan dengan perusahaan tetangga sore ini
"Siapkan berkas untuk keperusahaan ****" perintah asgar pada gita
"ini pak, coba dicek dulu" gita memberikan beberapa dokumen kepada asgar dan asgar memeriksanya
"Baikla 10 menit lagi kita berangkat"
"Baik pak, permisi" gita keluar dari ruangan asgar, asgar terus memperhatikan gita sampai ia menghilang dari penglihatannya
*****
Hari ini leo pulang lebih cepat dari biasanya, bukan tanpa alasan ia pulang cepat, ia ingin menemui gita, ia khawatir dengan kekasihnya yang sedang ada masalah dengan mantan bossnya
Leo masih berada dikantornya, ia bersiao untuk pulang, sebelum itu ia menghubungi gita tetapi gita tidak mengangkatnya
Ting.....
Ponsel leo berdenting menandakan ada pesan masuk, ia mengambil ponselnya dan membacanya
"Aku lagi meeting sayang, nanti aku call kembali"
"Aku menunggumu dikantormu" leo membalas pesan dari gita, ia berkemas, ia akan menemui gita dikantor gita
*****
Diperusahaan tetangga, asgar dan gita sedang menjalani meeting, sudah hanpir empat puluh lima menit mereka didalam ruangan meeting
"Pak arvin kemana pak asgar? apa wanita ini sudah menggantikan arvin?" tanya angel pada asgar
"Arvin cuti dan ini sekretaris baru saya" jawab asgar, mereka sudah menyelesaikan meeting mereka dan asgar serta gita sedang berkemas untuk pulang
"Asgar mempunyai sekretaris wanita sekarang? waah sebuah kemajuan besar bukan?" angel menatap tidak suka kearah gita
"Apa kau sudah move on asgar? jangan mengulangi kisah lamamu asgar, mulailah dengan cerita yang baru, bersamaku maybe? hem?" sambung angel dengan penuh percaya diri, ia menatap asgar lama dengan gaya tubuhnya yang genit, angel adalah tipe wanita yang to the point, ia tidak segan-segan menampakkan bahkan mengungkapkan jika ia menyukai seseorang
__ADS_1
Asgar dibuat tidak nyaman dengan tingkah angel, ia membuah nafasnya pelan dan berdiri
"Baiklah ibu angel, saya rasa pembicaraan kita cukup sampai disini, saya permisi" asgar meninggalkan angel diruangan meeting, gita menyusul asgar
Gita menahan senyumnya ia geli dengan gelagat angel yang menggoda asgar
"Pak bu angel cantik ya" goda gita, ia mulai mengundang perdebatan, ia seolah lupa dengan apa yang terjadi padanya dan asgar beberapa hari lalu, ia sudah melupakan kekesalannya
Asgar terus saja berjalan tanpa menanggapi ucapan gita
"Sepertinya bu angel suka deh sama bapak" gita masih saja menggoda asgar
"Bisa diem g?" ucap asgar
"Pak, bu angel belum punya pacar pak?" tanya gita lagi
"Mana saya tau, kenapa tadi g nanya!"
"Gimana mau nanya, dia aja ngeliatin saya kek mau nelen saya pak"
"Keknya dia cemburu pak sama saya" gita tersenyum ia sengaja menggoda asgar, asgar menyatukan alisnya
Mereka masuk ke lift dan di lift hanya mereka berdua, asgar melirik gita
"Besok jam berapa mau ke kantor polisi?" tanya asgar, gita menoleh memandang asgar
"Kenapa jadi bahas ini sih pak" gita menghembuskan nafasnya pelan, sebenarnya ia takut, ia hanya orang kecil sedangkan diego merupakan pemimpin perusahaan, sekeras apapun dia melawan gita sudah tahu jika ia akan tetap kalah
.
.
.
Jangan lupa vote like dan koment
__ADS_1
Terimakasih
🌟🌟🌟🌟🌟