Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
72


__ADS_3

Tiga hari berlalu, asgar yang menganggap dirinya hanya mencintai sarah mulai menjauhi gita, ia tidak lagi kerumah gita ia tidak lagi menghubungi gita, selama tiga hari ini asgar menyibukkan dirinya dengan pekerjaannya, sesekali ia juga teringat akan gita, ada rasa rindu yang ia rasakan selama menjauhi gita


Tidak jauh berbeda dari asgar gita juga merindui asgar, ia bertanya tanya kenapa asgar tidak lagi mengganggunya tidak lagi kerumahnya bahkan juga tidak lagi menghubunginya melalui ponselnya, gita ingin sekali menghubungi asgar ingin mempertanyakan apakah ia bersalah sehingga asgar menghilang, tetapi gita menahannya, ia tahu batasan dirinya


Hari ini hari pertama gita bekerja diperusahaan diego, gita pergi menggunakan grabnya, ia sudah jarang sekali menggunakan motor maticnya, setelah ia tiba diperusahaan diego dia disambut dengan sangat manis oleh diego


"Hay baby, welcome back, senang bertemu kembali" sambut diego melihat gita menunggu lift di lobby, gita menunduk sopan, ia tahu ini diarea kantor dan ia harus profesional


"Terimakasih pak" gita memundurkan langkahnya, ia membiarkan diego dan asprinya berada didepannya


"Oh ya gita ini perkenalkan asisten pribadiku, alex" diego memperkenalkan asisten pribadinya kepada gita, dan gita menyambutnya ramah, alex aspri diego yang baru setelah ia memecat gita, alex menggantikan posisi gita, sebenarnya alex juga sebagai bodyguardnya


Alex seorang yang berbadan kekar dan pendiam bahkan sangat pendiam ia sangat tidak suka berbicara jika itu bukan kepentingan bekerja


Lift sudah tiba, diego alex dan gita manaiki lift untuk keruangan diego dan gita


"Gita nanti saya minta kamu juga hadir di meeting dengan perusahaan asgar, kita akan makan siang"


Diego melirik gita, ia sengaja meminta gita untuk ikut, ia akan meminta gita untuk ikut di setiap pertemuannya dengan perusahaan asgar, ia ingin memastikan jika asgar bukanlah siapa siapa bagi gita dan sebaliknya sehingga asgar tidak akan menganggu rencananya nanti


"Baik pak" gita tidak melayangkan protesnya pada diego yang akan membawanya pergi untuk pertemuan diluar sesuai isi perjanjian yang gita tulis, karena diego membawanya untuk bertemu asgar tentu saja gita akan mengikutinya


Gita berusaha menjadi orang yang berbeda diperusahaan diego, ia menahan kegemaran bicaranya, ia tidak ingin ramah seperti dulu ketika ia bekerja dengan diego dulu, ia tau bahwa bahaya terus saja mengintainya, maka dari itu ia harus selalu waspada


"Baiklah selamat bekerja kembali, aku sudah mencabut laporanku"


"Baik pak terimakasih" gita tidak melayangkan protesnya pada diego yang akan membawanya pergi untuk pertemuan diluar sesuai isi perjanjian yang gita tulis, karena diego membawanya untuk bertemu asgae gita akan mengikutinya dan ia tentu saja harus berjaga jaga


Gita tampil cantik hari ini dengan celana panjang berwarna pink pekat dan dipadu padankan dengan kemeja putih serta long blazer yang senada dengan celana membuat ia tampil fresh ia juga menggunakan high heelnya serta menggeraikan rambutnya, bekerja diperusahaan diego gita akan lebih sering memakai celana agar jika ia dalam bahaya ia bisa membela dirinya

__ADS_1


"Kita akan berangkat pukul sepuluh" ucap diego lagi


"Baik pak"


Diego dan gita serta alex keluar dari lift dan menuju keruangan mereka masing masing, mereka memulai pekerjaan mereka


*****


Diperusahaan Infinity Company , asgar tampak sangat sibuk didepan komputernya, ia sedang mengerjakan beberapa pemeriksaan proyek dan keuangan, arvin masuk keruangan asgar tanpa mengetuk pintu


Tiga hari ini arvin dibuat heran dengan asgar, ia hanya bekerja sepanjang hari dan berhenti jika ia akan makan dan pulang, arvin tidak lagi heran bagi arvin ya begitula asgar kerja kerja dan kerja, arvin sangat ingin menanyakan soal asgar dan gita karena menurut arvin sudah tiga hari ini asgar tidak sekalipun menyebutkan nama gita


"Vin hari ini kita ada pertemuan dengan pak diego"


"Lo aja yang pergi sendiri" jawab asgar


"Loh kenapa gue? g bisa gitu donk? proyek kita yang satu ini g kalah penting as"


"Tapi lo uda csncle 2x asgar, kali ini g bisa, profesional donk, ntar gue bantu deh kerjaan lo" asgar tersenyum mendengar ucapan arvin, memang itu yang ia tunggu tunggu, ia menutup dokumennya dan berdiri dari dudukanya


Sebelum ia melangkah, ia melihat foto sarah dan membelainya sambil tersenyum, ia berusaha untuk mengisi hatinya kembali dengan nama sarah, setelah sebulan ini sebagian hatinya diisi oleh nama lain, tetapi ntahla, nampaknya asgar belum mengakui dan menyadarinya


Arvin mengerutkan alisnya ia mencibir melihat asgar membelai foto sarah


"Pake mobil lo ya" ucap arvin, asgar melirik arvin


"Hmmm" arvin tersenyum, mereka berjalan keluar gedung pencakar langit tersebut, mereka menuju mobil asgar yang berada tepat didepan lobby, mereka akan pergi bertemu dengan diego disalah satu restoran ternama


*****

__ADS_1


Waktu begitu cepat berlalu tidak terasa sudah waktunya meeting dan sekaligus makan siang bersama klien, diego memanggil gita dengan menggunakan interkom, gita yang dipanggil oleh bossnya menurut, ia pergi menuju keruangan diego


"Apa pekerjaanmu sudah selesai?"


"Sudah pak"


"Hahahaha....kenapa sekarang kau jadi irit bicara? kau bukan gita yang dulu yang selaku cerewet dan menentangku"


Gita tidak menanggapi ucapan diego


"Ayolaa, kembalikan gitaku yang dulu"


Ya, dimanapjn gita berada ia tidak pernah takut pada siapapun kecuali Tuhannya dan ayahnya, ia selalu menentang apa yang menurutnya salah, dan sekarang setelah ia kembali diperusahaan diego dengan segala masalahnya maka ia ingin menjadi orang yang lebih banyak diam, meskipun mulutnya ingin sekali meledak memaki diego yang selalu mengganggunya disaat ia hanya berdua


"Baikla aku juga suka jika kau tidak banyak bicara, sekarang bersiaplah kita akan meeting sekalian lunch"


"Baik pak"


Tak lama gita dan diego sudah berada dimobilnya, supir diego mulai melajukan mobilnya


.


.


.


Jangan lupa vote like dan koment


Terimakasih 🥰🙏

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2