Menunggu Cinta

Menunggu Cinta
chapter I


__ADS_3

Assalamualaikum teman teman pembaca setiaku, terimakasih sudah membaca dan menunggu, mohon maaf update chapter nya lama dikarenakan saya mabuk berat jadi tertunda, g bisa ngapa-ngapain, Insya Allah kita akan lanjutkan chapternya ya, sekoga suka dan menghibur terimakasih semua ❤️


----------------------------------------- 🌻 -------------------------------------------


Waktu terus berlalu kehamilan gita seakan membawa kehidupan baru bagi keluarga shawqi, mereka sangat memperlakukan gita bak putri ratu yang kemana mana harus ditemani, gita yang mempunyai kehidupan bebas sebelumnya agak merasa risih dengan perlakuan keluarga shawqi tetapi ia tetap mensyukurinya karena ia tahu dan bisa merasakan kasih sayang yang luar biasa dari keluarga shawqi, ia tetap menuruti apa yang dikatakan mommy dan daddy


Kehamilan gita sudah berusia 7 bulan, seminggu kedepan ia akan mengadakan acara syukuran 7 bulanan, dan sekarang mommy sudah sangat sibuk menyiapkan persiapannya, selama hamil gita hanya berdiam diri dirumah, jika ia bosan ia akan mengikuti asgar untuk bekerja, ia tidak seperti wanita wanit sosialit walaupun ia dari kluarga kaya raya, ia akan menolak jika mommy memintanya untuk berbelanja di pusat perbelanjaan dan mommy memaklumi itu


*****


Hari ini, git kembali ingin menemani suaminya ke kantor, ia sudah bersiap untuk menguntit suaminya


"Sayang....... Aku temenin kamu kerja ya, aku bosan, dan akan ada banyak orang dirumah karena mommy nyiapin acara 7 bulanan" gita duduk dipinggir tempat tidurnya melihat suaminya yang sedang bersiap menghadap kaca


Ia bangun dan menuju suaminya, ia memeluk suaminya dari belakang, dan asgar tersenyum memutar tubuhnya, ia memeluk istrinya


"Boleh sayang... Tapi jangan rewel please" asgar tersenyum menggoda gita, gita melepaskan pelukannya dan memanyunkan bibirnya


"Siapa yang rewel?? Aku hanya bosan"


"Ulu uluuu tu kan ngambek, manja banget sih sayangnya aku" asgar kembali memeluk istrinya dan tersenyum


"Uda siap? Kalau uda kita berangkat sekarang ya" ucap asgar melepaskan pelukannya


Gita mengangguk dan mengambul tasnya, sementara asgar juga bersiap dan setelah selesai mereja turun bersama untuk sarapan


Terlihat mommy dan daddy sudah menunggu mereka untuk saraoan bersama


"Morning dad, morning mom" asgar menyapa keduanya dan mencium pipi kedua orang tuanya, begitu juga gita


"Morning mom, morning dad"


"Morning sayang, gimana kabar cucu granny hari ini?" tanya mommy tersenyum lembut


"Luar biasa mom, sangat aktif sekali"


"Bagus deh artinya dia sehat sayang, kamu beruntung loh perutnya dan tubuh g terlihat seperti orang hamil, mommy dulu waktu hamil asgar luar biasa besar ya kan dad?"


"Iya mommy mu terlihat sangat berisi tetapi tetap cantik sayang" ucap daddy yang selalu romantis

__ADS_1


Asgar mencibir keduanya, dan gita hanya tersenyum


"Ntar sampai tua jadi seperti daddy ya jangan berubah" bisik gita pada asgar


"Ooh so pasti, aku akan lebih romantis dari pada daddy" ucap asgar mengeraskan suaranya sehingga terdengar oleh mommy dan daddy


Gita memukul pelan asgar...


"Apaan sih" ucap gita malu, mommy dan daddy tertawa melihat tingkah kedua anak mereka


Setelah sarapan asgar dan gita berpamitan untuk pergi bekerja


"Kamu hati-hati ya sayang jangan terlalu capek, asgar jagain istri kamu ya" mommy mengelus perut buncit gita dan juga memeluk gita, mommy sangat menyayangi menantunya


"Pasti mom" jawab asgar


Setelah berpamitan mereka pun pergi meningglkan kediaman mereka menuju kantor asgar


Diperjalanan mereka mengobrol ringan, hingga tak terasa mereka sudah tiba diperusahaan keluarga shawqi


Mereka masuk menuju lobby, dan gita dengan ramah menyapa karyawan yang berselisih jalan dengannya, karyawan karyawan sangat menghormati gita, berbeda dengan dulu, dikarenakan sekarang gita menjadi nyonya asgar shawqi jadi mau tidak mau suka tidak suka mereka wajib menghormatinya jika masih ingin bekerja tetapi masih saja yang membencinya


Sesampainya diruangan asgar membawa gita duduk disofa


"Kamu duduk disini dulu ya sayang, aku kerja sebentar jika lapar atau haus kabari aku oke" asgar mencium kening dan juga mengecup bibir istrinya, gita tersenyum dan menganggukan kepalanya


Asgar bekerja dengan sesekali melirik istrinya dan ia tersenyum, gita melihatnya dengan jelas


"Apa aku mengganggu konsentrasimu sayang?" gita tersenyum menghampiri suaminya, ia menggoda asgar dengan memeluk dan mencium ditelinga suaminya sehingga membuat asgar merinding


"Kamu berdiam saja sudah membuatku tergoda honey, apa lagi seperti ini... Dan kau selalu membuatku bern*psu" asgar membalikkan tubuhnya menghadao istrinya dan ia memeluk perut buncit dihadapannya


"Baby, mommy sangat usil menganggu daddy bekerja, apa boleh daddy menjengukmu??" ucap asgar seolah olah berbicara dengan calon buah hatinya


"No no no...daddy harus bekerja sekarang, mommy capek dan lapar oke, we love you daddy" gita meninggalkan asgar begitu saja, ia kembalu duduk di sofa dengan tersenyum nakal


"Dasar nakal" ucap asgar, dan ia pun melanjutkan pekerjaannya


Siang hampir tiba, waktu menunjukkan pukul sebelas siang, arvin memasuki ruangan asgar

__ADS_1


"Hai as, sudah makan siang?" arvin langsung menuju kemeja asgar tanpa melihat gita yang duduk disofa


"Lo g nanyain gue vin?" gita menyadarkan arvin yang tidak melihatnya


"Ooh im sorry nyonya besar, gue g liat lo, mau makan apa?" tanya arvin


"Hmmm apa ya? makan sushi enak kali ya"


"Boleh sayang, yuk berangkat" asgar mendatangi istrinya dan membantunya


Arvin mengikuti mereka dan menjadi supir untuk bossnya, mereka pun pergi untui makan siang bersama


*****


Di lain tempat terlihat seorang paruh baya yang masih menyimpan dendam lamanya kepada asgar dan gita sedang berdiskusi dengan seorang wanita


"Aku tidak mau tahu, kau harus berhasil dengan rencana kita, aku ingin mereka hancur, mereka salah telah meremehkanku, selama ini aku hanya diam yntuk mencari waktu yang tempat"


"Baik tuan, saya akan menjalankan tugas saya sesuai dengan rencana tuan, jadi kapan saya harus memulainya tuan?" tanya wanita itu kepada tuannya


"Kau harus memulainya besok, sudah cukup mereka bersenang senang, aku akan membuatmu untuk masuk dikehidupan mereka, dan ku jangan mentia nyiakan kesempatan ini, buatlah senatural mungkin dan ingat jangan sesekali kau mencoba lari dariku, kau tau kan siksaanku sangat pedih?"


"Baik tuan saya tidak akan melakukan kesalahan tuan, saya tidak berani tuan, saya sudah berterimakasih tuan mengeluarkan saya dari rumah bordil itu tuan"


"Baiklah untuk misi ini aku bebaskan kau dari rumah bisnisku itu, dan jika kau berhasil akan aku bebaskan kau selamanya, hahaha....hahahaaa"


"Baik tuan diego, saya ucapkan terimakasih dan saya akan melakukan tugas saya dengan bersungguh sungguh"


"Pergilah" titah diego


Ya diego, masih ingat dengan diego?? Bandit besar yang sangat menginginkan gita dan kini ia akan mendapatkan apa yang tertunda untuknya yaitu gita. . .


*****


Oke sobat setia Rizq jangan lupa


vote koment dan like terimakasih


insyaAllah kifa akan menyelesaikan capter ini yah...

__ADS_1


✨✨✨✨✨


__ADS_2