Mr. Perfect and Ms Random

Mr. Perfect and Ms Random
S2.eps.113.MALAM PANAS


__ADS_3

Satu bulan berlalu.


Rihana dan Alfa sudah sah menjadi pasangan suami istri.


Saat malam pertama mereka, Alfa memilih untuk menginap dihotel.


Rihana keluar dari kamar mandi dengan rambut yang terlihat basah. Dia merasa lelah setelah acara pernikahan mereka yang begitu meriah.


Alfa yang masih duduk di tepi ranjang mencium bau sampo yang Rihana kenakan. Seperti tersihir, Alfa bangkit dan mendekat ke arah Rihana yang berada di depan cermin.


Alfa menautkan tubuhnya ke punggung Rihana dan meletakkan kepalanya dibahu sang istri.


"Bau mu begitu menggoda! " bisik Alfa.


"Apaan sih! " Rihana menyeringai geli.


Alfa memegang kedua bahu Rihana dan membalikkan tubuhnya sehingga mereka saling berhadapan.


"Apa malam ini bisa kita nikmati? " tanya Alfa seraya membelai rambut Rihana yang basah.


"Apa kamu tidak capek? " tanya Rihana.


"Untuk yang satu itu, tidak ada kata capek! "


Mendengar ucapan Alfa, Rihana merasa sekujur wajah nya terasa hangat. Jantungnya berdetak kencang. Merasa malu , Rihana menundukkan pandangannya.


"Apa yang kau lihat ke bawah? Apa kamu penasaran dengan yang satu itu? " tanya Alfa menggoda.

__ADS_1


"Apaan sih, siapa yang melihat kesana? " Rihana semakin tersipu malu.


Alfa meraih kedua rahang Rihana dan mendekatkan bibirnya ke bibir ranum Rihana.


Merasa terpanggil, Rihana langsung saja membalas ******* Alfa.


Semakin dalam, semakin membuat Rihana terpancing.


Alfa menyusuri seisi mulut Rihana dengan li*ah nya. Sehingga membuat Rihana gelagapan.


Merasa pasangannya tidak mendapatkan udara, Alfa melepaskan ciuman nya.


"Huuhhhffff!" Rihana menarik nafas dalam.


Alfa tersenyum melihat istri kecilnya yang masih berusaha menarik nafas untuk mengisi paru-parunya.


Posisi Rihana tepat berada dibawah tubuh Alfa, mata mereka saling memandang. Tangan Alfa terus saja mencari titik kelemahan Rihana. Bibirnya terus saja menyusur bagian atas.


Perlahan Alfa mulai memainkan peran nya layaknya seorang suami. Satu persatu kain pembungkus tubuh mereka bertebaran di lantai.


Malam itu Alfa sangat terpuaskan .


Entah berapa kali mereka melakukan pelepasan, sehingga membuat Rihana tidak sadarkan diri ketika jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi.


Saat mata Rihana terbuka, silau matahari menyeruak sehingga membuatnya menutup mata dengan kedua tangannya. Rihana pun menoleh kesisi kiri. Disana terlihat kosong, Rihana menyisir rungan dan ternyata Alfa lagi duduk sedang memperhatikannya.


"Selamat pagi sayang! " sapa Alfa.

__ADS_1


"Heem! " gumam Rihana. "Jam berapa sekarang? "


"Sekarang jam 10 ! " jawab Alfa.


Alfa terus saja memperhatikan wajah mungil wanita yang baru saja menjadi istrinya.


Rihana salah tingkah saat Alfa memperhatikannya. Dengan cepat, Rihana pun bangkit dari tempat tidur. Baru saja akan berjalan, dua merasa ada sakit di antara kedua pa*a nya.


Perlahan dia berjalan menuju kamar mandi, Alfa yang memperhatikan tahu apa yang membuat langkah Rihana terlihat berbeda.


Alfa bangkit dan menggendong tubuh Rihana menuju kamar mandi.


Setelah menurunkannya, Alfa tidak langsung keluar. Dia masih berdiri di hadapan istrinya.


"Apa kamu akan disitu terus? " tanya Rihana heran.


"Apa kamu tidak butuh bantuan? " tanya Alfa mengalihkan.


"Bantuan? Untuk apa? " tanya Rihana heran.


"Seperti menggosok pung**ng mu! " jelas Alfa.


Rihana pun mengerti apa maksud Alfa barusan.


"Itu hanya alibimu.Aku mau mandi sendiri! " Rihana menyiramkan air dari bathup kepada Alfa.


"Hahaha! " Alfa tertawa melihat Rihana yang sempat terlihat bingung.

__ADS_1


__ADS_2