
🍂🍂🍂🍂🍂
"Kamu sudah menggagalkan pernikahanku, Sen. Jangan buat aku pulang masih dengan status perjaka!"
Senja yang mendengar apa yang di katakan Pangeran tentu bingung sendiri, perjaka pria itu tentu tak ada hubungannya dengan dia saat ini lalu apa yang harus di pertanggung jawabkan?
"Urusanku denganku apa?" tanya Senja masih berusaha melepaskan tangan dan cekalan Pangeran, tak sakit tapi itu cukup kuat baginya yang memang sedang lemas.
"Menikahlah denganku," pinta Pangeran dengan sangat serius bahkan seolah tak ada siapapun di sekitarnya padahal jelas ia dan Senja benar-benar sedang menjadi pusat perhatian bukan satu dua orang saat ini.
Tangan yang Sedari tadi ada di pergelangan tangan kini mulai mencoba menggenggam. Rasanya begitu sangat dingin seolah itu tanda betapa gugupnya mereka sekarang.
"Senja, mau kah jadi istriku? karna sampai detik ini kamu selalu yang menjadi satu-satunya bagiku," ucap Pangeran mengulang permintaannya, hatinya sungguh berdebar menunggu jawaban karna bagaimana pun rasa di tolak itu pasti ada dan sialnya ia tak pernah merasa trauma akan hal itu.
__ADS_1
Seperti 7 tahun lalu, dimana Pangeran meminta Senja untuk jadi kekasihnya tapi hari ini justru ia meminta wanita kesayangannya itu untuk jadi istrinya secara mendadak di pesta pernikahan yang seharusnya ia bersama wanita lain.
"Ran, gak gini caranya," jawab Senja yang tentunya panik, ia sedikit mengedarkan pandangan dan yang ia tangkap adalah bisik bisik dan saling senggol dari beberapa tamu juga kerabat termasuk orang tuanya.
"Bisakah kali ini tak ada lagi penolakan?" mohon Pangeran yang kemudian menggigit bibir bawahnya sendiri.
Senja yang belum menjawab malah di tarik ke depan Pipih dah Mimihnya yang memang duduk tak jauh dari tempatnya yang berdampingan dengan Sang kakak. Di hadapan kedua orang tua itu Pangeran yang menggandeng Senja langsung meminta izin.
"Pih, Mih, mungkin ini sangat mendadak untuk kalian dan tentunya untuk kita semua, ini juga sungguh di luar dugaan. Tapi jika bisa Pangeran memohon, tolong berikan restu untuk kami," ucap Pangeran tanpa basa basi lagi.
Pangeran menoleh ke arah Mommy dan Daddy nya juga, mereka hanya menganggukkan kepala tanda setuju dengan apa yang di lakukan putra semata wayangnya itu.
Pertanyaan yang sama di lontarkan oleh Pangeran lagi, ia berharap permintaannya kali ini tak di tolak oleh Senja karna ia jika iya, Pangeran akan memecahkan rekor sebagai Pria paling malang dan menyedihkan padahal hidupnya nyaris sempurna.
__ADS_1
"Cintaku tetap sama, malah justru semakin besar dan akan ku pastikan aku akan jatuh cinta padamu setiap detik nantinya," goda Pangeran yang mengundang gelak tawa dari para tamu yang masih di sana.
Senja yang menunduk tentu hanya ingin menyembunyikan perasaan malunya, ia tak pernah menyangka sesenang ini padahal 7 tahun lalu rasa berdebar saat berhadapan dengan Pangeran tak pernah ada.
"Ya, aku mau menikah denganmu," jawab Senja dengan rona merah di kedua pipinya.
Ucapan syukur dan senyum bahagia terlihat dari semua orang yang menjadi saksi bagaimana akhirnya Pangeran di Terima oleh cinta pertamanya.
.
.
.
__ADS_1
Yuk, ke Penghulu..