Pangeran Senja

Pangeran Senja
Makin.. makin...


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Kemarin full seharian gak cek NT, taunya ada bab double ya. Tapi udah di ganti dengan yang baru. Bisa cek bab sebelumnya ( Part 83 ) ya sebelum baca ini, jangan lupa ramein sama komen lagi ya 🙏🙏


Happy Reading


"Kalian akan menjadi GranMi dan GranDa," ucap Pangeran yang membuat kedua orangtuanya kaget tak percaya.


"Siapa? hem, maksudnya gimana?" tanya Mommy yang belum siap mencerna apa yang barusan di katakan putra tunggalnya, ini terlalu membahagiakan bagi mereka yang rindu dengan gelak tawa.....


"Senja hamil."


Deg.


Kabar mengejutkan langsung di dengar dari mulut Pangeran yang kini tersenyum simpul ke arah kedua orangtuanya yang sedang saling menatap dengan Ekspresi campur aduk.


"Kamu serius? Senja hamil?" tanya Daddy Andra yang kini jantungmu serasa mau copot.


Di banding Pangeran dan Senja, pasangan paruh baya itu lah yang sering membahas bakal cucu mereka nanti, tak jarang Mommy dan Daddy berdebat perihal ingin perempuan atau laki-laki nantinya.

__ADS_1


"Iya, disini ada cucu kalian," sahut Pangeran lagi sambi mengelus perut yang masih terlihat rata, mungkin karna memang postur tubuh Senja yang tinggi semampai.


Mommy yang terharu langsung berhambur memeluk menantunya, doa wanita itu seakan terkabul melalui Senja. Ia yang ingin punya anak lagi justru kini di beri cucu lewat putranya.


"Tokcer ya, Ndut," ledek Daddy Andra seperti biasa tapi tak mengurangi rasa senangnya karna ia pun langsung memeluk Pangeran kecilnya yang kini sudah bisa membuat anak kecil dengan cepat, mengingat pernikahannya dengan Sang istri masih sangat baru.


"Hem, ternyata bisa jadi juga di tengah gempuran saran yang bilang jangan sering-sering," jawab Pangeran sambil terkekeh.


Entah harus berucap syukur yang seperti apa lagi karna ternyata hadirnya calon anggota baru dalam keluarga adalah rejeki yang paling nikmat.


Dan sama seperti di keluarga besarnya, Senja tetap banyak mendapatkan doa dari orang-orang yang kini sedang bersamanya.


.


.


.


"Di jaga yang baik ya, Sayang. Bikinnya susah susah gampang ini," pesan Pangeran lain dari pada yang lain.

__ADS_1


"Susah susah gampang gimana?" tanya Senja bingung saat dan Sang suami sudah berada di atas ranjang mereka.


"Susah loh jebol pintu rahasia Si Kribo yang sempit nya bikin aku keringet dingin," kata Pangeran , tangan yang awalnya ada di perut mengusap usap kini justru ada di bagian atas tubuh istrinya, apa lagi jika bukan di bagian dada yang kini begitu menantang.


"Aku gak sadar tentang aku yang gak ada liburnya saat menjamahmu, yang aku bingung cuma bagian ini," kata Pangeran yang merEmaAas gemas dada Senja.


"Kenapa?"


"Hem, kok makin besar ya, kerikil kecilnya juga makin menonjol dan itu makin---," jawab Pangeran yang langsung menghentikan ucapannya. Ia menggigit bibir bawahnya karna merasa malu sendiri, jika ada cermin mungkin Pangeran akan tahu semerah apa wajahnya kini tapi ia masih bisa bersyukur karna lampu kamar yang menyala hanya lampu tidur saja.


"Itu apa, Ran? dadaku kenapa? makin apa? " tanya Senja sampai mengernyit kan dahi, ia penasaran karna takut itu justru tak di sukai suaminya sedangkan bagi Senja bagian tersebut adalah area yang paling sensitif menurutnya hingga bisa membuat ia lupa diri jika Pangeran sedang bermain disana dengan tangan, mulut atau lidahnya.


.


.


.


Makin enak, makin semangat, dan makin gak mau aku lepasin....

__ADS_1



__ADS_2