Pangeran Senja

Pangeran Senja
Truck Kentang


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Tak ingin ketahuan sedang mencari ponsel yang belum ketemu juga, Daddy Andra langsung menarik tangan Pangeran yang masih kebingungan. Ia yang pusing mencari Si benda pipih malah di buat dongkol dengan alasan yang di berikan Daddy nya.


"Apaan sih? Kutu dimana?" tanya Pangeran saat ia keluar dari pondok.


Senja yang masih di teras langsung bangun dan menghampiri suaminya, begitu pun dengan Mommy yang langsung ikut menyusul.


"Ada apa?" tanya Senja.


"Kamu mau tomat lagi, Sen?" Daddy Andra balik bertanya dan dengan cepat di balas dengan gelengan kepala.


"Enggak, aku-- aku mau makan sama sayur bayam," jawabnya dengan antusias.


"Yuk, metik!"


"Kemana?" Senja, Pangeran dan Mommy melayangkan pertanyaan yang sama secara berbarengan.


"Kebon lah."


Untunglah Senja kembali ingin sesuatu yang ada di kebun Babah Hj, jadi ia punya alasan untuk kembali ke tempat itu tanpa membuat alasan lain pada istrinya. Sambil memetik Bayam, ia dan Pangeran tentu bisa sambil mencari ponsel yang mungkin tertinggal disana.


Bisik bisik antara Daddy dan Pangeran tentu membuat para istri mereka curiga yang ikut berjalan di belakang.


"Kita metik lagi, Mom?"


"Hem, tapi Mommy bilang dulu sama Bunda buat izin lagi ke Babah Hj," sahutnya yang tetep jalan lurus sedangkan Senja ikut berbelok arah mengikuti Daddy dan Pangeran.


"Sayang, bayam hijau atau merah?" tanya Pangeran.


"Hem, hijau aja, aku gak pernah makan yang merah," sahut Senja, untung saja sayuran itu ada.

__ADS_1


Mommy datang dengan dua orang tanya entah itu siapa tapi sepertinya mereka akan bertugas untuk memetik beberapa tangkai sayur bayam.


"Kangkung dan selada yang siap panen seharusnya," kata salah satu orang yang datang bersama Mommy.


"Tak perlu banyak banyak, cukup untuk menantu saya saja."


Mommy menjawab dengan mata terus mengedar ke arah Sang suami yang entah ada dimana hingga ia pun akhirnya turun kebawah untuk mencari sendiri meninggalkan Pangeran dan Senja.


"Dadd, Senja mau bayam, bukan kentang loh."


Suara wanita kesayangan Daddy Andra tentu membuat ia kaget bukan kepalang, hingga saat menoleh saja tubuh pria itu langsung lemas karna tiba tiba sudah ada di depan matanya.


"Bayam campur kentang kan enak, Mom."


"Iyakah? atau kamu mau ku buat kan rebus kentang lagi, hem?" tawar Mommy yang tangan nya sudah gatal.


"Eh, enggak. Makasih, Mom. Aku kenyang abis makan uduk," tolak Daddy Andra, ia memundurkan langkahnya saat Sang istri justru maju.


"Mau kiri atau kanan, Dadd?"


"Gak ada yang enak, Mom. Sumpah," sahut Daddy yang langsung paham.


"kiri atau kanan, hem?" tanya ulang Mommy yang membuat bulu kuduk meremang hebat.


"Libur dulu, malu sama Babah Hj," mohon nya yang tapi malah maju lalu memberikan telinganya.


"Oh, tau malu rupanya? kalau tahu kenapa malam malam gali kentang di kebon orang, hem?!"


"Eh, bukan aku loh, Si Ndut yang gali sampe mateng dia lakuin sendiri," bela Si Daddy yang memang itulah yang terjadi.


"Tapi kamu yang abisin! anak salah bukan di bilangin, malah ikut ikutan!" omel Mommy yang tangannya masih setia di salah satu telinga Sang suami.

__ADS_1


Keduanya naik lagi ke atas untuk menghampiri Pangeran dan Senja, yang tak lama datanglah Bunda, Enin dan Babah Hj.


"Ini tersangkanya, Mom." tunjuk Daddy pada Pangeran.


"Aku udah izin loh, Lagian aku tuh PINJAM, kan Daddy yang mau ganti," jawab Pangeran tak mau kalah.


Senja yang ada di depan suaminya bingung sendiri saat ada dua pria berdebat di dekatnya.


"Sudah-sudah, itu di depan ada kiriman kentang satu truck katanya untuk PonPes ini, apa itu pesanan Nak Andra?" tanya Babah Hj, pondok utama langsung dibuat heboh dengan kedatangan mobil besar yang isinya penuh dengan kentang di bagian belakangnya.


"Iyakah? sudah datang, cepat juga ya," jawab Daddy Andra. Perihal ini hanya ia dan Pangeran yang tahu jadi tak salah jika Mommy ikut kaget sedangkan Senja semakin di buat pusing karna tetap tak paham.


Semuanya kini berbondong-bondong menuju pondok utama dengan Senja membawa seikat bayam di tangannya yang baru di petik.


"Wow, beneran banyak?" Pangeran tentu langsung terkagum-kagum melihat apa yang ada di depannya sekarang.


"Daddy beneran ganti 10 biji kentang yang ku ambil dengan satu truck?" tanya Pangeran tak percaya meski nyata semua yang di inginkan selalu di turuti.


"Tentu, buat kamu apa sih yang enggak."


"Makasih, Dadd."


.


.


.


Sama sama, Ndut... pemotongan gaji di mulai awal depan ya..


__ADS_1


__ADS_2