Pangeran Senja

Pangeran Senja
Cari Gara-gara


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Hari di lewati tanpa banyak perubahan kecuali bentuk tubuh Senja yang kini jauh lebih berisi di kehamilannya yang sudah menginjak usia 5 bulan di kandungan. Jalannya tak secepat dulu dengan deru napas yang kini terdengar cepat. Semua keingan Si ibu hamil selalu di turuti oleh suaminya tanpa terkecuali tak pandang pagi, siang, sore bahkan tengah malam sekalipun.


Tak banyak yang di inginkan oleh Senja kecuali tidur dan tidur, entah gaya hamil apa yang sedang ia jalani karna tak ada hari tanpa bermimpi indah di atas ranjang.


"Sayang, makan dulu yuk," bisik Pangeran di telinga kanan istrinya, yang di ingat pria itu Senja tidur dari jam 11 siang sampai hampir jam 3 nyatanya ia belum juga bangun.


"Hem, males." Senja hanya bergeliat tanpa membuka mata dan itu membuat Pangeran semakin gemas apalagi pipi Sang istri yang mulai nampak bulat.


Jika akhir pekan begini, tak ada satu detik pun yang di lewati Pangeran tanpa Senja, karna mandi saja nyatanya mereka selalu melakukannya berdua. Alasan wanita itu kini mulai sulit menggosok bagian bagian tertentu tubuhnya justru bagai angin segar bagi pria berotak mesum tersebut.


Bila ada pepatah mengatakan sambil menyelam minum air, tentu bagi Pangeran lain lagi, yaitu sambil mandi menengok calon bayinya.


Dirasa Senja benar-benar tak mau bangun, ia pun memilih untuk keluar dari kamar. Tapi satu hal yang ia rasakan adalah SEPI.


"Belum pada pulang sih?" gumam Pangeran saat ia berada di ruang tengah lantai bawah seorang diri.

__ADS_1


Mommy yang sedang belanja bulanan bersama Mbak di rumah di antar oleh Daddy, sedang Mbak yang satunya sedang pulang kampung. Senja yang diajak pun tadi hanya menggeleng kan kepala sambil menguap di balik tangannya yang Letakkan di mulut. Wanita itu benar-benar tak bisa menahan kantuk kira kira hampir dua bulan belakangan ini.


Bingung harus melakukan apa, Pangeran pun memilih kearah dapur berharap ada sesuatu yang bisa ia makan sebab ia pun melewatkan makan siangnya, di kira Senja akan bangun tapi nyatanya ia malah melanjutkan mimpi indahnya itu.


"Beneran kosong," gumam Pangeran saat ia membuka lemari pendingin.


"Pantes aja Mommy ngoceh terus, karna emang beneran gak ada apa-apa," sambungnya lagi yang akhirnya mengambil buah belimbing.


Ia yang duduk di kursi meja makan seorang diri akhirnya menoleh saat terdengar ada keributan dari luar dan rasa penasaran kian menjadi saat suara Mommy nya begitu jelas sedang marah marah.


"Tanya Daddy mu. Besok besok Mommy kurung dalem rumah. Gak usah keluar keluar," omelnya sambil Menatap tajam kearah Sang suami.


"Bagus, kita dikamar aja ya Mom," sahut Daddy Andra sambil terkekeh lalu duduk di samping putra tinggalnya.


Kini, arah pandangan mata Pangeran tentu langsung kepada Daddy karna Sang Mommy pergi kearah kamar di lantai dua yang bersebelahan dengan kamar anak mereka, karna itulah masing masing kamar di buat menjadi kedap udara eh suara.


"Ada apa sih, Dadd?" tanya Pangeran, ia penasaran karna pasti ada drama baru yang di lakukan pria itu.

__ADS_1


"Kamu tau kan kalau di luar itu panasnya kaya apa?" tanya balik Daddy Andra yang di jawab anggukan kepala.


"Terus apa hubungannya sama Mommy marah-marah sampe mau ngurung Daddy di rumah?"


"Gak tau, Mommy kamu gak jelas," sahut Daddy nya pelan, karbat jika terdengar telinganya akan jadi santapan Sang istri lagi.


"Gak mungkin, Daddy pasti cari gara-gara kan!"


.


.


.


Daddy gak cari gara-gara, cuma cari ES GOYANG doang, Nduuuuuut..


__ADS_1


__ADS_2