Pangeran Senja

Pangeran Senja
DELAN


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Lima bulan berlalu, Pangeran dan Senja begitu sibuk menjadi orangtua baru yang tak memakai jasa pengasuh, mereka tinggal dimana saja sesuai keinginan para orangtua. Kadang tetap di rumah Mommy, di kediaman Biantara atau sesekali di rumah utama. Tak jarang anak mereka pun sering disebut DELAN ( geDe di jaLAN)


Tapi pasangan suami istri itu sangat menikmati peran mereka, tak perduli harus bergantian membuat susu atau mengganti popok atau bahkan mengajak main Si bayi pipi bulat itu.


Tak ada yang tak indah dan menyenangkan, ShaQueena RanJa BiantaRahardian Bramasta benar-benar menjadi kesayangan bukan hanya bagi orangtua kandungnya saja, tapi juga bagi Grandmi, Granda, Mimih dan pastinya Pipih.


"Kamu mikirin apa?" tanya Senja saat melihat suaminya sedikit melamun di samping putri mereka.


"Bisa bayangin gak, nanti ShaSha jodohnya siapa? kok belum apa-apa aku udah patah hati ya?" tanya Pangeran.


"Pikiranmu kejauhan, Sayang."


"Justru aku udah mikirin dari sekarang, nih anak kecil kecil duitnya nyaingin aku loh," sahut Pangeran lagi.


Itu tak aneh, mengingat tiga nama keluarga besar berjejer di belakang nama bocah menggemaskan tersebut. Pangeran sengaja menyelipkan semuanya karna kelak putrinya pasti akan sangat di segani, lagi pula itu semua demi menghargai keluarga Sang istri dimana mereka memang masih diatas keluarga Bramasta, terutama Appa Gajah.

__ADS_1


"Biarin aja, aku siap menerima transferan dari manapun," jawab Senja sambil terkekeh.


Meski terkenal kaya raya keturunan anak konglomerat, tapi jangan harap bisa melihat mereka berlaku seenaknya untuk menyombongkan diri apalagi untuk pamer sana sini, uang yang mereka punya benar-benar untuk menyenangkan diri sendiri dan juga orang sekitar yang kurang beruntung, bukan untuk sengaja ingin di akui oleh sesama.


Pangeran langsung mencibir dan mencium pipi bulat putrinya yang bulat mirip buah tomat.


"Beneran mirip aku ya, Sen?" ujarnya yang bangga dengan hasil semburan Si jambrong pada Si kribo.


"Hem iya, Pangeran versi anak cewe ini," jawab Senja tak kalah bangga karna keinginannya di kabulkan oleh mak othor yang baik hati serta pantanh menyerah.


"Cantik tapinya kaya kamu, meski miripmya ke aku banget." entah sudah berapa kali Pangeran bicara seperti itu karna memang itu kenyataannya.


.


.


.

__ADS_1


"Kalian di rumah aja?" tanya Mommy saat anak, mantu dan Sang cucu baru keluar dari kamar.


"Emang mau kemana?" tanya Senja bingung sambil menyerahkan putrinya pada Ibu mertua.


Mommy Viana malah terkekeh dan ia semakin gemas saat cucunya tertawa sembari memperlihatkan gusinya yang belum bergigi. Rumah kini tak sepi seperti 25 tahun yang berlalu, memiliki satu anak tunggal yang jika sudah besar tentu tak ada gantinya lagi.


"Bulan madu sana, katanya mau bulan madu bikin anak kedua," jawab Daddy Andra yang baru keluar dari kamar, Si bayi yang ada di atas pangkuan istrinya pun kini sudah berpindah padanya.


"Kan udah dapet yang mirip Papahnya," balas Senja yang selama hamil begitu penasaran pada Pangeran bayi.


.


.


.


Iyakah? ini sih punya Granda ya.. Ndut versi cewek jadinya Si Mbul...

__ADS_1



__ADS_2