
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Tak ada yang berubah dari Senja, meski sedang hamil muda rasa mualnya hanya sesekali di pagi hari dan itu bisa di atasi dengan obat yang diberikan oleh dokter. Bumil satu ini terbilang tak rewel juga soal makanan asal ada sesuatu yang asam yang bisa ia makan setelah makan biasa.
"Mau nambah, Sen?" tanya Mommy saat makan malam bersama di dua minggu setelah kabar kehamilannya di beritahukan pada semua anggota keluarga besar.
"Cukup, Mom."
"Katanya orang hamil itu banyak makan, kok kamu sedikit?" Pangeran bertanya dengan memasang wajah heran.
"Jangan samakan semua IBU HAMIL, ko' si ini begini, si itu malah begitu? tubuh manusia itu berbeda sama halnya dengan nasib. Jadi, jangan pernah membandingkan. Sama juga dengan ciri ciri hamil atau mungkin saat nanti melahirkan, semua PUNYA CERITANYA SENDIRI SENDIRI. Saat ada yang mual dan ingin yang asam, bukan berarti hamil, mungkin sedang masuk angin begitu pula sebaliknya. Yang tanpa ciri-ciri saja tau tau hamil sudah sekian bulan usia kandungannya. Kita tak bisa menerka sesuatu dengan satu patokan saja," jelas Mommy pada putranya.
Pangeran yang mengernyitkan dahi malah di tertawakan oleh Daddynya. Satu pertanyaan malah di jawab panjang lebar oleh wanita paruh baya tersebut.
"Mommy kenapa?" bisik Pangeran.
__ADS_1
"Lagi siraman Rohani, dapet bisikan dari Mak Othor," jawab Daddy Andra sambil tertawa dan itu malah membuat istrinya langsung memicingkan mata.
Serangkan Senja yang mendengar malah senyum senyum karna di otaknya kini sedang membayangkan sesuatu yang mungkin enak untuk ia makan sekarang.
"Ini lagi, kamu kenapa, Sen?" tanya Pangeran saat memperhatikan ibu dari calon anaknya.
"Enggak, kok aku tiba-tiba pengen makan yang manis ya," jawabnya sambil bangun lalu berjalan ke arah lemari
"Kamu cari apa?"
"Ada, kan tadi pagi baru bikin," jawab Mommy yang ikut bangun juga lalu menghampiri Senja yang masih di depan kulkas.
"Gak ada, Mom. Tempatnya aja gak ada kok, yang warna ungu kan?" Senja memastikan
Ia ingat betul karna Selai Strawberry itu di buat olehnya dan Mommy pagi tadi setelah mereka sarapan, karna esok mereka akan membuat kue untuk di bawa ke acara syukuran 7 bulanan menantu teman Mommy Viana.
__ADS_1
"Aneh, apa mungkin lupa naro ya? tapi bener kok seingat Mommy sudah masuk kulkas," ucapnya masih terus mengingat ingat dan tentu ia belum pikun jika kejadianya masih tadi pagi bahkan menjelang siang.
"Ya sudah, nanti kalau ada juga ketemu kok' " balas Senja sambil menutup kembali pintu lemari pendingin, ada kecewa dalam hatinya saat ini.
Meski dalam urusan napsu makan ia belum terlihat berubah, tapi dalam urusan hati perasaan Senja jauh lebih sensitif. Ia tak bisa jika suaminya bilang TIDAK dan NANTI, semua akan terasa sesak di bagian dadanya. Dan kali ini saja, ia harus rela menelan salivanya karna sudah gagal menikmati Selai Strawberry buatannya sendiri yang sekarang entah ada dimana, padahal jika sudah dingin rasanya jauh lebih nikmat.
"Ran, Daddy mu mana?" tanya Mommy saat sadar Sang putra hanya seorang diri di meja makan sedangkan suaminya menghilang.
.
.
.
Gak tau, tadi langsung lari ke kamar....
__ADS_1