Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
Harus bisa menahan


__ADS_3

Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"tahan.. altar.. tahaan, ini ujian" ujar altar lagi seorang diri dia memejam kan kedua mata nya dengan posisi telentang,Anna menggeliat tanpa sengaja kaki nya menendang tubuh altar dengan keras, hal itu sontak membuat altar terjatuh dari kasur itu.


brukkk


"aww!" altar memegangi pinggang dan pantat nya yang sakit karna terbentur oleh lantai, Anna terbangun oleh suara teriakan suami nya yang menggema seluruh ruangan itu.


"oh my god.. sayang kamu kenapa tidur lantai?" tanya anna sambil mengerutkan kening nya


"aaduhh sakitt" ujar altar sambil memegangi pinggang nya


"kamu kenapa? kok sakit? apa kamu kecapean di atas tadi?" ujar Anna yang kemudian duduk didekat suami nya


"bukan itu" ujar altar dengan cepat


"terus, kenapa?" ujar anna menatap intens kedua mata altar


"kamu menendang ku hingga terjatuh.." jawab altar sambil cemberut


"astaghfirullah.. maaf sayang, aku ga tau" ujar Anna sambil terkekeh dia memeluk tubuh altar dan kemudian mengelus rambut altar dengan lembut


"it's okay" jawab Altar sambil tersenyum


"ehh tapi kenapa aku bisa nendang kamu? bukan nya kamu tidur diii..." ujar Anna menghentikan perkataan nya


"apa jangan-jangan kamu tadi tidur di samping ku ya?" tanya anna sambil menunjuk kan jari telunjuk nya tepat di wajah altar, pria mesum berkedok dingin itu pun tersenyum nakal.


"abis aku ga bisa tidur, kalo ga meluk kamu" ujar altar dengan nada manja


"dasar mesum!" gerutu anna sambil bersungut-sungut


"aku ingin tidur di samping mu sayang" protes altar sambil menenggelam kan kepala nya di dada anna


"kamu kenapa sih tar? ga ada puas-puas yaa?" ujar anna keheranan


"hehee, tubuh mu enak sayang"


"sudah lah, kita tidak mungkin melakukan nya di sini.. sedang ada bibi tar, nanti kalo bibi bangun gimana?" tanya anna dengan kesal


"pindah kamar yukkk" ujar altar sambil menggendong Anna ala bridal style


"altar..kamu mau bawa aku kemana? turunin tar" ujar Anna sambil memukul dada bidang altar, pria itu tak menanggapi protesan anna.


altar membawa Anna menuju kamar yang di sediakan untuk tamu, dengan perlahan altar merebahkan tubuh Anna di kasur bersprei putih itu.


"tar.. aku ngantuk " rengek anna dengan muka memelas


"tidak boleh menolak.. do sa" ujar altar sambil tersenyum licik

__ADS_1


"dasar mesum! ga ada puas nya" gerutu anna, kedua pasangan muda itu pun kembali melakukan penyatuan.


hingga kedua nya mencapai ******* berkali-kaki secara bersamaan.


"tubuh mu benar-benar membuat ku candu sayang.." ujar altar sambil memeluk tubuh Anna yang masih polos, Anna sudah tidak bisa menjawab altar lagi.


kedua mata nya mengantuk, sedangkan badan nya lemas dan remuk. altar benar-benar menghajar anna tanpa ampun, waktu masih menunju kan pukul 4.00 pagi, altar pun memutuskan untuk tidur meringkuk bersama istri nya.


"Allahu Akbar Allahu Akbar"


suara adzan pun muadzin pun berkumandang dengan merdu, altar menggeliat.


pria itu sedang memandangi tubuh istri nya yang polos yang hanya terbalut oleh selimut.


"terimakasih sayang" ujar altar sambil kembali memeluk tubuh anna dari belakang. Altar menciumi pipi anna, namun tak kunjung bangun juga.


"apa kamu begitu kekalahan sayang?" tanya Altar seorang diri, dia kembali membayangkan aksi mesum nya tadi malam.


"maaf, kamu terlalu nikamat sayang.." ujar altar sambil menciumi wajah dan leher anna, Anna pun menggeliat di buat nya.


"bangun sayang.. sudah subuh" ujar altar kembali menciumi pipi anna


"badan ku sakit semua, tar..." ujar anna dengan lemas


"maaf sayang.. aku tidak bermaksud membuat mu seperti ini, aku akan bertanggung jawab" ujar altar sambil menggendong Anna ala bridal style, dia membawa nya menuju kamar mandi dan meletakan tubuh Anna di dalam bathtub yang sudah terisi air.


altar pun ikut memasuki bathtub itu, pria itu duduk meluruskan kaki nya tepat di setiap sisi paha Anna, jujur saja altar ingin sekali memakan Anna lagi.


kedua nya benar-benar melakukan ritual mandi junub, tanpa tambahan ronde.


altar kembali menggendong tubuh Anna ala bridal style dan membaringkan nya di kasur, altar mengambil kan baju ganti untuk anna di kamar sebelah, namun dia sudah tidak mendapati bibi nya.


dia mengambil keperluan anna, sedangkan anna berjalan menuju kamar mandi lagi dengan perlahan, bagian ************ nya masih perih dan sakit bila harus berjalan seperti biasa nya.


dia mengambil air wudhu dan memakai mukena.


ceklek


"ayo sholat.." ujar Anna kepada altar yang baru saja memasuki kamar itu, altar tersenyum dan mengangguk kan kepala nya.


kedua nya menunaikan ibadah shalat subuh dengan khusyuk, anna selalu setia mengamin kan do'a-do'a altar.


altar memutar punggung nya dan menghadap ke Anna, Anna pun menyalami altar. dengan cepat altar mencium kening anna dengan lembut


"i love you sayang" ujar altar sambil tersenyum kepada Anna, dia mengusap kedua pipi Anna dengan lembut.


"love you more hubby" ujar Anna sambil tersenyum manis


"hari ini kita balik ke pondok kan?" tanya anna

__ADS_1


"iya, sayang" ujar altar dengan muka murung nya


"kamu kenapa sayang?" tanya anna sambil mengusap lembut pipi altar


"bakal susah tidur deh" ujar altar yang kemudian menyandar kan kepala nya di lahan Anna, Anna mengusap lembut rambut altar


"harus terbiasa sayang.." ujar anna sambil tersenyum


"jangan nakal ya kamu? jangan di tanggepin kalo ada yang godain" ujar altar sambil menatap intens kedua mata Anna, Anna pun mengangguk kan kepala nya dengan cepat.


"justru aku khawatir sama kamu.. kamu yang sering di godain ukhti-ukhti.." ujar Anna sambil cemberut


"jangan seperti itu sayang.. atau ku lahap bibir mu itu" ujar altar sambil menyeringai licik


"dasar mesum!" ujar Anna dengan kesal


"ga papa, asal ke kamu aja mesum nya" ujar altar dengan senyum menggoda


"awas aja kalo berani macam-macam.. ku potong milik mu!" ujar Anna dengan nada mengancam, altar pun meringis membayang kan nya.


"hahaa sadis banget istri ku" ujar altar sambil mencubit pipi chubby anna.


kedua pasangan muda itu berpamitan untuk kembali ke pondok pesantren pagi hari setelah selesai sarapan bersama keluarga altar, bibi pun terus-menerus mengejek Anna karna semalam ia meninggal kan bibi di kamar itu sendiri dan mencari kepuasan lain di kamar sebelah.


"dasar pengantin baru, ga ada puas nya.. hahahah" ujar bibi sambil terkekeh, Anna pun hanya tersipu malu mendengar nya


"bi.. om kapan pulang nya? lama banget tugas nya, nanti bibi keburu lahiran loh" ujar altar sambil terkekeh.


"ga papa.. jadi istri seorang abdi negara memang harus rela berkorban untuk kepentingan negara... kami para ibu persit, sudah di tanam kan jiwa patriotisme dari dulu sebelum kami berdua menikah" ujar bibi dengan bangga


"semoga saja, om segera pulang ya bi? biar bisa saingan sama altar dan anna" ujar aktr lagi sambil terkekeh.


"dasar ponakan laknat!" ujar bibi sambil mencubit lengan altar, semua nya pun tekekeh melihat kekonyolan dua anak manusia itu.


"nanti kalo di pondok.. kamu juga akan menahan tar, iya kan?" tanya bibi dengan nada mengejek sontak membuat altar pun tersenyum getir


"iyaa, aku harus bisa menahan" ujar Altar dengan nada sedih


"alah cemen!" ejek bibi lagi


"sudah-sudah...masih pagi kok debat, kalian hati-hati di jalan yaa?" ujar ibu yang Kemudian di salami oleh altar dan anna.


"jaga istri mu tar" sahut ayah


"siap ayah" ujar altar yang kemudian kembali menggenggam tangan Anna.


"kami pamit pulang, assalamualaikum" ujar altar.


"wa'alaikum salam" ujar semuanya dengan serempak.

__ADS_1


jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa 😍🙏 terimakasih 🤩🙏


jangan pelit komen dan like yaa 😁🙏


__ADS_2