
happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sementara di sisi lain arsen dan hulya tengah menikmati pemandangan dari atas lantai kamar nya, mereka berdua memang sudah berada di rumah utama keluarga arsen, namun sayang nya kedua orang tua nya belum pulang.
"kamu suka sayang?" tanya arsen sambil memeluk tubuh hulya dari belakang
"Hem, disini memang menyenangkan tapi tetap saja Indonesia yang tempat ku untuk pulang"
"iya iyaa" ujar arsen sambil mencubit pipi hulya yang semakin hari semakin chubby itu.
tok tok tok
"sayang buka, siapa tau itu momy mu" ujar hulya sambil menyiku perut arsen
"Hem, baiklah"
ceklek..
"hei, how are you dear?" tanya momy arsen sambil memeluk erat
"i'm fine" ujar arsen sambil tersenyum miring
"dady mu akan pulang malam ini, oh ya dimana hulya?" tanya momy arsen sambil celingak-celinguk
"hulya di sini mom" ujar hulya sambil tersenyum mendekati mertua nya
"aahh baby.. your still beautiful" ujar momy sambil memeluk hulya
"ayo mom masuk"
"dimana cucu momy?" tanya momy
"Naya?" tanya arsen
"iya, dimana dia?"
"itu, dia kecapekan jadi ketiduran" ujar arsen sambil menunjuk kasur berukuran king size itu
"heemm menggemas kan sekali" ujar momy arsen sambil menciumi pipi naya yang masih terlelap dalam kantuk nya.
"stop mom, kau bisa membuat nya bangun"
"oh ya kapan kalian buat kan cucu baru untuk momy?" tanya momy yang sontak membuat hulya tersenyum malu
"kau sudah punya cucu baru mom, jadi arsen minta berhenti bekerja dan nikmati lah masa tua mu"
"wah benar kah?" tanya momy sambil memegang perut hulya yang masih rata itu
"iya, mom"
"wow, cute baby.. thak you" ujar momy sambil mengelus perut hulya
"oh ya kamu harus duduk jangan terlalu banyak berdiri, kamu bisa lelah nanti " ujar momy sambil menggiring hulya duduk di sofa yang tak jauh dari mereka
"mom, momy kapan liburan ke Indonesia? apa momy tidak merindukan Anna?" tanya hulya
"emm momy rindu anak itu, tapi momy sedang sibuk"
"mom, banyang kan ketika momy menggendong cucu momy bersama dady, kalian membawa cucu kalian jalan-jalan itu sangat lah menyenangkan bukan?" tanya hulya yang sontak membuat wanita parubaya itu tersenyum terbayang akan hal yang di katakan hulya.
"menginap lah dalam waktu yang lama" ujar momy sambil tersenyum
"in syaa Allah mom"
"tidak bisa, aku sibuk mengurus pekerjaan ku di Indonesia "sahut arsen dengan kesal
"ya udah ga papa biar hulya aja yang disini "
"jangan lah kalian kan sibuk bekerja, yang ada hulya akan kalian telantar kan"
__ADS_1
"enak saja, ya engga lah.." ujar dady yang baru saja masuk
"dady.." ujar hulya sambil menyalami dady arsen
"sehat selalu ya cucu grandpa" ujar dady arsen yang sontak membuat ku dan arsen saling tatap
"dady tau dari mana?" tanya arsen penasaran
"momy mu kan selalu memakai chip jadi dady bisa dengar apa yang momy katakan "
"hah, dasar mantan mafia "
"hahaa ga papa.. lagi belajar insaf ini"sahut momy sambil tersenyum
"oh yaa, karna hari ini dady mendengar kabar baik dari kalian dady akan membagi kebahagiaan dady dengan membagi kan bonus untuk hari esok"
"maaf dad, bukan nya lancang.. tapi menurut hulya mending di donasikan saja kepada orang yang lebih membutuhkan seperti panti asuhan,panti jompo,bedah rumah dan lain-lain "
"itu kan program tv di Indonesia sayang " ujar arsen sambil menepuk jidat nya sendiri
"hehehe kan cuma saran" ujar hulya sambil terkekeh
"emm, tapi saran mu bagus juga.. baik kah dady akan membantu orang-orang terutama orang-orang kesusahan yang ada di Indonesia "
"waahh semoga pahala dady berlipat ganda " ujar hulya sambil mengamin kan do'a-do'a nya
"aamiin"
hulya kembali merebahkan tubuh nya di kasur, arsen memeluk nya dari belakang.
"kau tau sayang?" tanya arsen
"apa?"
"baru satu hari di sini mereka sudah mau menurut sama kata-kata mu"
"Alhamdulillah dong"
malam itu keluarga yang dahulu sangat dingin dan tak pernah makan malam bersama akhir nya melakukan hal itu juga.
"hulya apa yang ingin kamu makan sayang? ayo katakanlah" ujar dady arsen
"tidak ada dad"
"ahh baiklah kalo tidak ada"
seusai makan tiba-tiba hulya melihat notif dari handphone nya, dia memang selalu memasang alarm pengingat sholat
"ahh udah isya ayo kita sholat berjamaah mom dad"
"haa? aku lupa bacaan sholat" ujar momy dan dady secara bersamaan
"hulya ajarin yaa"
"baik lah terimakasih mantu" hulya hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala nya
arsen mengimani jama'ah kecil itu dengan tenang.
"mom dad.. thanks karna kalian sudah mau menyempatkan diri untuk kami" ujar arsen sambil berkaca-kaca
"ini juga masih berusaha" ujar dady sambil tersenyum menatap putra nya.
kedatangan hulya berhasil membuat keluarga yang dulu nya dingin menjadi hangat seperti kopi yang aneh saja di seduh.
"kau memang layak di cintai sayang" ujar arsen sambil mengusap rambut hulya dengan lembut.
sementara di sisi lain rummi sedang menyiram bunga-bunga yang memang sengaja di tanam di balkon kamar rummi
"haii.. kalian cantik sekali, kalian beruntung tau ga, karna kalian tumbuh dengan cinta"
__ADS_1
"sedangkan aku? aku tidak di harapkan oleh suami ku" ujar rummi sambil menagis
di sisi lain anna sedang duduk di bangku kelas nya, seperti biasa dia selalu membaca kitab nya
"heh! cwek murahan!" teriak tasya yang tiba-tiba merebut kitab yang Anna pegang
"apaan sih? hah?" ujar Anna kembali merebut kitab nya dari tangan tasya
"gara-gara lo kak Alex jadi suami orang, kamu hobby banget ya bikin orang marah"
"siapa yang mau bikin marah, mending tidur " ujar Anna sambil tersenyum sinis
" gue pastiin rummi ga akan bertahan lama sama kak Alex" ujar tasya sambil tersenyum miring
"terserah Lo, emang gue pikirin apa? ga!" uajr anak sambil menjulurkan lidah nya
"cewek gila!" sambil menarik hijab anna hingga terbuka dengan sempurna
plakk plakkk bug bug bug
"ahhh sakit Anna, pliss ampuun" Anna pun menghentikan pukul nya
"itu balasan bagi orang yang berani ngelawan gue" ujar Anna sambil tersenyum miring
"Gue akan aduin kelakuan Lo ke ustadzah nabila"
"silakan.. gue ga takut"
ya benar saja kini nama Anna di sebut melalui pengeras suara
"kena Lo an" ujar Tasya sambil terkekeh
"an? kamu tidak bosan ya cipta in gara-gara terus" ujar ustadzah nabila
"bukan saya yang mulai ustadzah"
"setidaknya jangan memukul anak orang"
"iyaa aku tau"
"jadi tolong berubah lah.. jangan buat keonaran"
"yaa " jawab Anna dengan singkat
to be continued
jangan lupa like komen dan vote nya yaa guyss 😍🙏 terimakasih 🤩
jangan lupa juga mampir ke novel terbaru author yaa
21+
bijaklah dalam membaca!
Nama ku Ayla zamora, cantik bukan?
namun itu tak secantik wajah ku begitu pun juga nasib ku.
Walau begitu aku merasa beruntung karna aku lahir dari orang tua hebat, mereka membimbing ku menjadi wanita kuat,mandiri dan tangguh.
Takdir membuat ku terikat oleh pernikahan yang benar-benar aku impikan, aku di nikahi oleh cinta pertama ku.
Kendrick Alberto, nama nya sesuai sekali dengan wajah nya yang tampan siapa sangka dia lah jodoh ku.
pria sedingin kulkas yang ku kenal sejak SMA, dia tidak mudah di dekati wanita bahkan tidak ada yang berani mendekati nya, itu adalah salah satu hal yang aku suka dari nya.
saat wisuda kelulusan ku dia datang dan melamar ku, apakah selama ini dia juga mencintai ku?
hai guys jangan lupa follow Ig author ya:@secret_writer85
__ADS_1