
Kedatangan farhan di sabut oleh siska, dia sudah memakai baju tidur kimono bermotif bunga-bunga.
"selamat malam sayang" ujar siska sambil menyalami suami nya, jujur saja sebenarnya farhan merasa tidak nyaman bila bersama Siska, dia selalu mengingat hulya yang masih di rumah.
"ayo masuk.." ujar siska sambil menarik tangan farhan masuk ke dalam rumah nya
Farhan pun menurut saja, walaupun sebenarnya dia tidak ingin.
"aku buatin kamu kopi yaa" ujar siska pergi meninggalkan farhan yang tengah duduk di sofa.
"nih sayang" ujar siska sambil menyerahkan cangkir berisi kopi hangat
"aku ga suka kopi buatan orang lain, aku cuma suka kopi buatan hulya" ujar farhan dengan malas
"tapi aku kan istri kamu juga sekarang, aku ga mau dong kamu giniin aku.. itu namanya ga adil sayang"
"siapa juga yang mau nikahin kamu hah?"
"kamu kan harus tanggung jawab"
"tanggung jawab atas jebakan yang kamu buat.. iya?"
"kamu bisa kalem dikit ga sih sayang? ga usah sok setia, dulu kamu pernah poligami juga kan?!" bentak Siska yang mulai terpancing emosi nya
"aku poligami bukan karna keegoisan ku siskaa.. dan nadira jauh lebih baik dari pada kamu! kamu itu seperti jala*g! tidak pantas untuk aku nikahi" ujar Farhan yang juga sudah tersulut emosi nya
"ohh, iyaa kamu memang benar! aku memang jala*g seperti yang kamu bilang tadi! aku ****** yang masih virgin waktu kau melakukan nya pada malam itu! apa kau tidak ingat hah?!" ujar siska yang kini juga telah berdiri menjajari farhan
"kelakuan kamu itu tidak pantas siska, kamu dan hulya sama-sama perempuan.. aku mohon sama kamu, jangan rusak rumah tangga ku lebih jauh" ujar Farhan yang nada merendah
"kamu pikir aku melakukan ini karna apa?! aku melakukan ini semua karna aku cinta sama kamu Farhan! aku mau kamu juga jadi milik aku.., pertama kali melihat mu.. aku langsung jatuh cinta farhan" ujar siska menahan tangis nya
"cinta mu itu buta siska! tolong sadar lah.. aku ini sudah punya anak dan istri"
"maaf, mungkin baru pertama kali ini aku ditolak, baru pertama kali ini juga aku melakukan hal bodoh,tapi aku melakukan ini karna mu farhan! tolong kamu juga harus ngerti!"
"kamu itu cantik,pintar,dan juga kaya pasti banyak yang ingin memiliki mu.. kamu masih muda, kamu bisa mencari pasangan yang juga lebih muda"
"justru aku butuh sosok dewasa seperti mu farhan, aku tidak punya ayah sejak aku lahir.. dia meninggal dan ibu ku menikah lagi dengan pengusaha kaya raya, bahkan dia rela menjadi istri kedua juga! begitupun dengan ku farhan.. aku sudah menemukan mu, menemukan alasan kebahagiaan ku"
"alasan kebahagiaan mu hanya akan membuat orang lain menderita siska, hulya akan sakit hati lagi.. dan bagaimana dengan nasib anak ku"
"Farhan! stop menyebut nama istri mu itu, aku tidak ingin kau menyebut nya di depan ku!"
"dia adalah segalanya bagi ku siskaa"
plak!!
Siska pun tak bisa lagi menahan amarah dan rasa cemburunya, Pipi farhan sudah memerah akibat tamparan dari tangan siska.
__ADS_1
dia pun pergi meninggalkan siska sendiri, hal itu sudah pasti membuat siska lebih murka.
Farhan pun kembali ke rumah, dia masuk ke kamar dan mendapati istrinya nya yang tengah tidur meringkuk di sofa yang tak jauh dari ranjang nya.
"maaf kan aku hulyaa" ujar Farhan sambil mencium kening hulya, dia pun terbangun.
"kak, gimana dion? dia baik-baik aja kan?"
"iyaa, kamu tenang aja ga usah khawatir yaa.." ujar Farhan sambil menggendong tubuh hulya ala bridal style, Farhan membawa hulya menuju ke kasur dan dia rebah kan dengan perlahan.
"kak.. kenapa wangi parfum mu berubah?" tanya hulya yang sontak membuat farhan gelapan
"berubah gimana sayang?" tanya farhan pura-pura tidak peka
"aku rasa ini parfum perempuan, tapi ini bukan milik ku kak"
"masa sih?"
"aahh ya udah lah, kita istirahat yukk" ujar hulya yang memang malas berdebat dia pun sambil tersenyum dan memeluk suami nya
"iya" Farhan pun membalas pelukan hulya,
hingga kedua nya tertidur pulas .
pagi itu farhan berangkat lebih awal, setelah sarapan Farhan langsung menuju ke kampus karna memang ada jam pagi.
tak lama dari kepergian farhan, Siska pun datang ke rumah hulya.
"astaghfirullah.. aku kira siapa, maaf ada apa ya?" tanya hulya kebingungan
"kenalin saya siska..salah satu mahasiswi di kampus pak farhan"
"ohh iya iyaa, mari mbak masuk ke dalam"
"emm tidak usah disini saja"
"ee tapi suami saya barusan aja berangkat ke kampus"
"saya bukan mencari suami anda.. saya mencari anda"
"ohh, memang nya ada perlu apa?" tanya hulya sambil mengerutkan dahi nya.
"saya cuma mau bilang, kalo saya itu adalah istri kedua dari suami anda.. bapak farhan Alfarezi prasaja"
deg!!
"apa!?"
"iyaa, saya memang belum lama menikah dengan beliau"
__ADS_1
"maksud kamu apa? kamu tau kan dia itu sudah beristri, dan dia ga mungkin nikah gitu aja tanpa sepengetahuan saya"
"jangan terlalu percaya diri, anda tidak begitu penting bagi nya.." ujar siska sambil tersenyum licik
"lihat ini.. ini adalah foto pernikahan kami"
ujar siska lagi sama memberikan foto-foto pernikahan nya
"astaghfirullah hal adzim.." ujar hulya sambil memegangi dada nya yang begitu bergetar
"kak farhaaan... astaghfirullah"
"kamu sudah percaya? kalo belum ya tanya aja sama suami kamu" ujar siska tersenyum miring
"udah yaa saya mau pergi, saya mau ke kampus dan menemui suami saya" ujar siska sambil melangkah pergi
hulya pun menatapi foto-foto itu, dia tak lagi bisa menahan air matanya. kali ini pelangi nya sudah benar-benar rusak! bukan lagi tergores! tapi sudah di rusak! Farhan telah membohongi nya, dan melakukan poligami bahkan di belakang nya!
pikiran hulya sudah tidak bisa di netral kan lagi.
dia masuk ke dalam, Ratih menatap hulya dengan kebingungan.
namun dia hanya diam sambil menyuapi naya
"mbk hulya kok nangis ya? ada apa?" ujar ratih seorang diri
tak lama kemudian hulya keluar lengkap dengan koper yang ia bawa, dia mendekati Ratih yang masih menggendong Naya
"Ratih, aku kan pergi sebentar bersama anak ku.."
"mbak hulya mau kemana mbk?"
"nanti kalo suami saya tanya, bilang aja saya mau nginep di rumah bunda"
"ohh begitu.. baik mbk hati-hati yaa" uajr Ratih
"iyaaa"
Ratih memandangi kepergian hulya dari depan gerbang.
"ada apa ya? apa ada masalah? kenapa tadi mbk hulya nangis..dan tiba-tiba pergi bawa dek naya"
ujar ratih seorang diri
to be continued
hai guys jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa 😍🙏
guys aku mau fokus ke cerita Farhan dan hulya dulu yaa🙏 untuk versi Anna dan altar.. nanti aku bahas kalo udah konfik dari hulya sedikit mereda.. karna disini aku mu mau bikin kalian fokus dulu sama pelakor baru hahhha😂 yang pasti nya bikin gemess banget Sampel-sampek pengen nyekik
__ADS_1
wkwkwk! ada ga sih? yang sama pikiran nya kaya author?😂 kalo ada komen yaa☺️