
happy reading ๐น๐น๐น๐น๐น๐น
semoga karya othor yang masih anak bawang ini bisa menghibur kalian..aamiin๐คฒ
"Panas tar"
"maaf.."
"bagaimana ini?" ujar anna yang semakin membuat altar kebingungan
"aku akan mengambil kan tissue basah" ujar altar sambil beranjak pergi meninggalkan Anna
anna pun tersenyum puas karna dengan jelas altar menahan sejuta hasrat nya, bahkan diam-diam menatap ke bagian sensitif altar yang sudah tidak seperti semestinya.
"kamu bisa lap sendiri kan?" tanya altar sambil menyerahkan tissue basah itu pada Anna yang masih meringis kepanasan
"ga tanggung jawab banget sih!" ujar Anna dengan ketus, muka nya pun seketika di tekuk membuat altar serba salah, bukan nya tidak mau mengelap dada nya anna dia hanya takut bila semakin tergoda bila memegang area tubuh anna yang menggoda
"emm ya sudah lah, kemarilah" ujar altar kemudian Anna mendekat kan diri nya ke altar, altar menelan saliva nya dengan kasar Karna pemandangan di depan nya semakin meronta-ronta ingin di sapa
sreeett sreett ..
"ahhh" desah anna semakin membuat altar kalang kabut, mata nya pun merem melek melihat dada putih Anna yang terbuka bagian atas nya, Anna sedikit menarik ujung baju bagian dada nya ke bawah.
sontak membuat altar menghentikan aktivitas nya,dia membuang muka nya ke arah lain
"kok udah sih tar! nanti kalo aku kepanasan gimana? pedes tau kuah nya" ujar Anna sambil tersenyum licik tanpa sepengetahuan altar
"ahh aku ga kuat Anna.. jangan menggoda ku terus-menerus..aku bisa memakan mu sekarang juga!" ujar altar dengan penuh penekanan
"kok mau di makan sih? emang nya aku makanan apa?" tanya anna kebingungan pikiran nya memang masih sepolos itu
"iyaaa, kamu itu makanan yang lezat.. tapi sayang nya belum bisa ku cicipi" ujar altar yang masih enggan melihat ke arah anna
"makanan apa sih tar! ga jelas dehhh.. aku manusia tau" ujar anna tidak terima
"ahh bukan itu maksud ku" ujar altar sambil mengacak rambut nya
__ADS_1
"lalu?" tanya anna penasaran
"aku bisa saja memakan mu seperti ini" ujar altar yang tiba-tiba menindih tubuh Anna dan ******* lembut bibir ranum Anna, Anna yang terkejut hanya bisa diam tanpa membalas ******* altar, namun tangan altar semakin tidak bisa di kondisi kan. altar membuka tali lingrie itu dan tangan nya menggerayangi dada anna yang masih kencang dan mulus itu, Anna memejamkan mata nya merasa kan kenikmatan yang altar berikan, altar menciumi seluruh tubuh anna seperti wajah,tengkuk,dada, telinga,dan lain nya Anna merasa kan kenikmatan ini pertama kali nya, begitupun dengan altar dia belum pernah melakukan nya namun sudah mahir tanpa berguru, tiba-tiba telpon Anna berdering dan sontak membuat Anna mendorong tubuh altar, altar pun tersadar dari tindakan nafsu nya yang tidak bisa di kendalikan.
Anna mengambil handphone nya yang tergeletak di meja samping ranjang nya
"hallo dad"
"Hallo Anna.. kamu belum pulang kan? david bilang mobil kalian mogok? dan kalian menginap di hotel, setelah itu altar memberitahu david..katanya kamu sakit..apa sudah sembuh?" tanya arsen dengan nada cemas
"no dad.. i'm okay" ujar Anna sambil mengatur nafas nya yang baru saja di buat ngos-ngosan oleh altar, jangan tanya dimana altar, karna pria itu langsung masuk ke kamar mandi setelah sadar dari hasrat nya.
"tapi kenapa nafas mu seperti tersengal-sengal? apa kalian habis olahraga?" tanya arsen dengan nada serius
"iya, dad" ujar anna berbohong, dia menggigit bibir bawah nya
"olahraga? olahraga apa yang kalian lakukan
, hah?" tanya arsen dengan nada mengintimidasi
"hah?" arsen tambah di buat penasaran
"mmm maksud Anna.. tadi kita nge-gym bareng dad, terus abis itu main catur jadi nya kecapekan" ujar anna sambil tersenyum, berharap arsen mempercayai nya
"baiklah, dady akan pastikan sendiri setelah kalian kesini" ujar arsen yang kemudian menutup telponnya sepihak
tutt tuttt
"huh! dady.. aku kan juga ga tau kalo altar bakal gituin aku" ujar Anna sambil merengut kan bibir nya
ceklek..
altar keluar dari kamar mandi dengan muka dingin menatap Anna yang tengah duduk di tepi ranjang, Anna mencoba mengait kan baju nya lagi.
"tar? are you okay?" tanya anna kepada altar yang tengah mendudukan bokong nya di tepi ranjang namun dari sisi lain, pria tampan itu tampak menghindari anna.
"ehemm" hanya di Jawab dengan deheman
__ADS_1
"apa menurut mau aku kurang seksi? apa aku harus terlihat lebih seksi lagi seperti dokter tadi?" ujar anna sambil memandangi tubuh nya sendiri
"Anna.. kamu istri ku, apapun yang ada pada diri mu akan aku terima..tidak perlu kamu menjadi orang lain, apalagi untuk menggoda ku..aku bukan tipe orang yang mudah tergoda"ujar Altar sambil menatap kedua mata Anna dengan lekat
"oh ya? tapi kenapa tadi kamu tergoda pada ku? kata mu kau tidak mudah tergoda" ujar anna sambil duduk mendekati altar
"emm aku juga tidak tau, mungkin karena kau istri ku.. dan sudah sah untuk ku"
"ohh begitu.." ujar anna yang kemudian menyandar kan kepala nya di pangkuan altar, altar masih enggan menatap anna lagi, Karna posisi Anna berubah menjadi lebih intim menurut altar
"kenapa? aku jelek ya? jadi kamu ga mau natap aku" ujar Anna dengan nada kecewa
"bukan..bukan seperti itu, hanya saja aku takut bila tidak bisa menjaga amanah ku.. aku memang suami mu anna, tapi sesuai apa yang kita sepakati dari awal..aku tidak akan menyentuh mu sebelum kamu lulus sekolah"
"ahhh ga seru! kalo gitu aku mau cepet lulus aja.. bisa ga?" tanya anna sambil menduduk kan diri nya di paha altar dan melingkarkan kedua kaki nya di perut altar.
"astaghfirullah Anna.... jangan menguji ku lagii, sudah jelas kan? aku tergoda pada mu..jadi stop, turun lah" ujar altar menghembuskan nafas nya dengan kasar
"aku akan pengen kamu manjain tar.. kamu tau? dari kecil aku sudah kehilangan sosok ayah.. bukan berarti dady tidak mengurus ku, dady sangat menyayangi ku..tapi dia selalu sibuk dengan pekerjaan nya dan jarang sekali memberikan ku perhatian.." ujar anna dengan nada sedih, kepala nya menunduk dia jarang sekali memperlihatkan kesedihan nya di depan orang lain, altar pun merasa kasian kepada anna kemudian dia memeluk anna dengan erat
"aku akan menjadi suami sekaligus dady buat kamu Anna" ujar altar sambil mengelus rambut anna dengan lembut, Anna merasa kan debaran jantung yang tak seperti biasanya, dia juga merasa nyaman saat altar memeluk tubuh nya, dia menetas kan air mata nya altar merasa kan pundak nya yang basah, kemudian dia melepas kan pelukan nya dan kemudian menghapus air mata anna dengan lembut
cup..
altar mencium kening anna,Anna pun semakin menagis terharu di buat nya
"berjanji lah..untuk selalu membuat ku bahagia dan menjadi kan aku satu-satunya altar" ujar anna sambil tersenyum kepada altar
"aku belum bisa memastikan apakah aku bener-bener mencintai mu.. bahkan aku juga belum tau isi hati mu.. tapi saat menikahi mu aku berarti aku sudah berjanji kepada Allah untuk menjaga mu.. menyayangi mu..dan membimbing mu.. berikan aku kesempatan untuk melakukan semua kewajiban ku Anna" ujar altar yang menatap mata Anna dengan lekat, anna mengangguk kan kepala nya dengan perlahan sambil tersenyum kepada altar.
"thank you my hubby" ujar Anna sambil memeluk altar, altar membalas pelukan annad dengan erat.
to be continued
hai guys jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa ๐๐ terimakasih ๐คฉ๐ karya othor yang masih amatiran ini sangat membutuhkan dukungan dari kalian semua ๐ Tanpa kalian siapa lah othor๐
dan atas izin Allah yang maha kuasa othor bisa menulis karya ini untuk kalian semua.. semoga dapat menghibur dan ambil pelajaran dari apa yang yang dapat di ambil..๐yang jelek-jelek jangan di tiruu๐
__ADS_1