
Happy reading ๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
di komen yokk๐ biar othor tau letak kesalahan dimana๐ค
Alexander Lemos memandangi wajah dingin altar kedua nya saling tatap bak seorang musuh, Anna yang masih bergelayut manja di lengan altar pun menarik tangan altar untuk pergi dari situ, Anna takut Alex akan membuat kekacauan sehingga pesta Mony dan dady nya akan hancur.
"tar, kita pergi kesana yuk.. aku laper" ujar Anna sambil menarik lengan altar, altar pun mengikuti langkah kaki istri kecil nya namun sesaat kemudian tangan altar di tarik oleh pria bernama Alex itu, sontak altar memutar badan nya dan menghadap ke arah alex lagi.
"sorry bro! kita belum berkenalan bukan?" tanya alex sok ramah, altar pun mencoba tersenyum walupun entah apa yang ia rasakan
"aku alex.. orang yang pernah di tolak berkali-kali oleh istri yang ini" ujara Alex sambil menjabat tangan altar dan kemudian mengalihkan pandangan nya ke arah Anna yang tengah memandang kesal ke arah nya.
"seneng bertemu dengan mu" ujar altar sambil tersenyum miring
"betapa beruntung nya kamu mendapatkan cinta Anna, dari sekian banyak nya pria yang ingin berada di posisi mu sekarang.. ternyata kamu lah pemenang nya, apa yang kamu lakukan hingga Anna mau menerima mu?' tanya alex dengan tersenyum mengejek
"aku memang telah di kirim tuhan untuk menjadi pasangan Anna.. hanya itu jawaban nya" ujar altar dengan santai, sejauh ini anna masih terlihat santai mendengar percakapan kedua nya
"apa kamu mencintai nya?" tanya alex yang kemudian mengarahkan tatapan nya kepada Anna, Anna pun memandang altar yang juga memandang nya
"of course! i love you Anna" ujar altar yang justru beralih mengatakan cinta nya kepada Anna, Anna pun terlihat bahagia kedua mata nya berbinar-binar,di tambah lagi pipi ny yBg merah karna salah tingkah.
"love you more hubby.." ujar Anna sambil memeluk tubuh altar dari samping, hal itu membuat Alex semakin panas dia pun memutuskan untuk pergi dari hadapan mereka.
"altar.. apakah yang kamu katakan barusan nyata?" tanya anna saat kepergian Alex, kemudian altar menatap kedua mata Anna dengan intens, kedua tangan altar menangkup wajah Anna, anna hanya menatap altar dengan menahan gejolak hati nya.
"Anna, i love you.. i'm so love you.." ujar altar sambil tersenyum manis, senyum yang jarang sekali di perlihatkan kepada semua orang.
"really?" tanya anna dengan hati berdebar,wajah nya begitu bahagia mengetahui kebenaran itu.
"aku serius,dari awal kita bertemu.. aku merasakan detak jantung ku begitu cepat, aku juga tidak sadar apa yang sebenarnya aku rasa kan.. tapi saat kita di jodohkan aku langsung antusias untuk menerima mu, entah dorongan dari mana.. jujur saja aku senang mendengar kita akan di jodohkan" ujar altar dengan serius
"oh my god! aku masih ga percaya, seorang altar manusia dingin, jatuh cinta kepada ku?"
"aku pun begitu.. aku merasa spesial karena kamu menjadi milik ku.. aku merasa kamu juga merasakan hal serupa" ujar Altar sambil tersenyum, Anna tersenyum malu memang benar, hati nya kini telah terpaut dalam untuk altar.
"do you love me?" tanya Altar menata kedua mata Anna dengan lekat, Anna mengangguk kan kepala nya
__ADS_1
"yes, i love you.." ujar Anna sambil tersenyum, altar memeluk tubuh anba dengan erat tak peduli banyak orang di situ, kedua manusia berhati dingin itu telah menemukan pawang nya.
kriinggg kriiiiiinggggggg kkriiiiiingggggg.....
Tiba-tiba alarm kebakaran pun berbunyi, semua orang tampak panik
begitu juga dengan altar, mereka berdua melepaskan pelukan mereka.
"kebakaran!" ujar anna dengan khawatir
sedangkan arsen dan hulya yang tengah duduk di pelaminan pun merasa terkejut kedua nya apalagi hulya, dia sangat panik
"tenang, aku ada disini.. kita harus mencari Naya dan kedua orang tuan momy" ujar altar sambil menggandeng wanita nya
sedangkan bunda dan ayah telah di aman kan oleh bodyguard yang memang arsen tugas kan untuk menjaga mereka
seluruh santri sudah diarah kan oleh Abah yai dan ibu yai untuk keluar namun beberapa orang arsen membawa mereka semua ke tempat aman, dan beberapa pengunjung juga nampak heboh ingin menyelamat kan diri masingmasing
"arsen! aku harus mencari putri ku" ujar hulya yang hendak beranjak dari tempat itu
"aku rasa ada yang tidak beres"
"David!" teriak arsen dari earphone penyadapan yang ia gunakan
"saya tuan"
"check lokasi!"
"siap!"
David mengerahkan seluruh anak buah nya untuk mengecheck dimana tanda-tanda kebahayaan itu berasal, semua penjuru telah di check namun tak ada satupun tanda-tanda kebakaran
"tuan! tidak ada kebakaran yang terjadi, ini hanya jebakan" ujar david dari balik alat penyadap suara itu
"oke, pastikan pesta ku kembali seperti semula "
"siap tuan!" altar dan dan Anna mendengar suara dari alat penyadap itu, karna kedua ny juga memakai alat tersebut.
__ADS_1
"ahh ****! siapa yang berani mengacau kan pesta ku!" ujar arsen dengan geram, hulya masih menagis di pelaminan itu, dengan cepat arsen memeluk dan mencium kening nya.
"tidak akan terjadi apa-apa " ujar arsen dengan lembut
"perhatian! perhatian! maaf sudah membuat ketidak nyamanan.. jangan panik! ini hanya jebakan, tidak ada kebakaran di tempat ini.. silahkan Kembali menikmati jamuan kami"
"Attention! attention! sorry for causing inconvenience.. sorry don't panic! this is just a trap, there is no fire in this place.. please go back to enjoy our meal"ujar David dari dalam ruang monitor,dia menggunakan pengeras suara agar seluruh tamu undangan mendengar nya, dia juga mengatakan dengan bahasa Inggris agar tamu undangan arsen yang dari luar negeri dapat memahami bahasa nya.
seluruh tamu undangan pun kembali tenang, tak ada yang menyadari kehadiran Farhan yang memang menyelinap masuk di antara ratusan pengunjung. mantan suami hulya itu tersenyum miring karna dapat mengacau kan pesta pernikahan itu, walupun memang tidak sepenuhnya ia rusak, dia berdiri di dekat keponakan nya. Alex.. pria muda berdarah bule itu tersenyum licik menatap keadaan yang seakan berhasil ia kendalikan.
"so good uncle!" ujar Alex dengan puas, Farhan pun hanya tersenyum miring menatap keponakan nya itu.
acara demi acara pun telah terlewati, walupun ada kekacauan nya yang sempat terjadi namun semua kembali seperti semula.
semua pengunjung mulai berpamitan untuk pulang, kedua raja dan ratu sehari itu nampak lelah namun juga bahagia.
"apa kamu lelah?" tanya arsen yang langsung mendapat anggukan kepala dari hulya, dengan cepat arsen menggendong hulya ala bridal style
"arsen.. turun kan aku, pasti kamu juga lelah" ujar hulya meronta
"diam lah, aku tidak selemah itu" ujar arsen tersenyum miring, hulya pun memutar bola matanya dengan malas, semua pengunjung dari kedua orang tua hulya memang sudah pergi, sedangkan kedua pasangan muda itu sudah mengurung diri di kamar.
altar baru saja selesai mandi sedangkan anna sedang mengaca di depan kaca menyisir rambut basah nya.
"hello my wife" ujar altar yang tiba-tiba memeluk Anna dari belakang, Anna menoleh kebelakang dan memeluk tubuh bidang altar yang hanya terbalut handuk
"jangan terlalu menempel Anna, kau bisa membangun kan nya" ujar altar sambil melepaskan pelukan Anna
"siapa yang bangun?" tanya anna dengan polos, altar pun menepuk jidatnya sendiri menyadari kepolosan istri kecil nya.
balik lagi dengan pasangan pengantin baru yang baru saja selesai mandi bersama
"wangi mu sangat menggoda sayang" ujar arsen yang tengah mengendus kulit hukya yang terbalut mantel mandi
"arsen, sholat dulu.." ujar hulya memperingati, arsen pun mengganggukan kepala nya.
hahah di buat nanggung ga papa ya?๐ terus simak di eps selanjutnya โบ๏ธ dan jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa ๐ terimakasih ๐คฉ dukungan kalian sangat penting untuk menambah semangat author โบ๏ธ
__ADS_1