
Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
jangan lupa follow Ig author ya guys 😍
Ig:@secret_writer85
tiktok:@secretwriter22
untuk eps-eps selanjutnya author bakal fokus ke dua couple muda kita yaa (alan "altar Anna) dan (Arum"Alex rummi")🤩
karna cerita hulya dan arsen sudah Author anggap selesai dengan ending yang membahagiakan 🤗 tapi nanti masih di selipin di eps-eps selanjutnya kok😆 author juga akan bahas kelahiran ketiga Anna kembar momy hulya dan dady arse, okay?🤭
setelah puas dengan pergulatan panas nya altar kembali menggendong tubuh Anna menuju ke kasur, dia merebahkan Anna dengan perlahan.
perlakuan altar tak pernah berubah walaupun dia hilang ingatan, Anna masih harus berjuang lagi agar bongkahan es itu mencair kembali.
"mau kemana?"tanya altar saat anna beranjak pergi dari ranjang nya
"wudhu, kan mau sholat subuh"
"oh yaa, kenapa aku bisa sampai lupa sholat gara-gara wanita itu" batin Altar dalam hati nya
setelah selesai berwudhu kedua nya menunaikan sholat subuh berjamaah, seperti biasa anna mencium tangan altar seusai sholat dia juga memasang dahi nya untuk di cium altar, namun seperti nya pria itu justru keheranan karna Anna tak segera menjauh setelah menyalami tangan nya.
"kok diem aja sih?" tanya anna
"kamu ngapain?" tanya altar balik
"nungguin kamu cium kening aku terus cium bibir ku bahkan biasa nya kamu ***** bibir aku juga" ujar Anna sambil menatap kedua mata altar
"hei.. mau kemana?!"teriak Anna saat altar malah pergi menjauh setelah mendengar penjelasan Anna
"mau jogging!" jawab altar sambil membuka lemari baju dan mencari baju sport nya, dengan antusias anna membantu altar mencari baju nya.
"nih" ujar Anna sambil mengulurkan baju yang altar cari
"altar, mau jogging ya?" tanya hulya yang kebetulan masih menginap di rumah mereka
"iya tan"
"momy,panggil nya momy" ujar hulya sambil tersenyum
"iya mom"
"pagi momy.. kita mau jogging nih, momy mau ikutan ga?" tanya hulya yang kemudian menggandeng tangan altar, pria itu tak memberontak dia hanya diam saja.
"engga, sayang.. momy mau olahraga di rumah aja sama dady"
"haduh benar-benar yaa, kalian nih udah berhasil kasih Anna 1 adek dan 3 calon adek baru loh.." ujar Anna sambil terkekeh
"hahaha, kamu nih apaan sih" ujar hulya tersenyum malu
"ayo" ujar Anna sambil menggandeng dan membawa altar berlari membarengi nya
"lepass.." ujar altar sambil melepaskan tangan Anna yang melingkar lengan nya, kemudian altar berlari mendahului Anna.
"ahh terserah lah, dari kemaren-kemaren perasaan dia cuekin aku muluk.. emang dia pikir dia doang apa yang bisa cuek, heh! aku juga bisa" ujar Anna sambil melipat kedua tangan nya di dada
"wahh cogan tuh" ujar dua wanita cantik sexy yang mengucir rambut nya
"gue mau drama deh" ujar salah seorang diantara mereka
"aww!" teriak wanita itu yang tiba-tiba terjatuh, dia memegangi pergelangan kaki nya
"aduhh, oh my god sherin.. kamu kenapa?" tanya teman wanita itu
"kaki ku sakit.." ujar sherin sambil meringis kesakitan
__ADS_1
"mas, tolong dong kaki temen saya sakit nih"
kemudian altar berhenti namun belum mendekati kedua wanita tersebut, hal itu jelas di lihat oleh Anna dari kejauhan
"oke, kita lihat.. apa kamu respect sama cewek-cewek sexy itu" ujar Anna dengan tatapan tajam
altar mendekati kedua wanita itu anna kecewa melihat altar yang mudah tergoda dengan wanita-wanita modus itu, kemudian Anna pergi meninggalkan tempat itu.
"nih, saya bawa minyak urut.. kamu bisa pijit temen kamu pake minta Ini" ujar altar yang kemudian pergi dari kedua wanita itu
"dihh, songong bener"gerutu sherin
"kamu jahat altar! dasar semua cwok emang sama!" teriak Anna sambil manaiki tangga menuju kamar nya
"hei, ada apa Anna? kenapa bilang seperti itu? apa menurut mu dady juga sama dengan pria lain yang di luar sana!?" teriak arsen yang sontak membuat Anna menghentikan langkah nya, tanpa mendengar kan celoteh arsen, Anna kembali melanjutkan kan langkah nya.
"kenapa sih dia? kenapa pulang-pulang dia marah seperti itu" ujar arsen sambil berkacak pinggang
"biasa lah cewek, suka berubah-ubah mood" sahut hulya sambil mengelus punggung arsen
"hemm, apa menurut mu aku seperti yang Anna katakan?" tanya arsen sambil menangkup kedua wajah hulya
"emm, mungkin iyaa" jawab hulya sambil tersenyum meringis
"kok gitu sih" arsen mengerut kan bibir nya
cup..
hulya mencium berjinjit dan mencium bibir arsen sekilas kemudian hulya berlari pergi menghindar singa yang gampang lapar itu.
"heii.. pagi-pagi sudah menggoda,sini kamu" teriak arsen sambil mengejar hulya
saat altar terus berjalan dia baru saja sadar ternyata hulya tak mengikuti nya lagi
"kemana wanita itu?" tanya altar seorang diri
"ahh sudah lah terserah dia" ujar altar kembali ber jogging ria.
"dimana dia?" tanya altar seorang diri
ceklek...
Anna masuk ke dalam kamar, hal itu membuat altar menatap kedua mata Anna, tatapan mereka sempat bertemu beberapa detik namun kemudian Anna mengalihkan pandangan nya.
"tumben dia ga bawa sarapan buat aku" batin altar , Anna mengambil handphone nya yang berada di meja dekat ranjang nya.
wanita itu tampak acuh padahal sejak tadi dia di tatap lekat oleh suami nya.
kemudian anna kembali keluar meninggalkan altar
"hei, mau kemana?" tanya altar yang sontak membuat Anna menghentikan langkah nya
"bukan urusan kamu" ujar Anna melanjutkan langkah nya lagi
"aku lapar" ujar altar lagi
"makan lah" jawab Anna dengan acuh
"dia kenapa sih?" tanya altar seorang diri
"Anna, dimana suami mu?" tanya hulya sambil menyiapkan sarapan di meja
"di kamar, mom" jawab Anna dengan acuh
"ohh udah di anterin belum sarapan nya?" tanya hulya lagi sambil melirik ke arah Anna kemudian beralih melirik arsen yang duduk di samping nya
"belum"
__ADS_1
"loh, kok belum.. nanti kalo kelaparan gimana?" sahut arsen
"biar ngambil sendiri lah dad, dia kan punya tangan dan kaki" ujar hulya sambil menuang nasi ke piring nya
"hei, anak dady kenapa begini hmm?" tanya arsen yang kemudian memeluk anna dari belakang
"aku kesal dad" ujar Anna sambil memukuli dada bidang arsen, hal itu di lihat langsung oleh altar yang ternyata sudah berada di belakang mereka berdua
"kesal kenapa?" tanya hulya sambil memberikan kode kepada arsen bahwa ada seseorang di belakang mereka
"altar itu nyebelin dad! nybeliiinnn banget"
"ssstttt anak dady ga boleh cengeng dong" ujar arsen sambil memeluk tubuh Anna, seperti nya arsen sengaja melakukan hal tersebut.
"ekhem!"
"ehh Altar.." ujar hulya saat altar sudah memberikan kode peringatan dengan cepat arsen melepaskan pelukan nya, seperti nya arsen berhasil membuat menantu nya cemburu.
"selamat pagi dad, mom" ujar altar yang kemudian duduk di sebelah anna
"pagi, sayang" ujar altar sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada Anna, hal itu membuat Anna memutar bola mata nya dengan malas.
"gimana? udah lumayan berkurang kan sakit nya?" tanya arsen sambil menatap altar
"Alhamdulillah sudah, dad" jawab altar sambil tersenyum
"ini semua karna dia, my wonder woman" ujar Altar sambil melirik ke arah Anna
"mentang-mentang ada dady, sok baik banget sih!" batin Anna dengan kesal
"Alhamdulillah"sahut hulya sambil tersenyum
"makan yang banyak ya tar" ujar hulya lagi
"iya, mom"
"Hem, dad.. mom.. Anna udah kenyang nih, duluan yaa" ujar Anna yang kemudian pergi
"ehh, padahal belum di habisin loh sarapan nya" ujar hulya sambil melirik ke arah sarapan Anna
"emm, dady.. momy.. altar juga masih kenyang, altar ke dalam dulu ya" ujar altar yang kemudian menyusul Anna
"Kenapa pergi tiba-tiba?" tanya altar saat anna hendak menutup pintu kamar nya
ceklek..
altar menutup pintu itu dan kemudian berjalan mendekati Anna, Anna mundur perlahan hingga dia menempel pada ranjang nya, hal itu membuat Anna berhenti namun mencondongkan tubuh nya kebelakang
"ngapain ngikutin aku segala?" tanya anna dengan sewot
"kata nya aku suami mu kan? masa ga boleh aku ngikutin istri aku sendiri "
"heh! suami? suami yang gampang terbujuk sama mbak-mbak berbaju sexy yang berusaha modus itu?" ujar Anna sambil tersenyum miring
"siapa yang terbujuk?" tanya altar sambil mengerutkan kening nya
"kamu lah! ya kali mang ujang "
"emm, siapa bilang aku terbujuk? hmm?" ujar altar sambil mendekati Anna, hal itu semakin membuat Anna menjauh badan nya, dia pun hampir saja terjatuh di ranjang namun dengan cepat altar meraih tubuh nya
"aku hanya terbujuk oleh rayuan mu saja Anna" ujar altar sambil tersenyum miring.
to be continued
jangan lupa apa?
jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍 terimakasih 🤩🙏
__ADS_1
daann jangan lupa juga buat mampir ke karya baru othor yaa nih judul nya👇