
Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
malam itu Alexander di buat tak bisa tidur, bukan hanya resah kehilangan rummi entah mengapa mata nya tak bisa terpejam tanpa memeluk tubuh rummi.
"****! kenapa wanita itu menyusahkan sekali" ujar Alex yang kemudian turun dari ranjang nya
tok tok tok..
"siapa?!" teriak alex
"saya, tuan" ujar suara berat pria dewasa yang tak lain adalah damian
ceklek...
"saya sudah menemukan dimana jejak nona berada tuan"
"dimana dia!?" gertak Alex yang tak sabar ingin menemukan wanita nya
"saya berhasil mengamati cctv di luar hotel dan mendapati nona menaiki taxi ini, setelah saya cari tau melalui sopir nya ternyata nona sedang berada di suatu tempat penginapan, tuan"
"ayo, kita kesana sekarang" ujar Alex sambil kembali memakai baju nya
.....
malam dingin dengan cuaca yang tak begitu cerah, rummi sedang mendengarkan kajian dari Abah yai yang di stel melalui YouTube
"rindu, beliau.. hikss hiksss.. bah, aku masih ingin menjadi santri mu.. aku tidak ingin di sini hiks hiks " ujar rummi sambil memeluk guling nya sudah basah karna air mata nya
....
sedangkan di sisi lain Alexander dan damian sudah berada di tempat tujuan, mereka hendak masuk namun sebelum nya mereka harus memastikan bahwa tempat ini benar-benar di huni oleh rummi, damian menanyai seorang wanita parubaya yang merupakan pemilik tempat itu.
"permisi, apa hari ini ada seorang wanita muda yang menginap di salah satu penginapan mu?" tanya damian dengan santai
"ada, dia menggunakan hijab" ujar wanita itu dengan berbahasa Inggris
"dia adalah istri ku, aku harus menemui nya" sahut Alex
"mari saya antar kan" ujar wanita parubaya itu dengan lembut
.....
"ini kamar nya, tuan-tuan" ujar wanita itu sambil memberikan kunci cadangan
"terimakasih" ujar Alex sambil meraih kunci itu
"dam, kamu boleh pergi sekarang" usir Alex yang sontak membuat pria itu membungkuk kan badan nya dan kemudian pergi.
ceklek...
penginapan itu hanya ada ruang tamu,kamar,dapur,dan kamar mandi.
__ADS_1
Alexander berhenti saat mendengar suara pria parubaya yang ia kenali, dia membuka pintu kamar rummi sedikit sekali dan mengintip apa yang sedang rummi lakukan di dalam sana.
"ohh, kira dia sedang di nasehati lewat telpon..ternyata dia sedang menonton lewat YouTube" ujar Alex
Alex terus memandangi rummi dan hanya terlihat punggung nya yang sedang duduk di tepi ranjang sambil memeluk guling, kemudian dia masuk dan memelan kan langkah nya.
grep
tiba-tiba Alex memeluk tubuh rummi dari belakang dan menjatuhkan rummi di kasur yang tidak begitu besar itu.
rummi mencoba meronta namun sesaat dia ingat betul aroma dari parfum yang menyengat di hidung nya
"mas Alex?" ujar rummi sambil menoleh ke belakang
"Kenapa kamu di sini, hah?!" gertak Alex sambil mengeratkan pelukan nya, rummi ingin sekali menangis dan berteriak bahwa ini adalah keinginan nya bukan!?
"lepas! mas.. ngapain kamu kesini? bukan nya kamu seneng kan? kalo aku pergi? kata mu aku lebih cocok jadi gelandangan" ujar rummi yang enggan menatap wajah tampan suami nya yang sedang menatap nya dari samping
"hahah dasar lebay! gitu aja ngambek" ujar Alex dengan santai nya
"mas, kamu pikir aku ga bisa ngambek apa?" ujar rummi sambil membalikkan badan nya dan menatap Alex dengan intens
"mungkin bisa, tapiii pasti tidak akan lama karna akan menguasai mu hahhaha" ujar Alex yang kemudian menciumi tengkuk rummi secara tiba-tiba, karna mendapat serangan dadakan rummi susah untuk menolak.
Alhasil dia menikmati setiap sentuhan yang Alex berikan, hingga tubuh nya menjadi panas .
"mas, stoopphh!" ujar rummi yang kemudian mendorong tubuh Alex
"kenapa? mau menolak?"
"kamu tau itu dosa kan?"
"tau, dan kamu juga tau menyakiti hati ku itu juga dosa kan?" ujar rummi yang justru menghakimi Alex
"kamu itu terlalu baperan, sudah ku bilang jangan di ambil hati" ujar Alex sambil kembali memeluk tubuh rummi
"kamu kaya gini cuma takut di marahin dady kan?" tanya rummi sambil menatap kedua mata suami nya
"itu salah satu nya"
"salah dua nya apa?" tanya rummi
"aku menginginkan mu" ujar Alex seperti tak punya malu sama sekali
"dasar pria modus! kamu pikir aku mau hah?!" ujar rummi dengan nada tinggi
baru kali ini Alex mendengar rummi berbicara kasar seperti itu.
"nice girl" ujar Alex sambil mencium bibir rummi sekilas
"kalo kamu pengen aku ikut kamu pulang.. jangan sentuh aku!" ujar rummi sambil menyilang kan kedua tangan nya di dada
__ADS_1
"hahahaa, sok jual mahal" ujar Alex sambil terkekeh melihat tingkah anna yang sok garang
"kalau aku tetap ingin menyentuh mu?" tanya alex sambil tersenyum licik
"aku, aku.. aku akan menangis, em tidak-tidak.. aku akan kabur lagi"
"coba saja kalau bisa" ujar Alex dengan nada menantang, rummi berjalan menjauhi Alex dan Alex terus melangkah mendekati nya hingga tubuh rummi terbentur oleh dinding, dan kedua tangan Alex ini mengunci nya.
dia menatap rummi dengan tatapan mesum, yang sudah rummi hafal gelagat nya.
"Alex! pliss jangan sentuh aku plis!" teriak rummi sambil menutup mata nya
cup...
"Alex...!" teriak rummi lagi yang sontak membuat Alex semakin gemas untuk menjahili nya
"siapa bilang aku menyentuh mu, hah? aku hanya mencium bibir mu tanpa menyentuh nya dengan tangan ku ujar Alex sambil terkekeh, kemudian rummi tersenyum miring dan kemudian menendang rudal Alex yang sudah siap tempur itu
"Aw! sakiit.. " ujar Alex sambil memegangi area sensitif nya
"hahaha maaf, ya mas.. itu balasan untuk orang yang keras kepala dan mesuman seperti kamu" ujar rummi yang sudah terbebas dari kukungan Alex
.....
akibat tendangan maut dari rummi Alex berjalan aneh makan itu, namun sesuai janji nya rummi ikut bersama pulang Alex saat itu juga.
damian membuka kan pintu untuk kedua majikan nya, namun pria dewasa itu seperti sedang menahan tawa
"kau mengejek ku?!" gertak Alex yang berhasil membuat damian menunduk kan kepala nya
rummi memasuki mobil itu lebih dulu, kemudian baru di susul oleh Alex.
"ingat, jangan menyentuh ku.." ujar rummi sambil memicing kan mata nya
"hemm"
.....
di sepanjang perjalanan rummi terlihat mengantuk dan akhirnya dia menjatuh kan kepala nya di bahu Alex, melihat itu Alex justru memeluk nya dari samping, dia melupakan perjanjian itu selagi rummi tidak sadar kan diri.
"sebenarnya anda sudah mencintai wanita mu, tuan.. hanya saja anda masih terlalu batu untuk mengakui nya" batin damian yang memandangi kedua pasangan itu arinbakaik kaca nya.
....
sesampainya di hotel, Alex menggendong rummi yang masih tertidur, walaupun langkah nya masih terlihat aneh namun Alex tetap menggendong nya hingga sampai ke kamar mereka.
Alex meletakkan rummi dengan perlahan, setelah itu dia melepaskan hijab yang rummi kenakan, dia juga menggantikan baju rummi dengan baju tidur kimono bermotif, malam itu Alex bisa menahan nya mungkin Karna dia takut bila rummi benar-benar meninggalkan nya lagi.
malam itu Alex menjadi rummi sebagai guling bernyawa, dia langsung tertidur nyenyak saat memeluk rummi .
Alex memang belum sadar dengan perasaan nya sendiri, sedangkan rummi masih berfikir bahwa alex tidak menginginkan kehadiran nya, kedua insan yang berbeda opini namun satu rasa.
__ADS_1
to be continued
jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍🙏 terimakasih 🤩