
Happy reading ๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
selamat hari sumpah pemuda ๐ช๐คฉbagi seluruh pemuda Indonesia ๐ semoga kita bisa menjadi pemuda penerus bangsa yang akan dapat meharum kan nama bangsa Indonesia aamiin๐คฒโค๏ธ
salam NKRI๐ช๐ฒ๐จ
pagi hari nya altar dengan telaten menyuapi istri nya yang kini bertambah nafsu makan nya
"bumil, pelan-pelan dong.." ujar altar sambil terkekeh geli
"sayang.. aku pengen ketemu rummi ya? kangeeen banget"
"kita masih di London loh, mana mungkin bisa ketemu"
"bisa kok, masa iya Alex ga datang ke acara birthday party nya Arjun, itu ga mungkin"
"ohh, mereka sahabatan?"
"iyaa"
"dulu arjun juga suka sama aku" ujar Anna dengan bangga
"oh ya?"
"he'em" ujar Anna sambil mengangguk kan kepala nya
"memang di antara mereka berdua ga ada yang ganteng nya ngelebihin aku ya?" tanya altar dengan bangga
"idih PD" cibir Anna
"bukti nya kamu mau nya cuma sama aku aja" ujar altar balik menyombongkan diri nya
"mereka sih ganteng-ganteng tapi mereka ga pernah nyebelin jadi aku biasa aja"
"maksudnya?" tanya Altar sambil menaikkan sebelah alis tebal nya
"dewa ketampanan yang paling menyebalkan.. " ujar Anna terhenti sambil menangkup kedua pipi altar
cup...
"Anna... plis jangan godain aku pagi-pagi " ujar altar sambil memicing kan mata nya
"ihh padahal cuma di cium, mas gitu aja tergoda" cibir Anna lagi
"mmmpphhh " tiba-tiba altar ******* bibir mungil anna yang baru saja menghabiskan sisa makanan di mulut nya
"ihhhh, dasar kang nyosor!" gerutu Anna saat altar melepaskan pangutan nya, altar pun hanya terkekeh kecil.
.....
baru kemarin seperti alergi terhadap kehadiran suami nya, namun hari ini sudah berbeda mood lagi.
Anna tidak bisa jauh dari suami nya, bahkan saat altar berjalan ke sana kemari usai sambil memakai tuxedo nya Anna selalu merangkul dari belakang.
"sayang, kamu ga mau siap-siap apa?" tanya altar sambil memegang tangan Anna yang melingkar di pinggang nya
"aku males, Abang.." ujar Anna dengan manja
"Abang?" ujar altar sambil menaikkan sebelah alis nya
"iya, aku mau panggil kamu Abang.. boleh kan?"
"bolehh, asal bukan Abang tukang bakso hahah"
"kalo kamu sih, abang mesum" ujar rummi sambil terkekeh
__ADS_1
"sini, aku siapin baju kamu ya" ujar altar sambil menggiring Anna di tepi ranjang.
kemudian altar memilih baju yang kemarin Anna beli, baju mereka berwarna senada yaitu putih.
usai membantu bumil manja memakai baju nya altar pun dapat bernafas lega, karna dari tadi dia harus bisa mengontrol diri nya agar tidak khilaf dan malah bercocok tanam pagi-pagi.
"Abang.. perut aku belum kelihatan buncit kan?" tanya anna sambil memutar tubuh nya di depan cermin.
"no, baby.. your'e so beautiful! i love you so much"
"jadi kalo aku buncit nanti aku ga cantik gitu?"
"justru semakin perut kamu membesar itu semakin cantik, gemoy,dan gembul.. menggemaskan sekali "
"oh ya?" tanya anna sambil mendongakkan kepala nya menatap wajah altar yang lebih tinggi di belakang nya.
"iya, bumil ku yang paling cantik.. " ujar Anna sambil menciumi wajah Anna"
"ayo berangkat.. aku pengen ketemu rummi"
"kamu udah calling dia?" tanya altar
"belum sih"
"ya udah calling dulu, biar bisa langsung ketemu "
"tapii kaya nya dia ganti nomor deh"
"emm, bang.. boleh ga aku telpon nya lewat Alex?" tanya anna sambil menggigit bibir bawah nya
"boleh, tapi jangan di gigit bibir nya.. nanti yang ada kamu benar-benar tidak bisa menahan ku lagi"
"astaghfirullah...mesum banget sih suami ku.." ujar Anna sambil menepuk jidat nya sendiri
"tapi aku aja yang telpon, kalo udah nyampe ke rummi.. baru nanti kalian bisa ngobrol "
"aku ga mau kamu kotorin handphone aku buat nelpon si bre*gsek itu"
"terus gimana dong?"
"ga papa, nanti juga ketemu kok sayang" ujar anna sambil mengelus pipi altar
"yaudah ayo, berangkat" ujar altar sambil menggendong tubuh Anna ala bridal style
"kamu mau gendong aku sampek ke bawah?"
"iya lah.."
"ya ampun, ga malu?"
"kenapa malu?"
"ya kan pasti di lihatin banyak orang"
" i don't care cause i'm yours" ujar altar sambil tersenyum
...
semua mata memandang kedua pasangan itu, namun bukan altar bila tak peduli.
dia benar-benar tak menganggap orang lain ada di muka bumi, saat di dalam lift pun altar enggan untuk menurun kan rummi dari gendongan nya.
hingga saat arsen menunggu mereka di luar mobil di buat khawatir dan berlarian mendekati mereka
ada apa dengan Anna? apa dia terjatuh?" tanya arsen dengan khawatir
__ADS_1
"tidak dad, aku hanya ingin menggendong nya saja"
"oh mu god.. ku kira kenapa" ujar arsen sambil menggelengkan kepala nya
"bang, kamu ga encok kan?" tanya anna saat berhasil membawa Anna masuk ke dalam mobil
"ya enggak dong sayang.. aku ini masih muda" mendengar itu arsen spontan berdehem karna merasa tersindir
"ekhem!"
"haha dady kenapa?" tanya anna dengan nada mengejek
"engga" ujar arsen sambil membenahi kerah baju nya hulya pun menepuk dada bidang suami nya dan kemudian bersandar di sana.
"hahahh, jangan bilang dady ke sindir ya?"
"kamu pikir dady mu ini sudah tua apa?"
"dady memang sudah tua, Karana sebentar lagi akan ada yang memanggil dady dengan sebutan grandpa" ujar anna sambil terkekeh
"walaupun begitu dady masih bisa menggendong momy mu seperti yang altar lakukan tadi, bahkan dady bisa menggendong mommy mu untuk mengikuti lomba lari jarak jauh"
"hahahah dady dady..." ujar anna sambil terkekeh begitupun dengan semua nya yang mendengar.
.....
sesampainya di gedung tempat acara yang di laksanakan, anna berjalan bergandengan tangan dengan Altar dengan sangat elegan begitupun dengan arsen dengan gagah dan karismatik dan tentunya tidak sendirian lagi karena ada bidadari cantik yang melingkar kan tangan nya di lengan kekar nya.
kedua pasangan tersebut berjalan bak ratu dengan raja dan pangeran beserta putri, semua mata memandang mereka bahkan seluruh fotografer dan awak media memotret keluarga bergengsi tersebut, kedatangan kedua pasangan tersebut juga membuat penasaran Karna dulu anna tidak pernah mau di gandeng pria manapun, dan tiba-tiba saja setelah lama tak muncul di kalangan publik Anna menggaet seorang pria tampan berwibawa yang belum pernah tersorot media.
....
keluarga arsen memang tak luput dari pemberitaan, sebagai pebisnis yang tak pernah sirna dari kesuksesan tak heran membuat seluruh awak media selalu ingin menggali informasi tentang keluarga hebat tersebut, pernikahan altar dan anna memang belum di resmi kan secara publik.
hal itu membuat altar dan anna harus berlindung di balik bodyguard mereka saat masa ingin mengobrak-abrik tentang status mereka.
arsen sudah bisa memperkirakan hal ini akan terjadi, Karna itu dia menyiapkan bodyguard khusus untuk mengawal pasangan muda itu, hingga akhirnya Anna dapat menuju ke tempat utama dan bertemu dengan sang pemilik hajat .
Arjun tersenyum menyambut kedatangan kedua pasangan itu, namun lagi-lagi Arjun di buat penasaran dengan pria tampan yang Anna gandeng.
"happy birthday, Arjun" ujar arsen sambil memeluk arjun yang seumuran dengan altar tersebut
"thank you, sir.. sebuah penghormatan karna anda bisa datang ke acara kecil ini"
"nothing" ujar arsen sambil tersenyum
sekarang giliran Anna, wanita cantik itu hanya merapat kan kedua telapak tangan nya di dada sambil tersenyum
"happy birthday, Arjun.."
"Anna, who is him?" tanya Arjun sambil melirik pria di sebelah anna
"my husband.. and i love him" ujar Anna sambil memeluk tubuh altar dari samping
"your the lucky man!, please take care of your woman she is very valuable"
"of course, man" ujar altar sambil berpelukan dengan Arjun .
.....
"kamu kenapa sih? bete terus dari tadi?" tanya anna sambil menatap wajah suami nya
"istri ku memang berharga, tapi bukan berarti pria-pria itu memandangi mu seperti itu, kalau aku tidak memikirkan nama baik dady.. sudah ku habisi mereka semua " ujar altar dengan nada kesal
"tenang lah.. cause i'm yours.." ujar Anna sambil memeluk tubuh suami nya dengan erat.
__ADS_1
to be continued
jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss ๐ terimakasih ๐