Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
Ngidam pertama


__ADS_3

Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


maaf ya guys 🙏 mungkin untuk beberapa hari kedepan othor up nya ga banyak kaya biasa nya😌🙏 tapi masih di usahakan di sela-sela kesibukan othor kok.. terimakasih atas dukungan kalian semua..😘 semoga kalian selalu diberikan kebahagiaan dan kesehatan aamiin 🤲


pagi hari itu hulya mengantar kan arsen ke klinik, karna tiba-tiba saja hulya pingsan saat sedang mandi.


"bagaimana keadaan istri saya, dok?" tanya arsen dengan khawatir, wanita parubaya itu duduk berhadapan dengan arsen yang sudah tak sabar mendengar kabar dari istri nya


"selamat tuan, istri anda hamil.." ujar wanita paruh baya itu sambil tersenyum


"Hamil? apa saya tidak salah dengar? istri saya benar-benar hamil?" tanya arsen sambil membelalak kedua mata nya


"iya, tuan" ujar dokter sambil mengangguk kan kepala nya


"sudah 2 bulan" ujar dokter lagi


"Alhamdulillah..." ujar arsen dengan kedua mata nya yang sudah berkaca-kaca, arsen mendekati ranjang pasien dimana hulya di di rebahan kan


"terimakasih.. sayang" Ujar arsen sambil menciumi wajah hulya berkali-kaki


"tapi kapan istri saya bangun nya dok? dan kenapa dia pingsan?"


"kehamilan nya masih sangat muda tuan, jangan buat nona kelelahan"


"baik, jelas kan apa saja yang harus saya lakukan dan apa yang tidak boleh saya lakukan" Ujar arsen kembali duduk di kursi


"buat nona selalu bahagia, jangan di buat stress tuan, apalagi overthiking.." arsen mengangguk kan kepala nya mendengar kan penjelasan dokter dengan seksama


"dan.. saya saran kan untuk tidak terlalu sering melakukan hubungan intim.. apalagi dalam waktu yang lama" ujar dokter tersebut sambil menahan tawa, dari perubahan mimik arsen menggambarkan bahwa hal itu sangat susah untuk nya


" minimal berapa kali dalam seminggu dokter?" tanya arsen dengan raut wajah kecewa


"emm, dua kali saja tuan.. dan jangan terlalu lama durasi nya.. karna dari saya tangkap nona sangat kelelahan.. mungkin bisa jadi itu penyebab nya" arsen memang tidak menyangkal nya, karna memang itu lah kenyataan nya.


"emm, boleh lebih dikit sok?" ujar arsen tanpa malu, dokter itu pun terkekeh mendengar penawaran arsen


"emm, boleh tuan.. tapi jangan lama-lama durasi nya"


"emm, akan saya usahakan semaksimal mungkin" ujar arsen sambil menghembuskan nafas nya dengan kasar, dokter itu kembali terkekeh melihat tingkah konyol arsen, Karna dimana-mana yang biasa mengatakan hal itu adalah dokter.


hulya pun terbangun dari pingsan nya, dia mengerjapkan kedua mata nya melihat ke sekeliling tempat yang asing bagi nya


"sayaaang.. kamu jangan banyak gerak dulu" ujar arsen sambil merebahkan tubuh hulya lagi


"aku dimana?"


"kamu di klinik sayang.. tebakan ku selama ini benar, kamu hamil sayang" ujar arsen dengan mata berbinar-binar


"Masya Allah... Alhamdulillah" ujar hulya sambil memeluk tubuh arsen dengan erat


"terimakasih sayang.." ujar arsen sambil menciumi kening hulya


"sama-sama, kita jaga amanah ini bersama yaa?" ujar hulya sambil menangis terharu menatap kedua manik indah arsen


"pasti sayang.. aku akan menjaga kalian.." ujar arsen sambil tersenyum


"sayang, aku ingin melihat anak kita" ujar arsen sambil tersenyum, hulya pun mengangguk kan kepala nya dengan perlahan.


dokter pun mengoles kan gel di perut hulya, arsen dan hulya berpegang tangan sambil melihat ke arah monitor dengan tidak sabar.

__ADS_1


dokter mengarah kan alat itu ke perut hulya, menjalankan nya kesana kemari.


"subhanallah, tuan hebat sekali.. seperti nona akan melahirkan 3 bayi" ujar dokter sambil menutup mulut nya dengan satu tangan


"benar kah?" tanya arsen dengan senang, hulya dapat melihat jelas kedua mata arsen yang tengah memancarkan kebahagiaan.


"iya, tuan.. lihat ini..mungkin belum terlalu bisa di pastikan dengan jelas karna umur kehamilan juga masih baru 2 bulan" ujar dokter itu kembali tersenyum


"ohh seperti"


"semoga saja benar ya sayang" ujar arsen kembali menatap Istri nya, hulya hanya mengangguk kan kepala nya dengan pelan.


sesampainya di rumah arsen menggendong hulya ala bridal style, dia benar-benar tidak mengizinkan hulya berjalan sendiri dengan alasan takut hulya kelelahan, padahal hulya sudah merasa lebih baik dan tidak lemas lagi.


seperti biasa naya sedang ada di rumah bunda hulya, bunda hulya memang sering sekali merindu kan cucu pertama nya itu.


"sayang, kamu di sini aja ya?" ujar arsen setelah meletakkan hulya di kasur


"kamu mau kemana?"


"aku mau masak, kamu mau di masakin apa?" tanya arsen dengan lembut


"aku mau kamu di sini ajaa" ujar menarik tangan arsen kembali duduk di duduk di samping nya


"kamu ga laper?" tanya arsen yang langsung di jawab dengan gelengan kepala, hulya menyandar kan punggung nya di dinding ranjang dan kemudian melingkar kan tangan nya di pinggang arsen


"sayang, entah kenapa di kehamilan ku yang sekarang.. rasa nya ingin selalu di dekat mu.. aku ga mau kamu jauh-jauh" ujar hulya sambil menyandarkan kepala nya di dada bidang milik arsen


"hemm, semoga saja aku kuat" ujar arsen sambil mengeratkan kedua rahang nya


"kuat? kuat ngapa?" tanya hulya sambil menengadah kan wajah nya


"untuk tidak memakan mu"


"hei, sayaaang.. jangan menggoda ku, aku tidak boleh terlalu sering melakukan nya lagi" ujar arsen dengan wajah murung


"kenapa?" ujar hulya sambil menawan tawa nya


"dokter bilang, tidak boleh membuat mu terlalu lelah"


"memang benar, kamu memang selalu membuat ku kehabisan tenaga" ujar hulya sambil mengerutkan bibir nya


"maaf" ujar arsen sambil mengelus lembut rambut hulya


"kamu terlalu lezat, jadi aku pengen terus" ujar arsen sambil terkekeh


"dasar buas" ujar hulya sambil mencibir


"hehee, sekarang.. aku akan berusaha semaksimal mungkin" ujar arsen dengan sungguh-sungguh


"kaya dokter aja bahasa nya" ujar bukti sambil terkekeh


"hal ini lebih berat dari pada tugas para dokter itu, sayang" ujar arsen sambil cemberut


"itu karna otak mu selalu mesum" ujar hulya sambil mengacak-acak rambut arsen


"sayang.. kita harus memberitahu kan kabar bahagia ini kepada ayah dan bunda" ujar arsen dengan semangat


"kau tau? ayah menantang ku untuk memberikan nya cucu yang banyak, dan aku ingin membuktikan bahwa kejantanan ku tidak bisa di ragu kan" ujar arsen dengan bangga

__ADS_1


"heemm, baiklah " ujar hulya sambil tersenyum, arsen pun menciumi hulya berkali-kali


"kebahagiaan kita akan lebih lengkap lagi, kalo dady sama momy kamu juga tau sayaang" ujar hulya yang sontak membuat arsen menghentikan ciuman nya


"benar kan?" ujar hulya lagi sembari menatap kedua mata arsen


"emm, lain kali saja" ujar arsen dengan nada tak suka


"kenapa begitu? mereka juga berhak tau kan?" tanya hulya, arsen tersenyum miring


"kamu ingat? saat pernikahan kita saja mereka enggan untuk hadir" ujar arsen dengan mimik wajah kebencian


"iya, tapi bukan berarti kamu melupakan mereka begitu saja kan sayang?"


"bukan aku yang melupakan mereka, tapi mereka yang melupakan aku" ujar arsen


"jangan berbicara seperti itu, aku juga ingin merasakan di sayang mertua hehee" ujar hulya sambil tersenyum, arsen menatap hulya kemudian juga tersenyum dengan terpaksa


"sayang, aku tau hubungan kalian memang tidak terlalu harmonis.. tapi kamu sebagai putra satu-satunya jangan sampai melupakan mereka.. bagaimana pun juga mereka adalah orang tua mu, orang tua ku juga " ujar hulya dengan tulus


"ini lah alasan terbesar ku, mengapa aku hanya mencintai mu hulya.. kamu adalah wanita yang pantas untuk diberi cinta sebanyak-banyaknya.." ujar arsen sambil kembali mengimami pipi hulya dengan ciuman


"berjanji lah untuk mengajak ku menemui mereka " ujar hulya sambil menatap arsen dengan penuh harap


"baik lah, demi anak dan istri ku..aku akan melakukan apapun agar kalian selalu bahagia " ujar arsen


"yeyyyy, kamu dengar sayang? kita kan mengunjungi Oma" ujar hulya sambil mengelus perut nya yang masih rata.


"apa ini juga salah satu ngidam kamu sayang?"


"mungkin iyaa "


"ngidam pertama nya, susah juga yaa? hahah "


"anak siapa dulu dong?" tanya hulya sambil tersenyum


"anak ku" ujar arsen dengan bangga


"anak ku jugaa"


"iya-iyaa" ujar arsen sambil terkekeh


to be continued


jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍🤩 terimakasih 🙏


jangan lupa juga untuk berkunjung ke novel terbaru author ya guys👇 minat dukungan nya juga yaa 🤩🙏


Pernikah paksa di usia dini adalah mimpi terburuk yang menjadi kenyataan dalam hidup ku! aku adalah seorang gadis korban broken home, aku hanya ingin menikah sekali dalam seumur hidup ku.


namun apa yang terjadi? nasib buruk menimpa ku, aku Alea Maharani gadis yang baru berusia 14 tahun dipaksa menikah dengan pria yang tidak sama sekali aku cintai, bahkan lebih tepat nya aku benci.


Zidan Firmansyah, dia adalah ketua gengster dari the young guns yang di kenal sebagai pria dingin, angkuh,dan kejam! dia adalah suami ku, suami yang tak pernah aku ingin kan.


pertemuan pertama ku membuat zidan merasa kan debaran yang berbeda, hanya aku lah wanita yang pertama yang mampu menolak pesona nya.


penolakan ku membuat nya semakin penasaran hingga akhirnya dia benar-benar mencintai ku


namun aku bukan lah wanita yang mudah dalam hal mencintai, aku telah melabuhkan cinta ku kepada sahabat ku sendiri, Eza faldiano sudah lama sekali aku menyimpan perasaan ku ini.

__ADS_1


mampukah zidan meluluhkan hatiku?



__ADS_2