
"Dam, kalo ngajarin jangan banyak-banyak yaa.. aku bisa mumet nanti"
"relax, nona.." ujar damian dengan lembut
"hah! nyesel deh nikah sama bule" ujar rummi dengan kesal, hal itu justru membuat damian terkekeh.
rummi membaca menghafal vocabulary
dia memijat kening nya berulang kali
"apa anda lelah nona?" tanya damian
"iyaa, aku ngantuk"
"selesai tugas anda dulu" ujar damian sambil melirik ke arah 5 kamus yang belum terbaca dan masih tertumpuk di depan nya.
"hah! dam, aku bukin coffe dulu yaa?"
"saya akan panggil kan asisten untuk membawa kan coffe untuk anda, nona"
"tapi aku ingin buat sendiri"
"selesai kan dulu, nona"
"ahh susah sekali bernegosiasi dengan nya" batin rummi dalam hati
....
beberapa jam kemudian
rummi berhasil membaca seluruh kamus di depan nya, dia menggeliat hingga tulang nya berbunyi bak ingin patah
kreeekkk
"aduuhh pinggang ku sakit"
"You can rest, miss" ujar damian sambil membungkuk kan badan nya
"yes yes" ujar rummi sambil mengangguk kan kepala nya
...
rummi berjalan menuju kamar nya, dengan segera dia merebahkan tubuh nya di kasur empuk itu, hanya dengan hitungan menit rummi pun telah terlelap juga.
....
suasana nya yang begitu meriah nan mewah
gedung yang menjulang tinggi dengan desain apik memenuhi setiap area kota London, Alex berjalan memutar mobil dan membuka kan pintu untuk rummi, mereka berjalan dengan tangan rummi yang melingkar di lengan Alex, mereka berjalan melewati karpet merah.
semua mata pengunjung memandangi kedua pasangan muda itu, bahkan banyak yang memotret kedua nya, rummi memakai dress panjang berwarna merah dengan hijab senada dan heels berwarna senada pula sedangkan Alex memakai tuxedo hitam dengan sepatu senada.
kedua nya tampak serasi bak putri dan pangeran di kingdom-kingdom.
"happy birthday, bro!" ujar Alex sambil memeluk tubuh Arjun
"she is your wife?" tanya arjun yang sontak mendapat anggukan kepala
"so, beautiful man.. "
"thank you" sahut rummi sambil tersenyum
" Will you dance with me?" tanya Arjun yang sontak mendapat gelengan kepala dari rummi
"aku tidak melarang mu, berdansa lah " ujar Alex sambil tersenyum
__ADS_1
"tapi mas.."
"jangan membuat ku malu.. cepat berdansa lah dengan nya" bisik Alex
"emm baiklah "
rummi pun menerima uluran tangan dari Arjun .
Arjun membawa rummi turun ke lantai untuk dansa bersama yang lain nya, musik pun berbunyi Lampung terang di matikan, kini tanya tersisa Lampu-lampu kecil yang menambah kesan estetik, alunan melodi menggema Arjun memegang pinggang rummi, sedangkan tangan nya yang lain menggenggam tangan rummi
"sir, i can't dance" ujar rummi sambil menatap wajah tampan Arjun
"I will teach you, beautiful lady" ujar arjun dengan berbisik, rummi pun mengikuti langkah dan arahan dari Arjun.
setelah di rasa cukup bisa rummi menjadi lebih semangat dan begitu menikmati nya.
namun tiba-tiba saja heels nya menginjak dress panjang yang ia gunakan hingga dia pun terjatuh tanpa hingga menabrak sebuah meja yang berisi aneka makanan dan minuman
bruakk..
"oh no!" teriak salah satu wanita yang terkenal jus di bagian gaun nya
sedangkan kaki rummi masih sakit dia terus memegangi pergelangan kaki nya yang tergelincir, seperti nya kaki nya membengkak hingga susah untuk berdiri.
tiba-tiba para tamu undangan mengambil foto rummi yang terjatuh bahkan baju pun robek akibat di injak oleh nya.
cekrek..
cekrek...
cekrek...
"ahh, hentikan! jangan memotret ku! aku malu" ujar rummi sambil menutupi wajah nya dengan kedua tangan nya
"terimakasih mas, terimakasih sudah membantu ku" ujar rummi yang masih berada dalam gendongan nya
"sama-sama"
"lain kali kamu harus berhati-hati.." ujar Alex sambil menduduk kan rummi di kursi
"apa masih sakit?" tanya alex
"iyaa"
"diam lah, biar ku pijit" rummi mengangguk kan kepala nya
"apa kamu ga malu? kan aku udah bikin keonaran tadi "
"i don't care, and listen to me" ujar Alex sambil memegang dagu rummi, kini wajah kedua nya begitu dekat, Alex menatap rummi dengan intens begitu pun sebalik nya
"kiss me.." ujar Alex sambil tersenyum
"hah?"
"kiss me.." ujar Alex lagi sambil memejamkan mata nya
rummi pun memajukan bibir nya sambil tersenyum pula
"rummi! rummi bangun rummi!" Alex terus menggoyangkan tubuh rummi namun rummi semakin mendekati Alex dan..
cup..
"ahh berani nya kau mencium ku!" teriak alex yang sontak membuat rummi membuka kedua mata nya selebar mungkin
"mas? kenapa kita disini? bukan nya kita lagi di pesta?"
__ADS_1
"you crazy girl! you know it's just a dream!" teriak alex yang sontak membuat rummi tersenyum getir
"jadi ini cuma mimpi? Alhamdulillah.." ujar rummi sambil mengelus dada nya
"jadi kau sudah mulai paham dengan apa yang aku katakan?" tanya alex
"sedikit mas, tapi buat balas omongan nya masih susah"
"siapa yang menyuruh mu tidur, hah?" ujar Alex sambil duduk di tepi ranjang
"maaf mas, aku ngantuk " ujar rummi
"aku tidak butuh alasan mu! sekarang kau harus belajar lagi!" ujar Alex sambil memberikan buku-buku tebal barubybtuk rummi
"tapi temenin" ujar rummi sambil menarik tangan Alex, akhirnya Alex menurut dia menatap lekat kedua mata rummi yang mulai membaca buku itu.
namun Alex di buat kesusahan menelan saliva nya, dia menatap kedua gunung kembar rummi yang hampir menyembul keluar, karna kancing baju rummi membuka.
"hei.. kau ingin menggoda ku ya?!"
"hah? menggoda?" ujar rummi mengikuti arah mata Alex
"astaghfirullah, enggak kok.. siapa juga yang mau godaan mas"
"karna kamu sudah menggoda ku, jadi ku minta kau berikan itu pada ku" ujar Alex sambil melirik dua bongkahan besar itu
"mak-maksud nya?"
tanpa menjawab pertanyaan rummi Alex membuka baju rummi hingga tersisa b*a nya saja, rummi di buat terkejut namun sia hanya diam saja, kemudian Alex membuka pengait b*a rummi.
dengan cepat dia ******* dan meny*dot pu*ting rummi sementara tangan satu nya di gunakan untuk merem*s payu*arah rummi.
rummi mencoba menahan untuk tidak mengeluarkan des*ahan nya, dia memejamkan kedua mata nya sambil mengigit bibir bawah nya.
"gimana bisa konsen kalo di gangguin kaya gini?" batik rummi dalam hati
"mas, nanti lagi ya? rummi selesai in ini dulu"
ujar rummi sambil meremas melek sedangkan Alex hanya menggeleng kan kepala nya
"mas, aku.. ga ta han.. pliss, udah yaa"
Alex kembali menggeleng kan kepala nya
"ahhh" rummi mengeluarkan suara merdu nya yang membuat Alex semakin semangat.
rummi benar-benar tidak tahan dengan Alex yang terus menjadi bayi besar saat dia harus belajar pelajaran yang membuat nya pusing itu, otak nya sudah tidak bisa konsentrasi.
jangan kan konsentrasi membaca nya saja sudah tidak bisa, karena kedua mata rummi merem melek dari tadi.
"mas, udah yaa.. jangan ganggu aku belajar"
"aku ingin kamu sekarang" Ujar Alex yang kemudian mengunkung tubuh mungil rummi
"tadi kata nya di suruh belajar" gerutu rummi saat Alex melepaskan seluruh pakaian nya
"itu tadi, sekarang tidak.. aku ingin tubuh mu sekarang" Ujar Alex sambil tersenyum miring
"dasar pengganggu.. awas aja kalo besok aku ga bisa, aku mau nyalahin kamu karna kamu yang buat waktu belajar ku berkurang" batin rummi dengan kesal.
dan benar saja, siang itu rummi tidak menyelesaikan belajar nya karna Alex lagi-lagi menggagahi nya.
to be continued
jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍 terimakasih 🙏
__ADS_1