Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
Bumil aneh-aneh


__ADS_3

happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


maaf kalo update nya kurang menarik 😌 author sedikit pusing dan flu🤧


disini juga terkendala oleh hujan, tadi nya mau di up dari tadi tapi tiba-tiba ada petir dan dengan reflek author matiin hp nya wkwk😂


pagi itu Anna di buat kesal karna altar kembali cuek seperti kulkas, dia memutuskan untuk pergi keluar untuk jalan-jalan.


"aku mau pergi" ujar Anna sambil meraih tangan altar untuk di kecup


"mau kemana?"


"pergi lah, ngapain di sini sama patung"


"maksudnya?"


"nih, patung bernyawa!" ujar Anna sambil menunjuk dada altar


"kenapa kamu sensitif sekali, hmm?" tanya altar sambil tersenyum miring


"apa kamu hamil?" tanya altar lagi yang sontak membuat ekspresi wajah Anna berubah menjadi khawatir


"aku kan pakai alat kontrasepsi"


"ohh, ya siapa tau kan"


"kalo gitu, ayoo anterin aku" ujar Anna sambil menarik tangan altar


"David! anterin kita ke rumah sakit" ujar Anna yang kemudian menarik tangan altar untuk masuk ke dalam mobil


"apakah tuan muda masih merasa kan sakit nona?"


"sudah lah, jangan banyak tanya"


si sepanjang perjalanan altar terus melirik ke arah Anna yang sedang terlihat resah


"apa kamu tidak ingin hamil?" tanya Altar yang sontak mendapat tatapan tajam dari Anna


"kau tau!? aku masih sekolah altar.. aku masih SMP! dulu sebelum menikahi ku kamu berjanji tidak akan membuat ku hamil "


"jadi ini salah ku? kenapa kamu tidak menolak saat aku meminta?" tanya altar yang sontak membuat Anna terdiam, karna bener juga yang altar kata kan .


"ya karna aku sudah memakai alat kontrasepsi "


"kalau kamu benar hamil, aku akan bertanggung jawab "


"aku ga mau home schooling altar! hikkss hikks " ujar Anna yang kini menangis di lengan altar, dengan lembut altar mengelus puncak kerudung Anna.


"maaf kan aku.."


"bagaimana kalau aku tidak bisa mengurus bayi?" tanya anna lagi


"aku akan membantu mu"


"aku masih ingin menikmati masa muda ku altar"


"maaf " entah mengapa di saat seperti ini altar merasa bersalah, walaupun dia belum mengingat sesuatu tapi dia bisa merasakan kesedihan dan kekhawatiran Anna.


sesampainya di rumah sakit kedua pasangan muda itu langsung minta di dahulu kan, karena arsen lah pemilik rumah sakit itu.


" bagaimana keadaan istri saya dok?" tanya altar dengan antusias


"nona muda tengah hamil tuan, dan umur janin nya sekarang sudah menginjak satu bulan" ujar dokter pria itu


"apa!? hamil? tapi aku memakai alat kontrasepsi, dok"


"bisa saja altar itu tidak berfungsi Karan beberapa faktor nona"


"ahh bodoh sekali! altar kau dengar itu kan?! ini semua gara-gara kamu!" teriak Anna yang kemudian berlari, altar mengejar anna hingga saat berhasil dia menggendong nya ala bridal style.


"kamu jahat altar! kamu jahat!!" ujar Anna sambil memukuli dada bidang altar, altar sama sekali tidak melawan bahkan menjawab kemarahan anna.


pria tampan itu membawa istri nya masuk ke dalam mobil dan masih dalam keadaan sama, saat ini Anna sedang dalam pangkuan nya.

__ADS_1


"Anna, sudah lah jangan menangis" ujar altar dengan lembut


"aku ga mau hamil, nanti perut aku besar kaya balon! aku juga takut kalo di gerak-gerak di dalam dan memainkan jantung ku.. bagaimana kalau dia menyobek usus ku?"


"astaghfirullah, ga mungkin lah.. bayi yang ada di dalam perut itu di dalam janin rahim Anna... tidak mungkin akan merusak organ tubuh mu" ujar altar sambil terkekeh


"benar kah?" tanya anna yang sontak menghentikan tangisan nya


"kamu kan pintar, kamu lupa pelajaran IPA yang menjelaskan tentang"


"ya ya ya.. aku tau" sahut Anna


"assalamualaikum dad.. dady!!" teriak Anna saat baru saja tiba di rumah nya


"wa'alaikum salam, ada apa teriak-teriak?" tanya arsen dengan penasaran


"dady akan segera memiliki cucu" ujar Anna yang sontak membuat arsen membulat kan kedua mata nya dengan sempurna


"benarkah?" tanya arsen yang melempar pandangan nya ke arah altar


"iya, dad.. sudah satu bulan"


"hah! berati aku akan jadi dady sekaligus grandpa?" tanya arsen yang sontak mendapat anggukan kepala dari kedua pasangan muda itu


"jangan marahi altar dad, karna aku juga tidak pernah menolak saat altar melakukan nya berulang kali"


"bukan nya kamu memakai alat kontrasepsi?" tanya arsen kepada Anna


"iya, tapi kata dokter ada beberapa faktor yang menyebabkan alat itu tidak berfungsi "


"ahh sudah lah mau bagaimana lagi? kalian harus menerima nya "


"menerima apa sayang?" tanya hulya yang tiba-tiba datang


"Anna hamil, sayang "


"apa!? benarkah?" tanya hulya dengan terkejut


"iya momy"


"aku mau nya di panggil grandpa dan grandma sayang.." protes arsen


"iya deh iyaa" ujar hulya sambil tersenyum


"oh iya anna kamu harus jaga kesehatan dan pola makan kamu.. jangan stres ya itu bisa mempengaruhi kehamilan mu"


"kalo itu sih tergantung dia mom" ujar anna sambil melirik suami nya


"aku akan menjaga nya mom" sahut altar sambil tersenyum


tiba-tiba saja altar menggendong Anna ala bridal style, dia membawa anna kembali ke kamar mereka.


"kamu harus istirahat" ujar altar sambil merebahkan tubuh Anna dengan perlahan


"tar, aku mual.. seperti karna bau parfum mu"


"hah? aku tidak memakai parfum Anna"


"tapi bau nya menyengat sekali" ujar Anna sambil mencubit hidung nya sendiri


"aku sudah mandi tadi"


"ya udah kalo gitu mandi lagi"


"hah! baiklah"


setelah mandi altar mendekap tubuh Anna dari belakang, ternyata Anna sudah tertidur.


"walaupun aku belum ingat tentang kita tapi aku merasa sangat dekat dengan mu anna" ujar altar sambil mencium punggung Anna


"altar! aku geliii" ujar Anna sambil menyiku altar dengan ujung lengan nya


"aww, sakit sayang"

__ADS_1


"sayang? kamu sudah mengingat semua nya?" tanya anna sambil membalikkan badan nya


"belum"


"hah! kapan kau mengingat semua nya?"


"maaf,aku akan berusaha "


"ya sudah, kalau kamu belum ingat tentang kita.. aku ga mau kasih jatah "


"hah? maksudnya?"


"ya yang itu "


"yah jangan gitu dong.."


"terserah!"


"bisa dosa Lo sayang.."


"ini bukan permintaan aku, ini permintaan baby" ujar Anna sambil mengelus perut nya yang masih rata


"masa sih?" ujar Altar gK percaya


"iyaa.. rasa nya ga mau di sentuh kamu, bawaan nya oshgeb muntah "


"astaghfirullah haladzim.. gitu banget sih sayang "


"udah ah, aku mau tidur sendiri.. kamu tidur di kamar tamu ya?"


"kenapa harus tidur terpisah sih?" gerutu altar


"sudah ku bilang kan? aku mual kalo deket kamu terus"


uweekkkkkk...


uweeekkk


Anna berlarian menuju kamar mandi namun tak dapat memuntahkan apapun


altar memijati leher anna


"udah tar jangan di pegang.. aku jadi tambah mual tau "


"aku hanya membantu mu saja "


"tidak perlu.. pergilah "


altar mengacak rambut nya dengan kasar, dia keluar dari kamar mandi.


"gimana masih mual ga?" tanya altar sambil mendekati Anna


"stop!" ujar Anna yang sontak membuat altar menghentikan langkah nya


"aku mual altar, pliss jangan dekat-dekat " ujar Anna sambil menutupi mulut nya dengan telapak tangan nya


"terus gimana dong?" tanya altar kebingungan


"pergilah.. aku ingin tidur sendiri "


"sayang..." rengek altar


"pliss tar pliisss "


"aahhh baik lah" ujar altar yang kemudian berjalan pergi meninggalkan Anna


"ahh yang benar saja, mual ke seketika hilang saat juah dari nya" ujar anna seorang diri


sedangkan di sisi lain akte sedang merebahkan tubuh nya di kasur empuk itu, dia melipat kedua tangan nya dan di buat nya sebagai bantal


"hah! bumil aneh-aneh banget deh, kenapa rasa nya ga enak banget di jauhin Anna"


to be continued

__ADS_1


jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍 terimakasih 🙏


__ADS_2