Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
Sarapan atau makan siang!


__ADS_3

Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


sebelum baca wajib follow akun author


Ig:@secret_writer85


tiktok:@secretwriter22


masih baru Loh itu akun nya hehee🤭kalo Ndak di follow sama kalian ya gimana? sepi dong wkwk🤭😂


Saat shubuh pun tiba, hulya sudah wangi dengan rambut nya yang basah karna usai mandi besar, hulya menaiki kasur empuk itu dan kemudian menggoyang tubuh kekar arsen


"sayang...ayo bangun udah shubuh" ujar hulya dengan duduk bersimpuh di dekat arsen, tiba-tiba gerakan tangan arsen menarik hulya hingga ke dalam pelukan nya.


"rambut mu basah?" tanya arsen yang kemudian membuka kedua mata nya, hulya hanya mengangguk kan kepala sambil tersenyum


"baiklah, ayo kita sholat" ujar arsen sambil berlari ke kamar mandi.


"aahh dasar mesum" gerutu hulya seorang diri


setelah usai menunaikan ibadah shalat subuh berjamaah seperti biasa arsen memimpin do'a setelah sholat


"ya Allah.. jagalah rumah tangga kami, jadilah lah hamba sebagai iman yang dapat menuntun istri hamba menunju Jannah mu ya Allah.."


"aamiin" sahut hulya sambil mengangkat kedua tangan nya


"ampuni dosa-dosa hamba di masa lalu hamba ya Allah.. dan izin kan hamba menginjak kan kaki hamba ke syurga mu bersama istri ku aamiin" arsen menetes kan air mata, hulya menyalami arsen kemudian dia memeluk tubuh suami nya


"sayang... Allah itu maha pemaaf..Allah maha pemurah Allah akan menerima taubat dari hamba nya sekali pun dia pembunuhan.. semua ini belum terlambat, kita sama-sama perbaiki diri kita yaa" ujar hulya sambil tersenyum dalam dekapan arsen


"terimakasih bidadari surga ku" ujar arsen sambil menciumi pipi hulya


"sama-sama " ujar hulya sambil tersenyum


"Aaaaaa" teriak hulya tiba-tiba saat arsen menggendong nya ala bridal style, dengan perlahan arsen merebahkan tubuh hulya di kasur, arsen menciumi wajah hulya tanpa henti


"sayaaang.. udah"


"baik lah, tapi ada syaratnya" ujar arsen sambil menciumi wajah hulya


"apa katakan " ujar hulya kesusahan


"aku minta jatah ku sayang.." ujar arsen sambil tersenyum licik, hulya memutar kedua bola matanya dengan malas


"baiklah " dengan cepat arsen menghentikan aksi nya dia melepaskan semua kain yang menutupi badan hulya, hulya nampak menutupi dada nya yang polos


"kenapa di tutup? aku udah lihat berkali-kali.. bahkan sudah pernah merasakan nya" ujar arsen sambil tersenyum miring


"aku malu.."ujar hulya dengan kedua pipi nya yang hampir menyerupai kepiting rebus


"hahahaa, menggemaskan sekali.." ujar arsen yang kemudian ******* bibir hulya, ******* lembut dan berakhir penuh hasrat.


hulya pun tak ingin kalah dia juga membalas pangutan arsen, entah sejak kapan arsen melepaskan baju nya namun kini kedua nya tengah polos tanpa sehelai kain pun

__ADS_1


"aahhh arsen.. hen.. tii...kaan ahhhh" ujar hulya sambil meremas sprei, arsen terus menyusuri seluruh tubuh hulya hingga hulya merasa kan sensasi yang tak tertahankan lagi.


"lakukan sekarang sayang ahhh.. jangan menyiksa ku"ujar hulya dengan mata yang berkabut gairah


"baiklah lah sayang.."


"jangan lupa adab nyaa" ujar hulya mengingat kan


.


kedua nya pun sama merenggut kenikmatan bak melayang di ujung angkasa, arsen meminta nya berkali-kali hingga hulya pun kelelahan namun jujur saja dia tak bisa menolak sentuhan yang arsen berikan.


"lagi ya?" tanya arsen dengan kedua alis nya yang di naik turun kan


"apa kamu ga capek?" tanya hulya dengan pasrah, arsen menggeleng cepat dan kembali mencicipi dada hulya.


"ahhh, baiklah.. lakukan sesuka muu" ujar hulya dengan nafas tak beraturan


dengan senang hati arsen kembali menggempur hulya.


1 jam kemudian


kedua pasangan pengantin baru itu baru saja selesai mandi plus-plus karna lagi-lagi arsen menginginkan nya lagi


"kamu nih ga ada bosen-bosen nya" ujar hulya sambil mengelap rambut nya dengan handuk, arsen merebut handuk itu dan mengelap rambut hulya dengan lembut, hulya memandangi arsen yang masih bertelanjang dada dari balik kaca meja rias nya.


"badan mu itu gede arsen.. ada capek di tindih terus" ujar hulya sambil cemberut


"isshhh mesum" ujar hulya sambil melipat kedua tangan nya di dada


"tubuh kamu itu bikin aku candu sayang.." ujar arsen sambil menciumi leher hulya yang belakangan


"aaissshh udaahhh" ujar hulya meronta-ronta


"hahahaaa, wajah kamu juga kalo lagi bergairah itu bikin aku tambah semangat sayang hahahaa" ujar arsen sambil tertawa saat membayangkan wajah hulya yang sedang terbuai dengan sentuhan nya.


"kamu sihh, bikin pengen terus" ujar hulya dengan kesal


"tapi enak kan?" tanya arsen dengan kedua alis nya yang di naik turun kan


"isshh mesum!" teriak hulya yang kemudian berlalu pergi


"mau kemana?" tanya arsen mengikuti langkah hulya


"mau ganti baju lah, masa iya mau pake mantel mandi kaya gini" tiba-tiba tangan kekar arsen memeluk tubuh hulya dan kemudian menyadar kan dagu nya di bahu hulya.


"manja banget siihh " ujar hulya sambil mengelus pipi arsen yang di penuhi bulu-bulu tipis di sekitar nya arsen pun terpejam menikmati sentuhan lembut dari tangan hulya.


"euummm rasa nya aku ingin memakan mu lagi sayang" ujar arsen sambil tersenyum miring


"bisa ga sih ga usah mesum teruss" ujar hulya yang kemudian menghentikan gerakan tangan nya


"hahaha, cuma ke kamu aja kok mesum nya"

__ADS_1


"idihh " ujar hulya sambil mencibir


"aku mau lagi sayang.." ujar arsen sambil menciumi telinga hulya


"aahh kamu ini bikin geli tau" ujar hulya sambil meronta-ronta


"maka nya aku minta lagi, boleh ya?" ujar arsen sambil menatap manik indah hulya


"hemm" ujar hulya dengan terpaksa


"yang ikhlas dong sayang... dosa Lo kalo nolak suami" hulya menarik nafas nya dengan panjang dan menghembuskan nya perlahan


"baik ayo sayang..." ujar hulya sambil membalik kan badan nya kemudian mengalungkan kedua tangan nya di leher arsen, arsen pun menggendong hulya seperti koala mulut nya tak bisa diam saja, dia mengeksplore kehangatan dalam mulut hulya.


"mmmmpphhh" hulya mendorong tubuh arsen yang kini sedang mengukung nya


"kali ini aku main yang di atas, aku capek kamu tindih terus" ujar hulya sambil mendorong tubuh arsen hingga kini dia sudah di atas tubuh kekar itu.


hulya mengelus dada bidang favorit nya tempat sembunyi saat arsen ingin ******* nya, dia juga mengelus perut hingga sampai ke bawah sana


"sayang, jangan terlalu banyak memberi ku pemanasan...aku sudah panas dari tadi"


"dasar suami mesum!" ujar hulya sambil terkekeh.


kedua nya pun kembali melanjutkan penyatuan hingga menjelang siang, arsen yang tidak begitu saja melepas kan hulya pun berkali-kali meminta nya lagi.


"aku lapar,lemes.." ujar hulya yang kini dalam pelukan suami nya


"maaf sayang aku terlalu menikmati mu hehe" ujar arsen sambil terkekeh


"lihat sudah jam 12.00 siang sayang.. kamu ga ada kerjaan apa hari ini?" tanya hulya sambil menunjuk ke arah jam dinding


"engga sayang, pekerjaan ku ya hanya membuat mu terus menjerit dan meminta lagi dan lagii"


"arsen!" ujar hulya sambil memukul dada bidang suami nya yang mesum itu


"baiklah, sekarang aku akan menyuruh resepsionis untuk datang membawa sarapan"


"bukan sarapan atau makan siang!" ujar hulya sambil cemberut


"mmmmpphhh" arsen kembali ******* bibir hulya


"jangan seperti itu lagi kalo tidak ingin di makan" ujar arsen sambil terkekeh, dengan terpaksa hulya mencoba tersenyum daripada cemberut bisa-bisa mulut nya bengkak karna ulah arsen


to be continued


jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍🙏 terimakasih 🤩 ☕ sama 🌹juga ga papa hehee🤭😁


dady udh tobat ya guys 😍 tapi urusan ranjang......?


kalian jawab sendiri lah hahahahah🤣🤣


__ADS_1


__ADS_2