
happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Heh! bangun lah! jangan tidur terlalu lama, bisa-bisa Anna mencekik ku hingga patah kepala ku!" teriak alex yang sebenarnya takut dengan segala ancaman yang anna berikan.
yaa benar, semua itu hanya tipu muslihat yang Alex rencana kan.
dia berfikir setelah ini rummi akan ketakutan dan ingin segera berpisah dengan nya.
karna Alex tidak sabar menunggu rummi bangun akhirnya dia mencium bibir rummi dan ******* nya dengan kasar bahkan dia menggigit bibir bawah rummi hingga akhirnya rummi terbangun juga
"ahh sakit.." ujar rummi sambil meringis memegangi bibir nya
"nah gitu dong, bangun!"
"kamu ngapain sih? pake gigit aku segala"
"kalo ga di gigit kamu ga akan bangun" ujar Alex dengan kesal
"aww sakit lex.." ujar rummi yang masih memegangi bibir nya
"lex, tadi ada setan tau.. aku lihat kuntilanak di jendela villa depan"
"lex, pulang yukk..aku takut lex" ujar rummi sambil menarik-narik ujung baju Alex
"kata nya santri, kok penakut sih" ujar Alex sambil tersenyum miring
"aku kan ga pernah lihat kek gituan"
"bacain ayat meja lah biar pergi "
"hah? ayat meja?" tanya rummi sambil mengangkat sebelah alis nya
"iyaa, yang itu Lo.. allohula illaha Illa huwal hayyul qoyyum"
"aduhh Alex, itu bukan ayat meja hHhahaha itu ayat kursi hahahah"
"alah itu lah inti nya"
"ya beda dong"
"Kenapa ga sekalian ayat lemari, kan gede.. jadi setan nya takut"
"ga gitu konsep nya.. hahahaa "
"kenapa dia sedikit mirip Anna ketika tertawa" batin Alex dalam hati, tiba-tiba Alex naik ke ranjang itu juga dan memeluk rummi dari belakang
"kamu kenapa sih?" tanya rummi sambil mendongakkan kepala nya menatap wajah tampan Alexander
"mau cium kamu"
cup cup cup..
rummi di buat senang sekali dengan perlakuan Alex kali ini, biasa nya Alex akan menyentuh nya di saat dia nafsu saja.
padahal Alex melakukan itu sambil membayangkan wajah Anna, rummi membalas ciuman Alex.
"jangan di situ"
"dimana?"
"di sini" ujar Alex sambil menyentuh bibir nya sendiri
***cup..
mppphhhhhh***
rummi mencoba berontak namun Alex justru menekan tengkuk nya, dia menciumi leher rummi. sehingga membuat rummi merasa kan sensasi geli namun enak, rummi memejam kan kedua mata nya, menikmati saat-saat Alex mencumbu nya.
"rummi, aku mau kamu.." ujar Alex yang sudah berkabut dengan nafsu, sedangkan rummi hanya mengangguk kan kepala nya.
__ADS_1
dengan cepat alex melepas kan pangutan nya serta seluruh kain yang di gunakan oleh rummi, Alex menciumi seluruh dua gunung kembar milik rummi yang semakin besar menurut nya, tangan satu nya di gunakan untuk meremas benda kenyal tersebut sedangkan mulut nya mel*mat dan meng*mut ****** rummi yang sebelah nya.
"lex, stoph Lex..."
"tidak akan" ujar Alex yang sekejap melepaskan pangutan nya namun dengan cepat kembali menerkam gunung kembar milik rummi.
"aahhh Alex... ahhh enak banget... ahhh"
"suara nya sexy sekali" batin Alex sambil tersenyum kemenangan.
hal itu membuat Alex semakin semangat menerkam rummi hidup-hidup, dia juga hampir menghinggapi seluruh tubuh rummi hingga rummi di buat basah.
"lex, aku udah ga tahan " Ujar rummi sambil memegang pusaka milik Alex yang sudah menegang dari tadi.
"ayo Lex.. masukin"
Alex tersenyum miring kemudian dengan cepat Alex memasukan pusaka nya yang tumpul itu.
dia menggoyangkan tubuh rummi dengan durasi semakin lama semakin cepat
"ahhh alexx.... aahhhh"
"so, good baby...aahh" Alex juga ikut mengerang saat kedua nya mendapatkan pelepasan secara bersamaan.
"lex, keluarin..aku udah capek"
"enak ajaa, aku masih pengen" ujar Alex yang enggan untuk berhenti bergerak
"lex, kamu nih gila yaa... udah dari tadi loh"
"terserah.."
7 jam kemudian
"lex, udah yukk"
"5 ronde lagi"
"menurut lah"
"ahh dasar suami mesum!" umpat rummi dalam hati.
setelah selesai melakukan pergulatan panas, rummi tertidur karna kelelahan.
sedangkan Alex sedang keluar dan menatap pemandangan langit petang di malam hari, dia menikmati nya di rooftop sambil menyeduh kopi kesukaan nya.
"bagaimana kalo dia hamil?" tanya alex seorang diri
"aku tidak bisa mengurus anak, tapi.. aku juga tidak meninggalkan wanita sialan itu" ujar Alex sambil mengacak rambut nya
"bisa-bisa dady membuang ku"
"hah, kenapa bukan Anna saja yang menjadi milik ku?"
rummi mengerjapkan kedua mata nya memandangi sekitar kamar itu, namun dia tak mengetahui di mana pergi nya Alex.
"ya allah lagi-lagi aku di tinggal" gerutu rummi, rummi keluar dari kamar nya dengan lingerie karna dari tadi dia mencari keberadaan baju nya tidak di temukan sama sekali.
"Alex...!" teriak rummi
"hah! wanita itu sungguh menyusahkan" gerutu Alex sambil berjalan menghampiri sumber suara
"ada apa?" tanya alex yang berdiri di tangga lantai 2
"aku takut lex, di sini banyak setan tau"
"sini..." ujar Alex sambil menarik tangan rummi, dia sedikit berjalan cepat karna langkah Alex besar-besar
"kamu mau bawa aku kemana?" tanya rummi kebingungan
__ADS_1
"ke rooftop "
"hah? kamu mau bunuh aku?" pertanyaan itu sontak membuat Alex menghentikan langkah nya
"iya" jawab Alex kemudian menggendong rummi ala bridal style.
"aku pasrah Lex, aku tau kamu ga cinta sama aku.."
"hah? kamu bener-bener mau aku bunuh?"
"kalo di tanya sih ga mau, tapi aku bisa apa? ngelawan kamu juga ga akan bisa" ujar rummi dengan nada pasrah hal itu membuat Alex tersenyum miring.
sesampainya di ata rooftop Alex merebahkan rummi di permadani putih, rummi hanya diam saja.
"sampaikan kata-kata terakhir mu untuk ku" Alex sambil melepas lingerie yang di gunakan rummi
"loh, kenapa di lepas?" tanya rummi keheranan
"supaya enak mandiin nya, kan orang mati harus di mandiin iya kan?"rummi hanya mengangguk dengan pasrah
"ayo, sampai kan kata-kata terakhir mu" ujar Alex lagi sambil tersenyum miring
"aku berharap kamu tidak akan menikahi wanita lagi sebelum kamu benar-benar mencintai nya Lex.. cepat lah taubat" ujar rummi yang sontak membuat Alex terkekeh
"kamu mau bunuh aku pake apa?" tanya rummi
"dengan tangan ku sendiri.. aku akan mencekik mu" hari rummi benar-benar berdebar dia berdoa dalam hati memohon maaf kepada orang tua, keluarga, sahabat nya,dan juga guru-guru nya.
"kenapa mata mu kau pejam kan?"
tanya alex sambil mengerutkan kening nya
"ga papa Lex, ayo bunuh aku sekarang..aku akan sedikit melakukan perlawanan agar aku di nyatakan mati dalam keadaan syahid "
"hahaa baiklah "
Alex berdiri sedangkan rummi sudah memejamkan mata nya, dia terus bersholawat dalam hati.
"ahhh... alexxx" desah rummi saat tiba-tiba Alex memasukan pusaka nya lagi
"kamu ingin menyentuh ku sebelum membunuh ku?" tanya rummi
"dasar wanita bodoh! sudah lah nikmati saja" ujar Alex sambil tersenyum miring
rummi membuka matanya dan baru sadar mereka sedang berada di rooftop
"lex, berhenti! kita jangan melakukan nya di sini"
"kenapa?"
"ini terlalu terbuka" Alex tidak mengindahkan peringatan dari rummi justru dia membuat rummi mengeluarkan suara-suara sexy.
setelah puas melakukan penyatuan Kembali Alex memeluk rummi, kedua nya berpelukan dan saling memberikan kehangatan.
"kapan kamu membunuh ku?" tanya rummi lagi yang sontak membuat Alex bergeleng kepala
"dasar wanita bodoh! siapa juga yang mau membunuh mu"
"loh, tadi katanya mau bunuh aku" ujar rummi dengan polos
"besok kau harus ikut les supaya IQ mu bertambah " ujar Alex sambil membalikkan badan nya membelakangi rummi
"jadi kamu ga jadi bunuh aku?" tanya rummi sambil memeluk tubuh Alex dari belakang
"dasar wanita bodoh!" batin Alex sambil tersenyum miring
to be continued
jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss 😍 terimakasih 🙏
__ADS_1
ayo dong mampir ke karya author yang baru..ga kalah seru kok 🤗