
Happy reading πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
follow akun author ya guys π
Ig:@secret_writer85
tiktok:@secretwriter22
tok tok...
"sayang.. itu waiters nya udah datang" ujar hulya sambil mendorong tubuh arsen, arsen tersenyum miring dan kemudian melangkah membuka kan pintu itu
ceklek..
"Ce monsieur..(ini tuan)ujar seorang resepsionis cantik bertubuh proposional itu dalam bahasa Prancis
"Merci.."(terimakasih)
"De rien"(sama-sama)
"ayo kita sarapan sayang" ujar arsen sambil membawa makanan itu untuk hulya
"bukan sarapan, tapi makan siang" arsen kembali terkekeh melihat wajah badmood hulya
"stop! kamu di situ aja" ujar arsen yang sontak membuat hulya berhenti bergerak dan masih tetap berada di kasur
"aaaa" ujar arsen sambil memberikan suapan itu ke mulut hulya
"aku bisa sendiri sayang.."
"aku ingin memanjakan Istri ku, apa itu salah?" tanya arsen sambil mengangkat sebelah alis nya
"ga salah sih" ujar hulya sambil tersenyum
"kamu juga makan dong sayang.." ujar hulya dengan manja
"baiklah" ujar arsen yang kemudian menguap kan sendok itu ke mulut nya sendiri
di sisi lain farhan tengah mengerjakan tugas nya sebagai marketing di salah satu perusahaan arsen, dalam berapa hari ini dia melakukan penggelapan dana hingga perusahaan rugi 5.5 miliyaran rupiah, hal ini belum satu orang pun yang mengetahui nya, bahkan arsen sedang tidak terfokus dalam urusan kantor.
tiba-tiba saja hari itu farhan melakukan pengunduran diri kepada manager dengan alasan ingin kembali ke kampung dan mengurus orang tua nya.
Farhan melangkah pergi dari perusahaan itu dengan senyuman licik nya, dia memang telah berhasil memalsukan identitas nya sehingga dia merasa aman.
"akhirnya aku bisa membuat mu sedikit rugi, walupun ini belum seberapa hahhahaha" ujar Farhan sambil tertawa dengan kemenangan nya.
farhan kembali ke rumah siska, wanita itu memang bodoh karna cinta nya yang terlalu membuta kan nya, dia rela mendukung suami nya berbuat kejahatan.
"apakah kamu sudah mendapatkan apa yang kamu mau sayang?" tanya Siska sambil memeluk tubuh Farhan dari belakang, Farhan hanya tersenyum licik dan kemudian mengangguk kan kepala nya
"aku merindukan naya" ujar farhan yang sontak membuat siska melepaskan pelukan nya
"kamu ingin bertemu dengan nya?" tanya Siska yang kini berhadapan dengan farhan
"iyaa"
"apa kau tidak ingin memiliki anak mu?" tanya siska sambil tersenyum licik
"ingin sekali, tapi itu sangat tidak mungkin.. hulya dan arsen tidak akan membiarkan aku memiliki putri ku seutuh nya
__ADS_1
"kamu ingin aku membantu mu?" tanya siska sambil memainkan jari lentik nya di dada farhan
"apa yang bisa kau lakukan?" tanya Farhan mengerut kan dahi nya
"kau lupa sayang? aku adalah adik dari Smith Lemos yang kekayaannya tidak akan henti hingga 70 turunan.. apa kau lupa itu?"
"tidak, hanya saja.. aku"
"sssttt" ujar siska sambil meletakkan jari telunjuk nya di bibir farhan
"i can do anything for you my love" ujar siska sambil tersenyum
"thank you " ujar Farhan sambil memeluk tubuh siska, di balik pelukan nya dia tersenyum licik memandangi punggung siska
3 hari kemudian
Farhan sudah menyiapkan semua siasat untuk berusaha menculik naya, hal itu pun sudah pasti dengan bantuan Smith Lemos kaka tiri siska.
beberapa orang suruhan Farhan sudah mengikuti bunda saat tengah berbelanja mall bersama ratih, hingga saat bunda melewati jalanan sepi sebuah mobil Jeep hitam menghadang jalan mobil yang di kendarai oleh sopir pribadi bunda.
"siapa itu pak?" tanya bunda dengan khawatir, Naya masih tertidur di pangkuan bunda
"saya juga ga tau buk" ujar sopir itu dengan nada khawatir
"keluar!" teriak pria berbadan besar dengan topeng yang menutupi muka nya
"si siapa kamu?!" tanya pak sopir dengan gugup
tiarrr!
salah seorang teman nya lagi memecahkan jendela pintu mobil yang berada di sisi ratih
"astaghfirullah.. kalian mau ngapain?" tanya Ratih
"keluar kalian dari sini!" teriak pria yang saat ini sudah berada di dekat jendela mobil bunda
"baiklah, saya akan keluar" bunda pun keluar dia berdiri tepat di hadapan pria bertopeng itu
"ambil semua harta ku dan juga mobil ini.. asal jangan sakiti kita" ujar bunda dengan nada memohon, tiba-tiba tangan kekar itu merebut naya dari gendongan bunda, hal itu membuat naya terbangun dan menangis
"jangan sakiti cucu saya.. saya mohon hiksss" Ujar bunda yang berusaha merebut naya dari pria itu, namun salah seorang pria lain menarik bunda dan menarik nya hingga terjatuh, pak sopir pun memukul leher pria itu dengan keras namun tak disangka tiba-tiba tembakan di layang kan tepat mengenai kepala pak sopir hingga diri nya terjatuh bersimpuh darah.
"astaghfirullah haladzim!" teriak Ratih sambil berjongkok mendekati pak sopirz dengan cepat beberapa kawanan penculik itu kabur menggunakan mobil Jeep nya.
"tungg! kembali kan cucu ku!" teriak bunda berusaha mengejar mobil yang sudah menjauh itu, Ratih megejar bunda dan menarik bunda.
"istighfar bu, nanti kita laporkan ke pihak yang berwajib ya" ujar ratih sambil memeluk tubuh lemas bunda.
sementara di sisi lain hulya tengah meminum jamuan yang dari salah satu kolega arsen, namun tiba-tiba saja gelas itu terjatuh
tiarrr
"astaghfirullah haladzim" ujar hulya sambil memegangi dada nya
"ada apa sayang?" tanya arsen sambil memegang tangan hulya
"sorry sir" ujar arsen kepada kolega bisnis nya itu
"nothing.." ujar pria paruh baya itu sambil tersenyum
__ADS_1
tak lama kemudian seorang waiters datang dan membereskan bekas pecahan gelas kaca itu
"emm sorry sir, but i think i have to go right now"
"oh, okay no problem! call me if you need something" Ujar pria itu sambil tersenyum
"okay, thank you"
arsen membawa hulya pergi, dia melihat keresahan dari wajah cantik hulya
"apa yang membuat mu seperti ini sayang? katakan" ujar arsen yang kini sudah berada di mobil yang tengah di kendarai oleh sopir
"aku merasa ada sesuatu buruk yang telah terjadi sen, tapi aku tidak tau itu apa.."
"maksud mu kamu punya firasat buruk?"
"iyaa"
"emm, baiklah aku akan memastikan semua nya baik-baik saja" ujar arsen yang kemudian menelpon david
"ahhh ****! kenapa tidak nyambung" gerutu arsen dengan kesal
"sayang, maaf aku jadi membuat mu ikut khawatir.. aku juga tidak tau mengapa tiba-tiba perasaan ku tidak enak" ujar hulya dengan nada sedih
"sayang, kamu separuh hati ku.. aku dapat merasakan apa yang kamu rasakan, kemarilah.. mendekatlah pada ku" ujar arsen sambil memeluk tubuh hulya dan meletakkan kepala nya di dada bidang milik nya
"aku ingin menelpon bunda" ujar hulya sambil mengambil handphone nya dari tas
dddrttttt dddrttttt drrrtttt
"nyambung tapi ga di angkat.." ujar hulya dengan kedua mata yang berkaca-kaca
"all be fine sayang...aku akan menelpon beberapa orang kepercayaan ku yang lain nya"
saat arsen sedang ingin menelpon orang kepercayaan nya, Namun ke duluan salah satu seorang yang di tugas kan untuk menjaga naya lebih tepat nya menjaga dari jarak jauh.
"katakan" ujar arsen dengan serius
"maa maaf tuan, saya tidak bisa menolong putri anda dari penculikan.. Karna"
"****! jangan katakan apapun lagi! cepat kerahkan seluruh orang kita untuk mencari Naya sampai ketemu! kalau sampai kalian gagal menemukan putri ku! aku akan mencincang daging kalian untuk makan malam" Ujar arsen dengan berapi-api
hulya dapat mendengar suara telpon itu dengan jelas, air mata nya sudah menggenangi wajah nya.
"arsen..aku ingin pulang hikss hiksss"
"kita akan pulang sekarang sayang!" ujar arsen dengan tegas
"farhan! aku yakin ini semua perbuatan mu! sampai ini semua benar terjadi Karna ulah mu.. aku akan mencincang daging mu dan memakan nya mentah-mentah" batin arsen dalam hati
mata nya sudah memerah rahang nya juga mengeras, kedua tangan nya di kepal kan.
arsen memang benar-benar pernah mencincang orang dan memakan nya dalam keadaan mentah, itu yang ia lakukan dulu sewaktu dia benar-benar membenci orang .
emosi menguasai diri nya hingga jiwa gelap arsen kembali hadir dalam diri nya.
to be continued
jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa ππ terimakasih π€©
__ADS_1
yuk arsen nya di lemarin πΉbiar jadi kalem lagi ππ€