Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
kehangatan yang kembali


__ADS_3

happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


pagi itu hulya menyiapkan berbagai makanan yang ia buat sendiri dengan tangan nya, kedua mertua nya terlihat sangat menikmati masakan dari tangan ajaib hulya.


"ini sih top sayang" ujar arsen sambil melahap sisa makanan di piring nya


"pelan-pelan sayang" ujar hulya sambil mengelap bekas makanan yang menempel di tepi bibir arsen, kedua pasangan parubaya itu pun di buat tertegun dengan kehangatan keluarga kecil anak nya itu.


"kenapa mom?" tanya arsen sambil tersenyum miring


"emm tidak" jawab momy sambil menggelengkan kepala nya


"dad, mau kemana?" tanya arsen saat dady nya mulai beranjak dari tempat duduk nya


"mau kerja lah, kemana lagi?"


"break lah dad, kan ada kita.."


"tapi"


"dad, hari ini hulya mau bikin sesuatu yang seru loh"


"apa?" tanya dady arsen yang memang tak banyak bicara


"hulya mau ngadain game "


"game?" tanya dady sambil mengerutkan kening nya


"iyaa, hari ini kita mau tes kekompakan pasangan.. dan kita akan bersaing, bagaimana? kalian terima tantangan kita?" ujar hulya sambil memeluk arsen dari samping


"tentu saja" ujar dady arsen sambil melirik ke arah istri nya


"baiklah, kita mulai sekarang aja ya?" tanya arsen


"bagaimana mom?" tanya arsen


"emm boleh"


"jadiii yang pertama, kita main estafet gendong pasangan" ujar hulya yang sudah berada di lapangan halaman belakang rumah orang tua arsen


"bagiamana cara main nya?" tanya dady penasaran


"setiap suami di harus kan menggendong istri dan berhenti di tempat saat musik di mainkan, dan saat itu para istri harus memakai kan daster ini kepada suami nya"


"hei, sayang.. kok daster sih"


"ga papa kan lucu" ujar hulya sambil terkekeh


"iya dad, momy juga setuju" ujar momy sambil menyiku lengan suami nya


"ahh terserah kalian saja lah" ujar dady dengan nada pasrah


"udah sayang.. nurut aja sih" ujar hulya sambil bergelayut di lengan arsen


"heh, baiklah.. tapi nanti malam kamu juga harus nurut "


"siap bos " sambil hormat


"terus ini apa?" tanya dady lagi


"ohh ini dot,bandok,sama jepitan rambut"


"buat apalagi?" tanya arsen keheranan


"buat dipake in ke kalian"


"jadi setiap musik nya berbunyi kita harus pakai kan satu aksesoris saja"


"astaga "


"udah lah dad, mungkin ini bawaan bayi.. ga papa kelihatan seru kok" ujar momy sambil terkekeh


"seru buat kamu"


"ayo kita mulai.."


priiitttt


.


hulya naik ke punggung kekar arsen begitu pun juga dengan momy, mereka sama-sama unggul dalam berlari


..

__ADS_1


jarang pulang Abang jarang pulang aku jangan di sayang-sayang


musik pun berbunyi arsen menurun kan hulya perlahan, dia berjoget ria sedangkan hulya kewalahan memakai kan daster itu arsen terlalu banyak gerak


"sayang, jangan goyang terus..." gerutu hulya


"aku mau kalah aja" ujar arsen sambil tersenyum miring


"kok kalah sih" ujar hulya sambil merengut


"aku ga suka pake kaya gini sayang"


"ya udah, nanti malam gagal jatah"


"heii jangan gitu dong" ujar arsen sambil merangkul tubuh hulya


"bodo amat" ujar hulya sambil melipat kedua tangan nya di dada


berbeda dengan pasangan parubaya itu, mereka sudah sudah berlari lagi bahkan hulya dan arsen jauh tertinggal


"sayang lepaass.. lihat deh momy sama dady udah jauh banget tuh"


"ayo gendong lagi" ujar hulya sambil menghentakkan kaki nya


"ayo naik.."


arsen berlari menyusul orang tua nya namun belum sampai ke pos selanjutnya nya musik sudah berbunyi hingga dady berhasil memakai bandok di kepala nya


"ihh mereka udah dapet dua, kita baru satu.." ujar hulya


"kita balap mereka ya sayang"


"alah, ga bakal ke kejar" ujar hulya dengan kesal


"sen.. aku mau turun aja.. cepatan turunin"


"loh, kata nya mau menang"


"ga jadi" arsen pun menurunkan hulya dari gendongan nya


"tapi jatah nya jangan di batalin ya sayang?!" teriak arsen karna hulya sudah berjalan mendahului arsen


arsen mengejar istri nya yang sudah ngambek itu, sedangkan dady dan momy masih asyik melanjutkan perlombaan mereka.


"yeyyy menang! loh arsen mana dad?" tanya momy saat sudah turun dari gendongan dady


"waduhh, jangan-jangan karna kita menang"


"mungkin"


"sebaik nya kita ngalah aja dad.."


" ga papaa.. sekali-kali kan hahah"


"dasar" ujar momy sambil memutar bola matanya dengan malas


sementara di sisi lain arsen sedang memeluk tubuh hulya dari belakang, semenjak kehamilan nya yang kedua hulya memang lebih sensitif


"sayang.. jangan marah yaa?" ujar arsen sambil menciumi rambut hulya


"kamu jahaat" ujar hulya membalikkan badan nya dan memukuli dada bidang arsen


"hei, berhenti lah memukul dada ku sayaaang.. kau bisa memancing ku"


"ga takut!" ujar hulya sambil terus memukuli dada bidang arsen


"ohh, jadi nantangin?" tanya arsen sambil tersenyum licik


"aahhhh uhhh Lee paass" ujar hulya dengan terbata, sedangkan arsen sudah berada di ceruk leher hulya dan memainkan lidah nya di sana


sreekkk


arsen menyobek baju hulya hingga tersisa penutup dua gunung kembar nya, dengan cepat dia menyingkirkan kain penutup itu dan meremas, *******, menjilat,dan mengecup berulangkali


"sen! udaahhh"


akhirnya pergulatan panas yang sempat hulya tolak pun tetap terjadi, bahkan sebelum malam tiba mereka sudah melakukan nya berulang kali.


"capek?" ujar arsen sambil mengelus pipi hulya yang kini berada di ceruk leher nya, hulya hanya mengangguk kan kepala seperti kehilangan tenaga.


"maaf, aku tidak bisa mengontrol diri.. apa sakit?" tanya arsen lagi


"engga.."

__ADS_1


"enak?" tanya arsen sambil tersenyum miring, hulya kembali mengangguk kan kepala nya


"ahhaha.. kata nya mau nolak"


"tadi udah nolak, malah kamu paksa" ujar hulya sambil bersungut-sungut


"abis kamu bikin nafsu ku naik terus, sayang"


"hemm.. dasar suami mesum" ujar hulya sambil mencubit dada bidang arsen


"jangan memancing ku lagi sayang, lihat lah.. dia saja belum tidur jadi jangan membuat nya kehilangan kontrol lagi"


"ihhh, dia ga capek apa berdiri terus"


"capek.. maka nya tidur ya?"


"ha? lagi?" tanya hulya sambil melongo


"iyaa" ujar arsen sambil tersenyum nakal


"ya udah ayo"


"bener boleh?"


"iyaa"


"gasssss" ujar arsen dengan semangat empat lima .


"dad, mereka kemana ya kok lama banget di kamar nya" ujar momy dengan cemas


"kau tau kan arsen itu anak ku"


"iya lah, Anak siapa lagi"


"pasti dia juga sama seperti ku"


"maksud mu?"


"menyelesaikan masalah di atas ranjang" ujar dady sambil berbisik ke telinga istri mu


"dasar mesum!"


"kasihan hulya"


"Kenapa kasihan?"


"dia pasti kecapekan lah"


"dia emang capek tapi dia ga bisa nolak, kaya kamu dulu hahahh"


"ihh, malah nostalgia"


"ya udah dari pada nostalgia mending kita jadiin kenyataan lagi yuk"


"udah lama kita sibuk dengan dunia masing-masing.. aku rindu padamu" ujar dady sambil tersenyum sendu


"aku jugaa" ujar momy sambil memeluk tubuh suami nya.


kedatangan hulya membuat keluarga dingin itu menjadi kembali menghangat, kedua pasangan yang berbeda umur itu melakukan kesenangan masing-masing.


yang mau masuk ke grup chat othor bisa ya? cari nama nya "my new family"


yukk join ke grup! biar tambah dekat satu sama lain 🤗


jangan lupa juga mampir ke karya othor ya guys


21+


bijaklah dalam membaca!


Nama ku Ayla zamora, cantik bukan?


namun itu tak secantik wajah ku begitu pun juga nasib ku.


Walau begitu aku merasa beruntung karna aku lahir dari orang tua hebat, mereka membimbing ku menjadi wanita kuat,mandiri dan tangguh.


Takdir membuat ku terikat oleh pernikahan yang benar-benar aku impikan, aku di nikahi oleh cinta pertama ku.


Kendrick Alberto, nama nya sesuai sekali dengan wajah nya yang tampan siapa sangka dia lah jodoh ku.


pria sedingin kulkas yang ku kenal sejak SMA, dia tidak mudah di dekati wanita bahkan tidak ada yang berani mendekati nya, itu adalah salah satu hal yang aku suka dari nya.


saat wisuda kelulusan ku dia datang dan melamar ku, apakah selama ini dia juga mencintai ku?

__ADS_1


hai guys jangan lupa follow Ig author ya:@secret_writer85



__ADS_2