Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
memaksa


__ADS_3

Happy reading ๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Minggu itu adalah jadwal rummi untuk periksa ke psiketer, kali ini johan yang mendatangi rumah pasien nya.


"hallo assalamualaikum"


"hai, cantik.. aku sudah di jalan" ujar Johan dari sebrang sana


"loh mau kemana? kan aku udah mau otw"


"kali ini aku yang akan mendatangi pasien ku"


"ga usah repot-repot kak"


"no lady.. aku ga merasa di repot kan"


"tap.."


"sampai jumpa nanti" ujar Johan mematikan telpon nya sepihak


pagi itu Alex sudah bersiap entah mau kemana lagi


"kamu mau kemana? pagi-pagi udah rapi aja"


"bukan urusan kamu" jawab Alex dengan dingin


"ya sudah.. hati-hati yaa" ujar rummi sambil mengikuti langkah Alex, mengantar kepergian suami nya hingga menuju pintu utama.


"mas.." ujar rummi yang sontak membuat Alex membalik kan badan nya


"kau? memanggil ku?"


"iyaa, kamu kan suami ku.. ga papa dong aku panggil mas"


"ahh, terserah pada mu saja" jawab Alex dengan acuh


belum sampai alex menjalankan mobil nya, tiba-tiba saja mobil Alphard putih masuk ke dalam halaman rumah besar itu, Alex mengenali siapa pemilik mobil itu .


seorang pria tampan yang merupakan psiketer rummi keluar dari mobil itu, dia melambaikan tangan ke arah mobil Alex yang tak lain adalah sahabat nya.


"hei, ini masih pagi bro.. mau kemana?" tanya alex sambil mendekati jendela mobil Alex


"ada urusan yang tidak bisa di tunda"


"oh begitu"


"kau kenapa kemari pagi-pagi?"


"aku ingin menemui istri mu yang cantik" ujar Johan yang sontak mendapat balasan tatapan mematikan dari Alex


"hahaa just kidding man.." ujar Johan sambil terkekeh


"tapi seperti yang ku lihat, kau tidak mencintai istri mu bukan?"


"itu bukan urusan mu, selagi dia masih menjadi milik ku.. jangan berpikir macam-macam apalagi berniat untuk merebut nya" ujar Alex dengan nada mengancam


"no man, but im not promise" ujar Johan sambil tersenyum miring


"hahahaa tidak-tidak jangan melototi ku seperti itu.. itu sangat mengeri kan" ujar Johan sambil tertawa terbahak-bahak


"i have to go" ujar Alex yang kemudian memberikan kode kepada sopir nya


"okay, see you and take care" ujar Johan sambil melambaikan tangan nya


"morning lady.. your'e so beautiful" puji Johan sambil tersenyum kepada rummi yang masih berdiri menatap mobil Alex yang berlaku pergi


"morning kak"


"ayo kak masuk.." ujar rummi sambil tersenyum


"thank you" ujar johan mengikuti langkah rummi


"Kaka mau minum apa? biar rummi buat kan"


"emm aku ingin sesuatu yang hangat di pagi yang berembun ini"


"baiklah, Kaka suka kopi?"


"coffe milk ada?"


"milk tu apa kak?" tanya rummi yang memang nol dalam bidang bahasa Inggris


"milk itu susu, apa kau punya?" tanya johan sambil tersenyum miring

__ADS_1


"punya lah kaak, setiap wanita pasti punya susu"


"apa!?" tanya Johan yang sontak membuat rummi gelagapan


"ahh itu emmm anuu susu nya ada di dalam, sebentar ya kak" ujar rummi yang kemudian pergi ke dapur


"Hahaha lucu sekali wanita mu itu, Lex" ujar Johan sambil tersenyum melihat punggung rummi yang mulai menjauh


"ahh rummi, bodoh banget sih.. pake ngomongin itu segala " ujar rummi sambil menyeduh coffe milk untuk johan


...


"jangan langsung di minum kak" ujar rummi sambil meletakkan cangkir itu di meja


"why?"


"haduh kak, jangan ngomong Inggris aku ga tau.. soal nya dari dulu aku ga suka pelajaran bahasa Inggris " ujar rummi dengan tersipu malu


"kenapa lady?" ujar Johan sambil tersenyum manis


"soalnya itu panas.. nanti lidah nya bisa meleleh " ujar rummi sambil terkekeh


"ahh, baiklah " Jawab Johan sambil terkekeh juga


"wanita ini memang unik " batin johan sambil tersenyum menatap wajah rummi dengan lekat


"kenapa kak? kok lihatin rummi terus, apa rummi belekan?" tanya rummi sambil mengucek kedua mata nya


"hahahaa enggak rummi "


"kamu sangat cantik "


"oh iya? tapi mas Alex ga pernah bilang gitu.. dan aku juga ga pernah merasa bahwa diri ku cantik "


"kamu adalah wanita tercantik yang pernah aku temui" pujian itu sontak membuat rummi tersipu malu


"oh iya, kapan kita memulai terapi nya?", tanya rummi yang mencoba mengalihkan perhatian Johan


"baik lah, cerita kan apa yang ingin kamu ceritakan.. terutama mengenai masalah yang menimpa dan menganggu mu akhir-akhir ini"


"aku takut kak, sewaktu aku di ajak berburu ke hutan sama mas Alex, aku melihat hantu "


"hah? hantu? di villa?"


"kau yakin itu adalah hantu?"


"iya kak, serius " jawab rummi dengan muka tegang


"baik lah, relax.."


"lalu, apalagi keluhan mu"


"emm maaf kak kalo yang ini aku ga bisa cerita "


"kenapa?"


"ini mengenai rumah tangga kami"


"apa Alex kasar?"


"tidak"


"emm baik lah kalau tidak nyaman untuk di ungkapkan.. jangan di paksa kan"


"terimakasih kak " ujar rummi sambil tersenyum, dia senang mengenal teman baru yang juga sekaligus psiketer seperti Johan, pria itu benar-benar dewasa dan sangat mengerti tentang nya.


"sekarang giliran aku yang bertanya "


"iya kak silahkan "


"apa kamu benar-benar mencintai Alex?"


"emm aku tidak tau, tapi aku selalu khawatir pada nya kak"


"mungkin kamu sudah mencintai nya"


"benar kah?"


"bisa jadi" jawab Johan sambil mengangguk kan kepala nya


"hah.. aku terlambat " ujar Johan dalam hati


"menurut mu bagaimana perasaan Alex kepada mu?" tanya Johan yang sontak membuat rummi tersenyum getir

__ADS_1


"dia tidak mungkin mencinta ku kak, dia hanya tidak ingin nama nya di coret dari keluarga ini.. karena itu dia mempertahankan ku"


"apa kamu yakin akan bertahan dengan kondisi seperti ini?"


"aku tidak tau kak, aku hanya akan menjalani semua ini semampu ku"


"ada kemungkinan kau akan menyerah?"


"mungkin"


"datang lah kepada ku "


"hah? maksudnya?"


"emm maksud ku aku akan membuat mu melupakan masalah mu" ujar Johan sambil tersenyum


"ohh begitu, iya kak terimakasih "


"emm kamu tidak jenuh terus-menerus di rumah seperti ini?"


"sebenernya bosan "


"mau kah peci jalan-jalan bersama ku?"


"tapi kak, nanti mas Alex.."


"aku akan bicara pada nya"


"emm baik lah, tunggu sebentar rummi bersiap dulu yaa"


"baiklah lady"


...


"ayo kak" ujar rummi yang sudah bersiap dengan gamis peach dengan hijab senada


"so beautiful" ujar Johan sambil memandangi rummi dari ujung kepala hingga kaki


"makasih.."


"kak, udah bilang ke mas Alex kan?" tanya rummi sambil berjalan mengikuti Johan


"sudah" jawab Johan bohong


.....


hari itu Johan mengajak rummi berbelanja ke mall, awal nya rummi menolak karena bilang tidak ingin menghambur-hambur kan yang yang Alex berikan.


namun setelah beberapa kali membujuk akhirnya rummi mau dan dia di belanja kan oleh johan.


"udah lah kak.. ini udah banyak banget loh" ujar rummi sambil menatap paper bag yang ada di tangan Johan


"no lady.. beli lah lagi, anggap saja ini refreshing"


"baiklah, tapi aku akan menggunakan uang dari mas Alex aja.."


"beli lah apa yang kamu inginkan lady, aku tidak semiskin yang kamu kira"


aku tau, tapi"


"sudah lah, aku tidak butuh penolakan mu"


akhirnya rummi kembali memburu barang yang ingin ia beli, sebenarnya dia bingung apa lagi yang ingin dia beli.


...


saat berjalan dengan dua wanita di kanan kiri nya Alex tak sengaja menatap rummi yang sedang memilih beberapa tas dan di ikuti oleh Johan di belakang nya.


"ahh, sh*it! dasar wanita mura*an" teriak alex yang kemudian pergi meninggalkan kedua wanita nya


"beib.. mau kemana?" ujar salah satu dari mereka


...


"rummi! ayo pulang" teriak alex sambil menarik tangan rummi


"mas Alex" ujar rummi dengan terkejut karna tiba-tiba alex memaksa nya bahkan menggendong rummi di depan hadapan orang banyak.


to be continued


jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa guyss ๐Ÿ˜ terimakasih ๐Ÿคฉ๐Ÿ™


maaf yaa author lagi kurang fit๐Ÿค’๐Ÿ™jadi up nya mungkin ga banyakยฒ

__ADS_1


__ADS_2