Pelangi Yang Tergores

Pelangi Yang Tergores
pembawa virus


__ADS_3

Sepulang mengajar farhan mampir ke sebuah toko bunga yang tak begitu jauh dari kompleks perumahan nya, dia berencana memberi bunga itu kepada hulya.


Farhan memang bukan tipe yang romantis namun dia suka memberi kan kejutan kecil kepada hulya, sesampai nya di rumah ternyata hulya tengah menunggu farhan di teras lengkap bersama putri kesayangan nya.


"tu abi tuuu, Abi udah pulang sayang" ujar hulya sambil menunjuk ke arah farhan yang baru saja turun dari mobil nya


"assalamualaikum sayang-sayang ku.." ujar farhan sambil memeluk ke dua nya


deg!


"astaghfirullah, kenapa kak farhan bau parfum wanita? menyengat sekali" ujar hulya dalam hati, saat farhan melepas kan pelukan nya ia pun baru sadar dengan ekspresi hulya yang telah berubah


"kamu kenapa sayang?" ujar farhan keheranan, karna wajah hulya berubah seperti sedang memikirkan sesuatu


"ehh, engga ga papa kok kak.. ya udah ayo masuk" ujar hulya sambil tersenyum agar farhan tak menyadari bahwa kini hulya sedang merasakan hal aneh


"sini.. Abi gendong yaa" ujar Farhan sambil meraih naya gendongan hulya


"astaghfirullah, aku ga boleh mikir yang aneh-aneh" ujar hulya dalam hati


"oh ya sayang, tas ku tertinggal di mobil tolong ambilin yaa" ujar farhan yang sedang memangku naya


"iyaa kak"


hulya pun membuka mobil itu dan terkejut karena ada bouquet flowers yang masih segar tapi kenapa farhan tidak memberikan nya langsung? atau mungkin farhan berniat memberikan nya nanti? tapi kenapa dia menyuruh hulya mengambil tas nya yang tertinggi di mobil? harus nya kalo bouquet itu dijadikan kejutan untuk nya, dia tak akan menyuruh hulya mengambil tas dan mengetahui kejutan itu.


hulya pun mengambil bunga itu, dia ingin bertanya langsung bertanya langsung kepada farhan agar dia tak berfikir yang tidak-tidak.


"kak.. ini bouquet untuk siapa?" ujar hulya sambil memperlihatkan bunga itu kepada farhan yang tadi nya sibuk dengan Naya


"ohh ya ampunn, aku lupa sayang.. itu bunga untuk kamu sayang" ujar farhan yang kemudian asyik bermain lagi dengan naya


"ohh begitu, emm terimakasih" ujar hulya sambil tersenyum, Farhan pun membalas senyuman hulya.


"emm kak, aku ke atas dulu yaa.."


"iya sayang, Kaka mau main dulu sama naya"


ujar Farhan sambil tersenyum


setelah sampai di kamar hulya mengembalikan tas farhan pada tempat nya, namun handphone farhan yang ada di dalam tas itu pun berdering, kemudian hulya kembali mengambil tas itu dan membuka nya


"nomor siapa? kenapa tidak di save? ujar hulya yang sudah memegang handphone Farhan


"aku panggil kak farhan dulu ah "


"kak! ada telpon.."teriak hulya dari atas


"tolong angkatin sayang.. aku mau berenang sama naya di kolam" ujar farhan sambil tersenyum kepada hulya


"okee"


dipun menekan tombol hijau di layar ponsel farhan


"hallo sayang ku? sudah sampai rumah belum? aku merindukan mu" ujar wanita yang entah siapa, hulya pun merasa terkejut


kenapa ada wanita asing yang memanggil farhan sayang


"sayang kok diem sih.. masih ada istri kamu yaa?"


deg!!


"siapa ini? astaghfirullah.. kenapa perempuan ini juga tau kalo kak farhan sudah beristri"

__ADS_1


dengan cepat hulya pun mematikan telpon dengan sepihak.


dada nya pun sesak nafas nya masih tak beraturan, dia meremas kedua tangan nya


apa yang dia takutkan terjadi juga, namun dia tak ingin terlalu terburu-buru menuduh farhan agar tidak jadi salah faham, dia pun berusaha untuk terlihat biasa.


"ya allah, aku harus buktikan semua ini.. semoga aja dugaan ku tidak benar terjadi " ujar hulya seorang diri


dia pun berjalan menghampiri farhan yang tengah menghanduki naya, dia mengambil alih handuk itu dari Farhan dan kemudian memakai kan baju untuk Naya.


"sayang, udah lama kita ga berenang bareng" ujar Farhan sambil tersenyum kepada hulya


"terus naya sama siapa dong?" tanya hulya


"sama ratih aja yaa?"


"Ratih? siapa ratih?" tanya hulya penasaran


"anak nya asisten rumah tangga umi, kasihan sayang.. dia baru aja nyampe Jakarta dan ga tau mau kerja apa.. jadi mending dia kerja disini kan? kamu ga papa kan sayang?" tanya farhan


"ohh ya udah ga papa, terus dimana dia?"


"sebentar lagi sampai"


tiba-tiba umi datang bersama ratih yang memang umur nya masih sangat terlihat muda


"assalamualaikum" ujar umi


"wa'alaikum salam.. umi" ujar hulya kemudian menyalami umi disusul oleh farhan juga


"ini loh yang namanya ratih" ujar umi sambil menggandeng tangan Ratih


"saya ratih non" ucap ratih sambil membungkuk kan badan nya


"panggil mbak aja yaa" ujar hulya sambil tertawa


"boleh dong mi" sahut farhan


"silahkan umi" ujar hulya yang memang hal itu sudah terbiasa, umi sering membawa cucu nya pulang ke rumah


"terus kerjaan saya apa non eh mbak.. kalo non naya di bawa"


"panggil dek naya ajaa" ujar hulya sambil tersenyum mengupas pundak ratih


"kamu bisa bantu saya masak ratih, kebetulan saya belum masak untuk nanti makan malam"


"ohh begitu baik mbk.." ujar ratih sambil tersenyum


"ya sudah kamu istirahat dulu yaa, itu kamar buat kamu" sambil menunjuk ke arah yang di maksud


"Ratih.. saya tinggal dulu yaa" ujar umi


"loh umi mau langsung? hulya mau ambilin keperluan nay"


"ga usah, disana masih ada stok banyak" ujar umi sambil tertawa


"ya sudah kalo begitu umi pamit ya assalamualaikum"


"wa'alaikum salam" ujar hulya dan farhan bersamaan


setelah kepergian umi farhan pun menarik tangan hulya hingga berada di pelukan nya


"sayang keadaan memang mendukung" ujar Farhan sambil tersenyum licik

__ADS_1


"hah.. iya iyaa" ujar hulya sambil melepaskan pelukan farhan


"kamu ga mau ganti baju renang?" tanya farhan heran


"oh iyaa bentar"


setelah berganti baju hulya pun langsung masuk ke dalam kolam yang sudah ada farhan di dalam nya.


byuuurrrr...


Farhan pun memeluk tubuh hulya dari belakang, meletakkan dagu nya di bahu hulya


"udah lama kita ga berenang bareng sayang" ujar Farhan mengerat kan pelukan nya


"udah keturutan kan?"


"hemm, tapi aku mau yang lain"


"apa?"


"ini"


"hmmppp" tanpa aba-aba farhan mel*mat bibir hulya dengan lembut awal nya namun kemudian berubah dengan kasar, hasrat nya telah menggebu membuat Farhan terus menekan tekuk hulya, hulya hanya bisa diam dan pasrah.


namun tangan Farhan sudah tak bisa di kondisi kan, tangan nya sudah menjalar ke bagian tubuh hulya yang lain.


hulya hanya diam dan menikmati sentuhan Farhan.


tanpa sengaja ratih keluar dari kamar nya dan melihat pemandangan yang tak pernah ia lihat sebelum nya, dia memang dari kampung dan sangat lugu.


dengan cepat dia pun berlalu dari situ, walupun tidak begitu jelas apa yang sedang dengan apa yang di lihat nya, namun ratih yakin itu adalah kebutuhan setiap orang dewasa yang sudah berkeluarga.


"astaghfirullah.. baru hari pertama udah kena noda nih mata ku" ujar ratih seorang diri


hulya yang takut bila farhan tak dapat di kondisi kan lagi, akhirnya mendorong tubuh farhan dengan keras


"kak! jangan lupa, disini ada ratih sekarang" ujar hulya


"ahh iya, tapi sepertinya dia sedang istirahat di dalam sayang" ujar Farhan dan kembali mendekati hulya


"kak.. kita lanjut di dalam aja yukkk" ujar hulya yang kemudian keluar dari kolam itu


"oke" jawab farhan sambil tersenyum senang


dia pun menggendong hulya ala bridal style


dengan sontak hulya membulat kan kedua matanya dengan sempurna


"kak! turunin.. nanti kalo di lihat ratih gimana?"


"Ratih di dalam kamar" ujar Farhan sambil terus berjalan menggendong hulya


namun siapa bilang ratih tidur? ratih sedang menyapu lantai rumah tengah dan sontak membuat hulya terkejut, Ratih pun sama dia juga terkejut namun kemudian kembali fokus dengan sapu nya.


hanya Farhan yang terlihat biasa dia terus membawa hulya menaiki tangga.


"haduhh, pak boss bikin ser seran dehh.. kenapa dia sweet banget sama mbk hulyaa.. Sampek acara gendong-gendongan gitu.. kan jadi pengen cepet nikah kalo gini, ahh emang pak bos pembawa virus!"batin ratih kesal


siapa sih yang ga ketar-ketir kalo lihat pak bos beginian🥵😭🤣🤣👇



to be continued

__ADS_1


Hai guys 🤩 maap yaa kalo up nya ga bisa banyak-banyak karna othor emang lagi ga enak badan 😌 oh yaa jangan lupa like, komen dan vote nya yaa😍


dukungan kalian sungguh membantu 😌 terimakasih 🙏❤️


__ADS_2